×
Ad

2 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Skin Barrier, Masih Sering Dilakukan

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Rabu, 03 Jun 2026 13:30 WIB
Halaman ke 1 dari 2
Foto: Getty Images/Nattakorn Maneerat
Jakarta -

Skin barrier yang sehat akan membuat kulit tampak cerah dan glowing secara alami. Cahaya yang mengenai kulit dapat terpantul dengan baik ketika kulit terhidrasi dan skin barrier terjaga dengan optimal.

Banyak hal yang dianggap lumrah ternyata justru dapat merusak skin barrier. Anggapan bahwa kulit harus terasa kesat agar benar-benar bersih juga keliru. Saat kulit terasa kesat dan tertarik setelah dibersihkan, itu bisa menjadi tanda bahwa skin barrier mulai terganggu.

Selain kulit terasa kesat dan tertarik setelah mencuci wajah, tanda lain skin barrier yang terganggu adalah rasa perih saat memakai skincare, kulit kemerahan, hingga kulit menjadi kering dan bersisik. Kondisi ini terjadi karena kulit kehilangan hidrasi dan kelembapannya.

"Ini biasanya karena pemilihan cleanser yang kurang tepat sehingga kelembapan kulit jadi ikut 'diambil' oleh cleanser itu tadi," ujar Delfianti Pratiwi, skincare scientist dari Paragon saat diwawancarai pada acara 'The Healthy Skin Barrier Starts with Wardah Cleansing Balm & Toner Pad' di Jakarta International Convention Center (JICC) baru-baru ini.

Berikut dua kebiasaan sehari-hari yang ternyata dapat menjadi penyebab skin barrier bermasalah:

Terlalu Sering Membersihkan Wajah (Overcleansing)

Sebagian orang terbiasa membersihkan wajah lebih dari tiga kali sehari. Sedikit merasa wajah kotor, langsung mencuci muka.

Kebiasaan ini justru tidak baik dan dapat mengganggu skin barrier. Para dermatolog sepakat bahwa mencuci wajah menggunakan sabun sebaiknya cukup dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan malam sebelum tidur.



Simak Video "Video: Nikita Willy Cek Kulit Pakai Device AI, Begini Hasilnya"

(eny/eny)
HALAMAN SELANJUTNYA
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork