Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pria Milenial dan Gen Z Kini Lebih Serius Merawat Diri, Takut Penuaan Dini

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 06 Feb 2026 18:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Skincare Pria
Foto: Getty Images/Natee Meepian
Jakarta -

Pria masa kini semakin memerhatikan penampilan, terutama dari generasi milenial dan Gen Z. Dibandingkan generasi sebelumnya, kelompok ini cenderung lebih sadar akan perawatan diri dan grooming.

Berdasarkan survei terhadap 2.000 pria berusia 25 tahun ke atas, sebanyak 68% mengaku lebih peduli pada penampilan mereka saat ini dibandingkan lima tahun lalu. Bagi banyak pria, merawat diri kini bukan lagi aktivitas tambahan, melainkan rutinitas.

Kesadaran ini juga terlihat dari keterbukaan mereka terhadap perawatan anti-aging. Sekitar 70 persen pria menyatakan bersedia mencari bantuan tambahan untuk memperlambat tanda-tanda penuaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bentuk 'bantuan' yang dimaksud pun beragam. Mulai dari penggunaan serum atau lotion untuk menyamarkan kerutan (24%), sampo dan kondisioner khusus untuk rambut menipis (23%), mengubah gaya rambut (22 persen), hingga produk atau suplemen untuk mencegah rambut beruban (19&).

Produk praktis seperti produk 2-in-1 masih diminati karena efisiensinya, namun hanya 37% pria yang menggunakannya. Hal ini menunjukkan bahwa banyak pria kini memilih pendekatan grooming yang lebih spesifik dan personal, bukan hanya praktis seperti sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Survei yang dilakukan oleh Talker Research juga menemukan bahwa 61% pria merasa mereka lebih merawat diri dibanding pria seusianya. Rata-rata, rutinitas grooming yang mereka jalani saat ini sudah dipertahankan selama enam tahun.

Dalam keseharian, pria memiliki rata-rata tujuh langkah perawatan diri, dengan fokus utama pada perawatan tubuh (83%), janggut atau kumis (80&), serta rambut (78%).

Menariknya, rutinitas grooming pria paling banyak dipengaruhi oleh anggota keluarga (38%). Namun, media sosial menjadi sumber referensi yang semakin dominan (32%), disusul teman (31 persen), pasangan (27%), hingga barber langganan (23%).

ubanPrie beruban. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kamonwan Wankaew

Sosok figur publik dan selebriti juga turut memengaruhi, meski dalam porsi yang lebih kecil.

Perubahan rutinitas ini juga berdampak pada waktu dan biaya. Lebih dari separuh pria mengaku menghabiskan lebih banyak waktu dan uang untuk grooming dibandingkan beberapa tahun lalu. Alasannya karena mereka ingin lebih percaya diri, tampil lebih menarik di mata pasangan, hingga memberi kesan profesional di lingkungan kerja.

Kekhawatiran mereka terhadap tanda-tanda penuaan juga cukup besar. Hampir 58% pria mengaku cemas dengan munculnya rambut uban dan kerutan di kulit.

"Masih banyak anggapan keliru bahwa pria tidak peduli dengan grooming dan anti-aging," ujar Baris Colakoglu, Senior Director of Marketing Just For Men, seperti dilansir New York Post.

Skincare PriaSkincare Pria. Foto: Getty Images/Natee Meepian

"Faktanya, pria semakin peduli pada penampilan mereka, terutama seiring bertambahnya usia. Tren ini tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Saat pria merasa berada di masa 'prime'-nya, mereka ingin merawat diri dengan lebih baik demi kepercayaan diri dan kesehatan," lanjutnya.

Rambut beruban merupakan salah satu tanda penuaan yang menjadi kekhawatiran utama. Sebanyak 63% pria berusia 25 tahun ke atas menhaku pernah menemukan uban, dengan usia rata-rata pertama kali menemukannya di usia 29 tahun.

Tak heran, mayoritas berharap bisa memperlambat tanda-tanda penuaan, bahkan mencegahnya sedini mungkin.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads