×
Ad

Ciri-ciri Skin Barrier Rusak dan Cara Memperbaikinya Agar Kulit Kembali Sehat

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 17 Nov 2025 13:30 WIB
Jakarta -

Khawatir skin barrier rusak? Pahami ciri-ciri skin barrier rusak agar bisa melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat

Salah satu istilah yang paling sering dibicarakan para beauty enthusiast adalah skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Meski populer, banyak orang belum benar-benar memahami fungsi penting lapisan terluar kulit ini serta tanda-tanda ketika kondisinya mulai memburuk.

Jika skin barrier rusak maka bisa memicu berbagai masalah kulit yang membuat penampilan kurang nyaman hingga menurunkan rasa percaya diri. Ketika skin barrier terganggu, kulit akan lebih sensitif, mudah iritasi, dan rentan kehilangan kelembapan.

Dokter spesialis kulit Melissa Piliang, MD, menjelaskan bahwa memahami skin barrier merupakan langkah pertama untuk mengetahui bagaimana kondisinya serta cara memperbaikinya. Menurutnya, skin barrier bukan sekadar lapisan luar kulit, melainkan 'armor' yang melindungi kulit dari air, polutan, bakteri, hingga zat iritan.

"Skin barrier berfungsi untuk menjaga air tetap di dalam dan mencegah masuknya bahan kimia dan bakteri penyebab infeksi. Jadi, ini sangat penting untuk kesehatan kulit kita," papar Dr. Piliang, mengutip Cleveland Clinic.

Untuk itu, mengenali gejala kerusakannya sangat penting untuk menentukan perawatan yang tepat. Mari bahas di sini.

Apa Itu Skin Barrier?

Dr. Piliang menyebut skin barrier sebagai lapisan terluar kulit yang tersusun dari sel-sel mati, lipid, protein, dan lemak alami. Lapisan ini melindungi kulit dari lingkungan luar serta menjaga agar air tetap berada di dalam kulit.

Kalau mengibaratkannya seperti tembok bata, di mana korneosit berperan sebagai 'batu bata' dan lipid menjadi 'semen' yang mengisi sela-selanya. Meski terdengar sederhana, perannya sangat vital.

"Pelindung kulit Anda pada dasarnya adalah lapisan luar kulit Anda," kata Dr. Piliang.

Tanpa skin barrier yang kuat, kulit akan mudah mengalami gangguan, mulai dari kekeringan hingga infeksi. Lapisan ini juga menjadi perisai utama terhadap bakteri dan bahan kimia yang dapat merusak jaringan hidup di bawahnya.



Simak Video "Video: Ritual Me Time Pembalap Arab Amna Al Qubaisi Setelah Balapan"

(eny/eny)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork