Ngeri! Tangan Wanita Ini Terbakar Saat Lakukan Manikur di Rumah
Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 12 Nov 2018 19:12 WIB
Leicester
-
Hati-hati saat menggunakan aseton untuk menghapus kuteks atau kuku palsu. Jauhi aseton dari barang-barang yang bisa menyemburkan api. Sudah ada kejadian, tangan wanita yang terbakar karena aseton yang terpapar dengan api.
Maya Edwards, wanita asal Leicester, Inggris tengah menghapus kuku akriliknya dengan aseton. Saat itu ada lilin di dekat aseton yang telah ditempatkan di mangkuk.
Dari lilin tersebut, api merembet ke aseton. Saat itu tangan Maya tengah direndam di mangkuk aseton.
Gadis 19 tahun itu panik saat api menyembur mangkuknya dan mengenai tangannya. Maya langsung bergegas ke kamar mandi dan langsung merendam tangannya ke air.
Usahanya tersebut sudah terlambat karena api sudah melukai tangannya. Maya langsung dilarikan ke rumah sakit karena kondisi tangannya yang sudah
Tangan Maya terbakar hingga kulitnya terkelupas. Maya ditangani secara serius dan harus melakukan cangkok kulit agar dagingnya bisa tertutup kembali.
Aseton adalah bahan kimia yang mudah terbakar. Untuk itu, saat menggunakannya jangan berdekatan dengan api. (kik/kik)
Maya Edwards, wanita asal Leicester, Inggris tengah menghapus kuku akriliknya dengan aseton. Saat itu ada lilin di dekat aseton yang telah ditempatkan di mangkuk.
Foto: dok. Facebook |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gadis 19 tahun itu panik saat api menyembur mangkuknya dan mengenai tangannya. Maya langsung bergegas ke kamar mandi dan langsung merendam tangannya ke air.
Foto: dok. Facebook |
Usahanya tersebut sudah terlambat karena api sudah melukai tangannya. Maya langsung dilarikan ke rumah sakit karena kondisi tangannya yang sudah
Tangan Maya terbakar hingga kulitnya terkelupas. Maya ditangani secara serius dan harus melakukan cangkok kulit agar dagingnya bisa tertutup kembali.
Aseton adalah bahan kimia yang mudah terbakar. Untuk itu, saat menggunakannya jangan berdekatan dengan api. (kik/kik)











































Foto: dok. Facebook
Foto: dok. Facebook