Selain Wisata, Orang Indonesia Suka Operasi Plastik ke Korea Selatan

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 23 Sep 2017 07:08 WIB
Foto: ist Foto: ist

Jakarta - Belakangan, Korea Selatan menjadi destinasi wisata favorit orang Indonesia. Negeri Gingseng memang menawarkan tempat-tempat menarik, terutama untuk para penggemar KPop dan KDrama. Orang Indonesia pun ternyata bukan hanya rekreasi saat datang ke sana. Tak sedikit pula yang sekaligus mempercantik wajah dengan melakukan facial hingga operasi plastik.

Korea Selatan memang dikenal akan kecanggihan medikalnya, termasuk dalam hal operasi kecantikan. Selain punya teknologi dan praktisi medis yang maju, operasi plastik di sana dikatakan juga lebih murah. Tak heran jika banyak wanita dari berbagai negara termasuk Indonesia berkunjung ke Korea untuk operasi hidung, mata, atau memperbesar payudara.

"Wanita yang pergi ke sana untuk operasi plastik start dari usia 20an. Biasanya usia 20 sampai 30an lebih kepada operasi hidung atau mata atau memperbesar payudara. Kalau 40an biasanya kantung mata. Banyak juga yang hanya facial," kata Dwita Rizki sebagai Marketing Manager Korean Tourism Organization Indonesia dalam Medical-Beauty Show Daejoen di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Jumat, (22/9/2017).

Melakukan tindakan medis di negeri orang tentu tidak mudah. Untuk itu, sejumlah agen wisata menawarkan jasa untuk mengantarkan, menemani hingga mentranslasi selama prosesnya. Bahkan ada pula agen yang menyediakan paket khusus untuk wanita yang ingin mempercantik wajah sekaligus jalan-jalan di Korea.

Meski selalu ada permintaan, jumlah orang Indonesia yang ke Korea untuk operasi plastik sebenarnya tidak bisa dibilang banyak dibanding rekreasi. "Bisa dibilang perbandingannya 2:8. Untuk market Indonesia memang belum terlalu banyak apalagi biasanya hanya diminati kalangan menengah ke atas," ungkap Jessia Kurniawan dari agen wisata MJCT.

Terkait wisata medikal dan kecantikan Korea, Anda pun bukan hanya bisa mengunjungi ibu kota saja. Kota Daejeon yang berjarak satu jam perjalanan dari Seoul juga menyediakan berbagai klinik dan rumah sakit mumpuni. Di sana ada 2.000an klinik dan 10 rumah sakit terpadu untuk berobat maupun melakukan perawatan kulit.

"Di sana terkenal dengan pemeriksaan kesehatan dan instrumen medis yang hebat. Biaya juga bisa 70 sampai 80% lebih murah dibanding Seoul. Waktu menunggu juga lebih singkat (karena tidak seramai di Seoul)," tutur Kim Jonghoon selaku Direktur KTO (Korea Tour Organization) Jakarta.


(ami/eny)