Perlukah Menyimpan Krim Perawatan di Kulkas? Ini Kata Dokter Kulit

Rista Adityaputry - wolipop Rabu, 26 Jul 2017 17:38 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Banyak orang menyimpan krim perawatan wajah di dalam kulkas dengan anggapan hasilnya akan lebih efektif di kulit. Benarkah menyimpan krim perawatan di kulkas membuat produk lebih bagus, atau justru sebaliknya?

Menurut dr. Ahmad Haykal, A.R.B., Sp. KK, M. Kes. dari ERHA Clinic, tidak ada yang salah dari penyimpanan krim kecantikan di meja rias atau lemari. Hanya saja, tanggal kedaluwarsanya akan lebih cepat dari yang ditentukan karena krim menjadi lebih cepat rusak. Apalagi, kalau terkena sinar matahari secara langsung.

"Karena beberapa produk tertentu memiliki bahan-bahan aktif, seperti resorcinol atau salicylic acid. Bahan-bahan seperti ini kalau disimpan di suhu ruangan normal yaitu sekitar 25 derajat Celcius, cenderung akan lebih cepat rusak," ungkap dr. Ahmad ketika ditemui dalam acara Aqua Japan di Hotel Gran Mahakam, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017).

Meski telah melalui serangkaian proses sterilisasi, produk kecantikan yang dibeli akan dibuka dan bisa membuatnya terkontaminasi udara sekitar. Udara bebas memiliki banyak bakteri, jamur, virus, dan berbagai faktor lain sehingga krim lebih mudah tercemar.

Dengan disimpan di kulkas, bukan berarti tanggal kedaluwarsa krim akan lebih panjang, tetapi pertumbuhan bakteri akan semakin terhambat sehingga krim menjadi lebih awet. Meskipun begitu, dr. Ahmad tidak menyarankan untuk benar-benar meminimalkan penggunaan agar lebih awet lagi.

"Krim perlu dihabiskan sesuai dengan waktu yang disarankan atau sesuai tanggal kedaluwarsa. Dengan ini, penggunaan krim menjadi lebih maksimal dan tidak akan terbuang karena rusak," tambahnya.

Krim kecantikan yang rusak biasanya bisa diketahui dengan beberapa tanda. Selain perubahan warna dan bau, produk berbentuk krim biasanya akan berlendir saat rusak atau mendekati tanggal kedaluwarsa. Krim berwarna putih yang mulai menguning dengan bau yang berbeda juga menandakan bahwa krim itu tidak boleh digunakan.

Dr. Ahmad mengatakan penyimpanan produk perawatan yang ideal adalah di tempat gelap dengan suhu rendah. Rata-rata, kebanyakan produk, terutama dari dokter, memiliki daya tahan waktu sebulan sehingga pemakaian hingga lebih dari dua bulan tidak disarankan. Kalaupun produk tersebut tidak memiliki tanda-tanda kerusakan dalam jangka waktu yang ditentukan, efektivitasnya sudah berkurang.
(hst/hst)