Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mau Ikut-ikutan Jarang Keramas Seperti Selebriti? Ini Efeknya Bagi Rambut

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 02 Feb 2017 19:06 WIB
...
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sejumlah selebriti mengaku jarang keramas untuk menjaga kesehatan rambut, dan agar rambutnya lebih mudah ditata. Bahkan Gary Barlow mengaku tidak pernah keramas selama 14 tahun. Adapun Shailene Woodley, bintang film "Divergent" mengklaim semakin berminyak, maka rambutnya makin bagus sehingga ia hanya keramas sebulan sekali.

Namun yang menjadi pertanyaan, benarkah jarang keramas berdampak positif bagi kesehatan rambut dan kulit kepala? Pakar tata rambut dan pemilik salon di Cardiff, Inggris, Mark Coray, mengatakan sebaliknya. Menurut Mark, tidak ada keuntungan dari membiarkan rambut Anda tak tercuci selama berhari-hari.

"Sampo tidak kasar atau keras bagi kulit kepala. Bahan-bahan pada sampo justru membantu rambut terlihat berkilau," ujar Mark, seperti dikutip dari BBC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga menerangkan, minyak alami pada rambut memang bisa membuat rambut terlihat lebih berkilau dan mudah diatur. Namun Mark tidak setuju dengan klaim bahwa rambut bisa membersihkan dirinya sendiri sehingga tidak perlu dicuci menggunakan sampo.

"Minyak rambut yang menumpuk (di kepala) membuat rambut bercahaya dan tetap 'pada tempatnya' tapi tidak akan bersih dengan sendirinya," tutur pria yang pernah menjadi ketua National Hairdresser's Federation ini.

Sementara itu Belgravia Centre, sebuah klinik khusus perawatan rambut rontok di London menganjurkan orang sebaiknya tidak perlu menghindari pakai sampo. Hanya dengan membilas rambut setelah beraktivitas seharian tidak cukup efektif membersihkan kulit kepala yang berkeringat dan jadi berminyak setelah Anda berolahraga atau sauna.

"Membilas juga tidak akan menghilangkan bakteri atau membersihkan minyak berlebih dari kulit kepala jika Anda punya rambut yang berminyak," ungkap Belgravia Centre.

Beberapa orang mungkin memilih jarang keramas untuk menghindari paparan bahan kimia dalam sampo yang bisa membuat kulit kepala iritasi atau rambut rusak. Ada pula yang hanya keramas beberapa hari sekali sebagai gerakan cinta lingkungan untuk menghemat air, atau karena bahan di dalam sampo bisa berbahaya bagi lingkungan.

Namun kini sudah banyak produk sampo mengandung bahan yang cenderung aman untuk kulit kepala, rambut maupun lingkungan. Sejumlah produk diciptakan khusus tanpa bahan kimia berbahaya, terbuat dari bahan alami bahkan organik.

"Bayangkan kalau Anda tidak mencuci wajah atau ketiak selama seminggu. Logika yang sama juga terjadi pada rambut dan kulit kepala. Mereka bisa ditutupi oleh debu, jadi bau, berminyak dan berketombe. Penumpukan bakteri dan jamur juga bisa terjadi, terutama jika berada di lingkungan lembap dan berminyak," jelas Anabel Kingsley, pakar kesehatan rambut.

Anabel merekomendasikan untuk keramas minimal dua sampai tiga hari sekali. Ia mengatakan sebaiknya tidak membiarkan rambut kotor lebih dari tiga hari agar kondisi rambut dan kulit kepala tetap sehat. (hst/dtg)
...
Hide Ads