Muncul Tren di India, Suntik Botox untuk Move On Pasca Putus Cinta
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 23 Sep 2015 09:50 WIB
Jakarta
-
Banyak cara yang dilakukan orang-orang yang putus cinta agar segera move on dari patah hati. Mulai dari liburan, makan enak, nonton di bioskop hingga mengganti penampilan. Ya, mengubah penampilan memang menjadi salah satu alternatif untuk sedikit meredakan patah hati. Bukan sekadar memakai makeup atau mengganti tatanan rambut, tapi ke tindakan yang lebih ekstrem yaitu suntik Botox.
Di India, saat ini sedang tren wanita melakukan injeksi Botox hingga facelift untuk mengatasi patah hati mereka. Prosedur yang populer dengan sebutan 'Break up Botox' ini sebenarnya sudah mulai muncul di India sejak empat tahun lalu. Namun baru muncul momentumnya sekitar satu tahun belakangan ini.
"Para pasien mengatakan, lebih baik suntik Botox untuk membangkitkan semangat mereka (pasca putus cinta) ketimbang makan berlebihan atau belanja tidak menentu," ujar Dr Gaurav Nakra, MD, dari Centre For Skin di Delhi, India, seperti dikutip dari Times of India.
Selain untuk melupakan pahitnya masa lalu, para wanita juga melakukan Botox demi masa depan. Menurut Dr KM Kapoor dari klinik AntiClock Age, tren ini meningkat juga akibat rasa khawatir mereka terhadap hubungan asmara yang nanti akan dijalaninya pasca putus cinta. Dr KM Kapoor mengatakan bahwa di masa lalu, orang cenderung tidak memerhatikan penampilannya lagi setelah menikah, karena secara emosional sudah mapan permanen dengan pasangannya.
Baca Juga: 50 Inspirasi Model Kebaya
"Tapi seperti di negara Barat, (banyaknya) perceraian kini menjadi sebuah realita dan setiap orang merasa harus terlihat muda selama mungkin," tuturnya.
Suntik Botox umumnya dilakukan untuk menghilangkan garis-garis di sekitar dahi dan mulut. Stres karena putus cinta bisa jadi yang menyebabkan garis-garis di area tersebut tampak jelas sehingga para pasien ingin memudarkannya untuk terlihat berbeda dan lebih muda.
Dari tren ini, muncul juga fenomena di India, pasca putus cinta atau bercerai orang akan lebih memilih mendatangi dokter kecantikan atau bedah plastik ketimbang curhat dengan teman. Menurut mereka, dokter bisa mengidentifikasi bagian wajah mana yang perlu 'dipermak' agar penampilannya lebih menarik berdasarkan pengakuan pasien.
"Dokter kosmeti kini lebih seperti teman Anda untuk menenangkan hati. Dia menjadi seseorang yang bisa kamu datangi ketika diserang rasa panik karena keinginan untuk terlihat lebih baik, sebab penampilan dari luar juga sangat penting untuk membahagiakan diri sendiri," ujar Dr KM Kapoor.
Dr Ashima Goel dari Parisa Skin Centre, Chandigarh, India menambahkan, wanita melakukan injeksi Botox juga untuk move on dengan pasangan baru. Menjalin asmara yang baru, mereka merasa perlu melakukan perubahan. Salah satunya dengan perawatan yang membuat tampilan lebih menarik. Menariknya, hal yang sama juga terjadi pada wanita yang sudah menikah.
(hst/hst)
Di India, saat ini sedang tren wanita melakukan injeksi Botox hingga facelift untuk mengatasi patah hati mereka. Prosedur yang populer dengan sebutan 'Break up Botox' ini sebenarnya sudah mulai muncul di India sejak empat tahun lalu. Namun baru muncul momentumnya sekitar satu tahun belakangan ini.
"Para pasien mengatakan, lebih baik suntik Botox untuk membangkitkan semangat mereka (pasca putus cinta) ketimbang makan berlebihan atau belanja tidak menentu," ujar Dr Gaurav Nakra, MD, dari Centre For Skin di Delhi, India, seperti dikutip dari Times of India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: 50 Inspirasi Model Kebaya
"Tapi seperti di negara Barat, (banyaknya) perceraian kini menjadi sebuah realita dan setiap orang merasa harus terlihat muda selama mungkin," tuturnya.
Suntik Botox umumnya dilakukan untuk menghilangkan garis-garis di sekitar dahi dan mulut. Stres karena putus cinta bisa jadi yang menyebabkan garis-garis di area tersebut tampak jelas sehingga para pasien ingin memudarkannya untuk terlihat berbeda dan lebih muda.
Dari tren ini, muncul juga fenomena di India, pasca putus cinta atau bercerai orang akan lebih memilih mendatangi dokter kecantikan atau bedah plastik ketimbang curhat dengan teman. Menurut mereka, dokter bisa mengidentifikasi bagian wajah mana yang perlu 'dipermak' agar penampilannya lebih menarik berdasarkan pengakuan pasien.
"Dokter kosmeti kini lebih seperti teman Anda untuk menenangkan hati. Dia menjadi seseorang yang bisa kamu datangi ketika diserang rasa panik karena keinginan untuk terlihat lebih baik, sebab penampilan dari luar juga sangat penting untuk membahagiakan diri sendiri," ujar Dr KM Kapoor.
Dr Ashima Goel dari Parisa Skin Centre, Chandigarh, India menambahkan, wanita melakukan injeksi Botox juga untuk move on dengan pasangan baru. Menjalin asmara yang baru, mereka merasa perlu melakukan perubahan. Salah satunya dengan perawatan yang membuat tampilan lebih menarik. Menariknya, hal yang sama juga terjadi pada wanita yang sudah menikah.
(hst/hst)










































