Jakarta -
Perusahaan kosmetik Martha Tilaar baru saja meresmikan sebuah rumah pusat budaya yang bertempat di Jalan Sempor Lama 28, Gombong, Jawa Tengah pada Sabtu (6/12/2014). Tempat tersebut diberi nama Roemah Martha Tilaar. Bangunan ini merupakan bekas rumah masa kecil DR. (HC) Martha Tilaar, pendiri perusahaan produk kecantikan yang sudah eksis sejak 1977. Roemah Martha Tilaar akan dijadikan wadah pengembangan kebudayaan, destinasi wisata, serta sentra informasi. Di sini Anda pun dapat mengintip perjalanan karir serta silsilah keluarga dari wanita 78 tahun tersebut. Tak hanya itu, bangunan ini memiliki arsitektur gedung yang menarik yakni bergaya Belanda kuno.
1. Direnovasi
Sebelum dibeli kembali dua tahun lalu, rumah ini kabarnya hampir roboh serta kurang terawat. Kemudian dilakukan renovasi yang tidak mengubah keseluruhan bangunan namun hanya memperindah. Roemah Martha Tilaar pun jadi berkesan vintage.
2. Beranda Depan
Di bagian depan, Anda sudah disambut dengan beranda bergaya kuno. Tersedia dua buah meja dengan beberapa kursi yang dilengkapi sepiring bunga-bunga segar sehingga ruangan berbau harum. Tak hanya di meja depan, di sepanjang rumah, bunga juga banyak disediakan. Di dinding beranda depan juga terdapat beberapa kumpulan gambar obyek wisata yang ada di kabupaten Kebumen.
3. Altar Persembahan kepada Leluhur
Martha Tilaar yang keturunan Cina tidak melupakan leluhurnya. Di rumah ini, tersedia altar persembahan untuk leluhur keluarga Liem. Tak hanya itu, ia juga menghargai leluhur dengan memampang denah silsilah keluarganya.
‎4.‎ Lorong Kenangan
Setelah melalui beranda depan, Anda akan menuju bagian lorong. Di lorong ini, terpasang beberapa foto keluarga Martha Tilaar. Ada juga denah silsilah keluarganya.
5. Tempat Tidur Masa Kecil
Karena gedung tersebut merupakan bekas rumah, tentu saja terdapat beberapa kamar. Rumah itu termasuk besar dan memiliki banyak ruang tidur, salah satunya kamar yang pernah ditinggal Martha. Martha pun menyempatkan untuk berkunjung ke kamar masa kecilnya itu.
6. Beranda Belakang
Di bagian belakang terdapat sebuah beranda seperti di area depan. Dihadirkannya dua berenda seperti itu dimaksudkan agar rumah memiliki sirkulasi udara cross ventilation. Seperti di depan, beranda ini juga berkesan vintage serta dihiasi banyak bunga segar.
7. Tumbuhan Obat
Tanaman obat dan aromaterapi tersedia di taman-taman kecil di sini. Tumbuhan-tumbuhan tersebut juga diberi plang yang berisi nama beserta khasiatnya. Pengenalan tanaman obat memang menjadi salah satu program Roemah Martha Tilaar yang ingin mengajak para wanita untuk menanam sendiri tumbuhan obat di rumah mereka.
8. Arsitektur Belanda
Meski telah direnovasi, Roemah Martha Tilaar tidak diubah secara drastis. Hal tersebut membuat rumah masih bergaya Belanda yang dikenal bernama Indische Empire. Gaya arsitektur Hindia Belanda neo klasik abad 19 ini dahulu dipopulerkan oleh Daendels namun disesuaikan dengan iklim dan material setempat.
9. Angker
Kabarnya sebelum direnovasi, kondisi Roemah Martha Tilaar cukup menyeramkan, karena bangunan tidak terawat dan ilalang yang tinggi. Wulan Tilaar bercerita jika para penduduk setempat dahulu sering mempercepat laju berjalannya jika tengah melewati rumah tersebut.
10. Pemandangan Malam Hari
Di malam hari, Roemah Martha Tilaar juga menarik untuk dikunjungi. Berkat pencahayaan yang temaram membuat gedung terlihat romantis. Jika Anda ingin datang ke Roemah Martha Tilaar disarankan agar melakukan reservasi atau membuat janji terlebih dahulu.