Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Survei: Makin Banyak Pria Suka Dandan, Ini 2 Produk Paling Diminati

wolipop
Rabu, 23 Apr 2014 13:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Jika dibandingkan dengan lima tahun lalu, produk perawatan pria terbilang masih sangat jarang variannya. Hanya ada dua produk yang paling banyak dipakai pria kala itu, yaitu styling gel untuk rambut dan deodoran.

Namun belakangan ini, terutama di 2013 pasar produk di kategori pria makin berkembang dan pertumbuhannya meningkat secara signifikan dalam satu tahun terakhir, yaitu sekitar 23 persen. Tidak sebatas pada penataan rambut dan deodoran saja, tapi bertambah dengan adanya pembersih wajah, cologne hingga pelembab.

Dari data yang dirilis lembaga survei Nielsen, saat ini ada sekitar 300 brand produk perawatan khusus pria, dengan nilai pertumbuhan yang setara dengan Rp 3 triliun per tahun. Hal ini terjadi di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Medan dan Makassar. Berdasarkan studi yang dilakukan terhadap 7300 rumah tangga sepanjang tahun 2013, lebih dari 50 persen rumah tangga yang telah membeli setidaknya satu produk perawatan khusus pria, yaitu 51,4 persen.

Dari hasil penelitian juga terungkap bahwa produk perawatan pria lebih banyak dibeli kalangan atas. Ada sekitar 49 persen pria kelas atas yang membeli produk perawatan. Jumlahnya lebih besar ketimbang pria kelas menengah yang hanya 36,9 persen. Sementara pria kalangan bawah hanya 14,1 persen.

"Hair styling dan deodoran adalah produk yang paling diminati, dengan jumlah pembeli untuk hairstyling 21,5 persen dan deodoran 19,3 persen. Disusul produk-produk lainnya seperti cologne dan cleanser masing-masing 17 persen dan 13,7 persen," jelas Hellen Katherina, Director of Home Panel Services Nielsen Indonesia saat Nielsen Press Club bertema 'Mengamati Pertumbuhan Pasar Produk Perawatan Pria' di Mayapada Tower, Jl. Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/04/2014).

Para pria pun kini membeli varian produk yang lebih banyak. Jika pada 2012 umumnya merkea hanya membeli shampo, pembersih wajah atau deodoran saja, kini bisa membeli dua hingga tiga macam produk dalam sekali pembelanjaan.

"Sekarang yang beli tiga macam produk perawatan pria naik pembelinya. Maka bisa diketahui kalau pria-pria sekarang mulai menambah range produk perawatan. Sedangkan yang hanya beli cleanser saja atau shampo saja jumlahnya turun," tutur Hellen.

Kecenderungan meningkatnya pembelian produk perawatan pria tak terlepas dari iklan komersil yang gencar ditayangkan brand-brand di media cetak maupun elektronik. Hellen menjelaskan, budget iklan produk perawatan pria naik hingga 67 persen untuk deodoran dan body spray dan face care mencapai 134 persen.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads