Kurang Tidur Bikin Wanita Mudah Marah
wolipop
Minggu, 25 Jul 2010 13:04 WIB
Jakarta
-
Emosi wanita meledak-ledak di pagi hari ternyata ada alasannya. Menurut penelitian, jika seorang wanita kurang tidur, maka emosinya menjadi sulit dikontrol.
Kurang tidur ternyata berdampak besar pada kesehatan wanita. Namun menurut survey, wanita lebih sering mengalami gangguan di waktu tidurnya dibandingkan pria.
Sebuah penelitian dilakukan di Universitas Duke, Durham, Carolina Utara, Amerika Serikat. Mereka melakukan survey terhadap 210 orang wanita dan pria yang sehat. Menurut penelitian, 40 persen dari peserta survey mengalami gangguan dalam tidurnya.
Namun dari angka 40 persen tersebut, yang paling banyak adalah peserta survey berjenis kelamin wanita. Dalam penelitian itu juga disebutkan bahwa, wanita yang mengalami gangguan pada tidurnya, atau harus menunggu lebih dari 30 menit untuk terlelap akan mengalami bermacam gangguan.
Gangguan tadi adalah meningkatnya jumlah fibrinogen dalam tubuh yang dapat mengakibatkan stroke. Selain itu kurangnya waktu tidur pada wanita juga dapat mengakibatkan pembuluh darah menipis sehingga mudah pecah.
Wanita-wanita yang memiliki jam tidur yang kurang akan mudah merasa depresi, sikap permusuhan juga rasa marah. Itulah alasan mengapa mood wanita sering terganggu di pagi hari.
Dari penelitian yang dikutip dari Daily Mail, wanita memang memiliki kebutuhan waktu tidur yang lebih panjang dari pria. Dan risiko-risiko tadi hanya dialami oleh wanita. Sedangkan kurangnya waktu tidur pada pria ternyata tak berpengaruh banyak pada kesehatannya.
(eya/fer)
Kurang tidur ternyata berdampak besar pada kesehatan wanita. Namun menurut survey, wanita lebih sering mengalami gangguan di waktu tidurnya dibandingkan pria.
Sebuah penelitian dilakukan di Universitas Duke, Durham, Carolina Utara, Amerika Serikat. Mereka melakukan survey terhadap 210 orang wanita dan pria yang sehat. Menurut penelitian, 40 persen dari peserta survey mengalami gangguan dalam tidurnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gangguan tadi adalah meningkatnya jumlah fibrinogen dalam tubuh yang dapat mengakibatkan stroke. Selain itu kurangnya waktu tidur pada wanita juga dapat mengakibatkan pembuluh darah menipis sehingga mudah pecah.
Wanita-wanita yang memiliki jam tidur yang kurang akan mudah merasa depresi, sikap permusuhan juga rasa marah. Itulah alasan mengapa mood wanita sering terganggu di pagi hari.
Dari penelitian yang dikutip dari Daily Mail, wanita memang memiliki kebutuhan waktu tidur yang lebih panjang dari pria. Dan risiko-risiko tadi hanya dialami oleh wanita. Sedangkan kurangnya waktu tidur pada pria ternyata tak berpengaruh banyak pada kesehatannya.
(eya/fer)
Home & Living
Upgrade Lampu Rumah! Rekomendasi Bohlam Lampu LED untuk Sambut Lebaran 2026
Home & Living
Siap Open House Lebaran? Upgrade Ruang Tamu dengan Sarung Bantal Sofa Estetik Ini!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Tetap Bersih Setelah Seharian Silaturahmi, Andalkan Cleansing Foam dari Korea yang Lembut di Kulit!
Elektronik & Gadget
Mudik Tanpa Drama Baterai Habis, Ini 2 Powerbank Mini Praktis yang Wajib Dibawa!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
Pori-Pori Wajah Terlihat Besar? Ini Cara Menyamakannya Menurut Ahli Kulit
Kulit Sering Kusam Saat Puasa? Ini Penjelasan Dermatolog & Cara Mengatasinya
Rangkaian Produk Kecantikan 'Glowing' Selama Puasa, Skincare Hingga Makeup
Most Popular
1
Detik-detik Shalom Razade Operasi Plastik, Hidung Dicoret-coret Dokter
2
Makna Negatif di Balik Nama Gamis Bini Orang yang Jadi Tren Baju Lebaran 2026
3
Ramalan Zodiak 11 Maret: Keuangan Capricorn Meningkat, Pisces Terancam
4
Gaya Para Bintang One Piece Season 2 di Red Carpet, Pemeran Nami Seksi-Elegan
5
Foto: Gebrakan Jennie BLACKPINK Ekspos Bralette di Fashion Show Chanel
MOST COMMENTED











































