Tren Soft Launching Makin Ekstrem, Instagram Kini Bisa Blur Wajah
Tren soft launching pacar di Instagram kini punya cara baru yang semakin unik. Jika sebelumnya orang hanya memperlihatkan tangan, siluet, atau tubuh pasangan dari belakang, sekarang wajah pacar bahkan bisa sengaja diburamkan menggunakan fitur berbasis AI dari Instagram.
Soft launch merupakan cara untuk memberi kode bahwa seseorang sedang menjalin hubungan tanpa benar-benar memperkenalkan pasangannya kepada publik. Foto bergandengan tangan, dua gelas minuman, bayangan tubuh, atau sosok pasangan yang sengaja dipotret dari belakang menjadi beberapa cara yang belakangan jadi tren.
Aktris sekaligus komedian Rachel Sennott ikut membuat istilah tersebut populer pada 2020. Ia pernah menyinggung "Instagram soft launch" seorang pria yang hanya terlihat sebagian tubuhnya, seperti siku dan profil samping.
Konsepnya sederhana: followers dibuat tahu bahwa ada seseorang yang spesial, tetapi identitasnya masih menjadi misteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Instagram seolah ikut memfasilitasi tren tersebut. Pengguna dapat membuat wajah seseorang menjadi buram atau berpiksel, mirip seperti ketika menyamarkan konten sensitif. Alhasil, pacar tetap bisa muncul di Instagram tanpa harus benar-benar menunjukkan identitasnya.
Data Tinder pada 2023 menunjukkan 26% pengguna berusia 18-34 tahun lebih memilih melakukan soft launch ketika memiliki pasangan baru. Sementara itu, hanya 8% yang memilih langsung melakukan hard launch.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa bagi sebagian pengguna media sosial, mengumumkan hubungan tidak selalu harus dilakukan secara terang-terangan.
Konten pasangan yang terlalu terbuka bahkan bisa dianggap berlebihan, sementara foto yang hanya memberikan sedikit petunjuk justru terasa lebih misterius.
Menurut mak comblang Susan Trombetti, menjaga hubungan baru tetap lebih privat sebenarnya bisa menjadi pilihan yang masuk akal. Ia menyarankan agar pasangan tidak buru-buru mendokumentasikan setiap kencan dan momen hubungan sebelum mengetahui apakah hubungan tersebut akan bertahan lama.
"Tak semua orang perlu tahu setiap gerakan dan seluruh kisah hubunganmu," kata Trombetti.
Namun, ia justru kurang setuju dengan tren memburamkan wajah pasangan yang dinilainya makin ekstrem. Daripada membuat blur lebih baik tidak perlu diposting.
"Aku tidak suka ide itu. Kalau sampai harus memburamkan seluruh wajah seseorang, kenapa tidak sekalian menunggu sebelum mengunggahnya?" ujarnya.
(kik/kik)










































