×
Ad

Mengenal Negging Dalam Dunia Kencan, Candaan yang Berbalut Penghinaan

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 23 Mar 2026 21:00 WIB
Ilustrasi Foto: Ilustrasi iStock
Jakarta -

Dalam dunia flirting dan kencan, terkadang sulit membedakan antara candaan ringan dengan komentar yang sebenarnya menyakitkan. Salah satu perilaku yang sering disalahartikan sebagai humor adalah negging, sebuah gaya komunikasi sarkas dan menghina namun berbalut lelucon. Para ahli menyebut bahwa perbedaan utama antara flirting biasa dan negging terletak pada niat di balik ucapan tersebut.

Mengenal Arti Negging

Secara sederhana, negging adalah komentar yang terdengar seperti pujian, tetapi sebenarnya mengandung kritik atau sindiran halus. Tujuannya sering kali untuk membuat orang lain merasa kurang percaya diri sehingga lebih mencari validasi dari pelakunya. Psikoterapis Elisabeth Crain, PsyD, menjelaskan bahwa perilaku ini termasuk bentuk mikroagresi.

"Dalam konteks klinis, negging adalah mikroagresi. Awalnya terdengar seperti pujian, tetapi ada 'sengatan' di dalamnya, Ini adalah petunjuk kecil dan halus yang dimaksudkan membuat seseorang merasa tidak enak, namun tidak diucapkan secara terang-terangan," jelasnya, seperti dikutip dari Pop Sugar.

Istilah negging sendiri populer pada awal 2000-an dari komunitas pick-up artist. Mereka menggambarkannya sebagai komentar negatif yang bertujuan menurunkan rasa percaya diri perempuan sekaligus menunjukkan sikap seolah tidak terlalu tertarik. Contohnya seperti, "Kuku kamu bagus. Itu asli? Oh bukan? Tapi tetap terlihat bagus kok."

Tidak Hanya Dilakukan Pria

Karena sering dikaitkan dengan budaya dating pria, banyak orang mengira negging hanya dilakukan oleh laki-laki kepada perempuan. Padahal, menurut terapis seks Claudia Johnson, LMFT, siapa pun bisa melakukannya. Namun ia mengakui bahwa sebagian pria mungkin lebih sering menggunakan humor atau sindiran karena kurang terbiasa mengekspresikan emosi secara langsung.

Bedanya Negging dan Bercanda

Candaan atau banter yang sehat biasanya bersifat dua arah dan membuat kedua orang merasa nyaman. Humor seperti ini bahkan bisa mempererat hubungan.

"Humor adalah cara yang bagus untuk menenangkan diri, menemukan keceriaan, dan membangun koneksi," kata Johnson.

Sebaliknya, negging cenderung satu arah. Komentar dibuat untuk merendahkan atau membuat orang lain merasa kurang, sehingga mereka mencari pengakuan dari pelaku. Jika banter terasa seperti permainan tenis, saling melempar candaan, negging lebih seperti serangan sepihak.

Bagaimana Mengetahui Kamu Sedang Mendapatkan Negging?

Tanda paling jelas bukan hanya dari kata-katanya, tetapi dari perasaan yang muncul setelahnya.

"Perhatikan subteksnya. Apakah komentar itu terasa mendukung atau justru membuat Anda merasa direndahkan?," kata Dr. Crain.

Karena sering dibungkus humor, orang yang menjadi target negging kadang menyalahkan dirinya sendiri karena dianggap terlalu sensitif. Padahal, komentar kecil yang terus diulang bisa perlahan merusak hubungan dan kepercayaan diri.

Jika ragu, Johnson menyarankan satu pertanyaan sederhana: "Apakah saya akan merasa nyaman jika seseorang mengatakan hal yang sama kepada saya? Jika jawabannya tidak, kemungkinan besar komentar tersebut bukan sekadar bercanda."



Simak Video "Video: Tidur Siang Dibayar! Ini Dia Kompetisi Unik di Shanghai"

(kik/kik)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork