Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kaleidoskop 2025

Istilah Kencan Baru Bermunculan, Ini Tren Hubungan Cinta Paling Viral 2025

Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 31 Des 2025 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi Kencan Pertama
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Tahun 2025 menjadi saksi perubahan besar dalam cara orang menjalin hubungan. Dari istilah kencan baru yang viral hingga kelelahan emosional yang makin disadari, dunia percintaan bergerak cepat, dan tidak selalu ke arah yang sehat.

Sepanjang tahun, media sosial dipenuhi istilah baru yang menggambarkan keresahan generasi modern dalam mencari cinta yang tulus. Berikut rangkuman tren hubungan paling mencuri perhatian sepanjang 2025.

1. Shrekking

Shrekking menjadi salah satu istilah paling kontroversial tahun ini. Tren ini menggambarkan seseorang yang sengaja berkencan dengan pasangan yang dianggap di bawah standarnya demi merasa lebih aman atau dominan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun alih-alih menghindari patah hati, banyak pelaku justru berakhir Shrekked atau disakiti oleh orang yang mereka remehkan. Fenomena ini menyoroti bahaya memulai hubungan dari posisi tidak setara. Ketika cinta dilandasi rasa superioritas, ketulusan sering kali tidak pernah hadir.

2. Monkey-Barring

Ilustrasi Dewasa dalam Hubungan

Foto: Dok. Shutterstock

Monkey-barring menggambarkan perilaku berpindah dari satu hubungan ke hubungan lain tanpa pernah benar-benar sendiri. Seseorang tetap berada dalam hubungan sambil menyiapkan pegangan baru.

"Monkey-barring didasarkan pada ketergantungan emosional dan dapat dikategorikan sebagai bentuk perselingkuhan," ujar pakar hubungan Angelika Koch.
Ia menambahkan, Perilaku ini sering muncul dari rasa takut sendirian dan ketidakmampuan menghadapi luka emosional. Tren ini menegaskan bahwa banyak orang lebih takut kesepian daripada jujur pada perasaan sendiri.

3. Mankeeping

Tahun 2025 juga menandai meningkatnya kesadaran terhadap mankeeping situasi ketika perempuan menjadi penjaga kesehatan emosional pasangannya. Mulai dari menjadi tempat curhat utama, pengatur hubungan sosial, hingga penenang krisis emosional, semua ditanggung satu pihak.

"Ini adalah kerja emosional yang tak terlihat, tetapi sangat menguras energi," jelas Dr. Angelica Puzio Ferrara dari Stanford University.
Tak heran jika data menunjukkan semakin banyak perempuan memilih rehat dari dunia kencan karena lelah secara mental.

4. Cookie Jarring

Ilustrasi pacaran, hubungan

Foto: iStock

Cookie jarring menggambarkan hubungan setengah hati, di mana seseorang dipertahankan sebagai opsi, bukan prioritas. Tidak ada kepastian, tidak ada komitmen, hanya janji samar.

Psikolog Amanda E. White menyebut perilaku ini kerap dilakukan oleh orang yang takut berkomitmen, namun tetap ingin ditemani. Tren ini mengingatkan bahwa perhatian setengah-setengah bukanlah bentuk cinta.

5. CV Pacar

Di tengah kejenuhan terhadap dating apps, Gen Z memperkenalkan CV Pacar, konsep mempromosikan diri di media sosial untuk mencari pasangan. Kreatif, blak-blakan, dan penuh humor, tren ini menjadi alternatif yang terasa lebih jujur. Bagi Gen Z, cinta tak lagi soal swipe, tapi soal keberanian menampilkan diri apa adanya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads