Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Urutan Lahir dan Kepribadian, Begini Karakter Anak Sulung, Tengah, dan Bungsu

Shandrina Shira - wolipop
Kamis, 25 Des 2025 21:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Anak Sulung, Tengah dan Bungsu
Foto: Getty Images/aldomurillo
Jakarta -

Kamu anak pertama? Pasti sering dikaitkan dengan kepribadian yang keras, tak mau kalah, dan ambisius?

Urutan kelahiran kerap diasosiasikan dengan kepribadian tertentu. Istilah anak pertama yang terkenal keras kepala, anak tengah yang suka mengalah, atau anak terakhir yang dikenal manja tentu sudah tidak asing di telinga. Namun, sebenarnya apa yang membuat urutan lahir sering dikaitkan dengan kepribadian seseorang?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Psikiater asal Austria, Alfred Adler, mengemukakan gagasan bahwa urutan kelahiran dapat memengaruhi kepribadian dan perkembangan individu. Hal ini disebabkan oleh dinamika dalam keluarga yang menciptakan pengalaman berbeda bagi setiap anak, sehingga dapat membentuk kepribadian mereka. Selain itu, interaksi dan peran sosial yang dijalani setiap anak juga berubah seiring bertambahnya anggota keluarga, membuat pengalaman perkembangan mereka tidak selalu sama.

Anak Sulung

Anak Sulung, Tengah dan BungsuAnak Sulung, Tengah dan Bungsu Foto: Getty Images/aldomurillo

Mengutip Verywell Mind, anak sulung sering mendapatkan perhatian penuh dari orang tua karena mereka hadir pada fase awal pengasuhan. Pada fase ini, orang tua juga masih belajar menjadi "orang tua", sehingga pola asuh terhadap anak pertama cenderung lebih ketat dan penuh aturan. Kondisi ini membuat anak sulung kerap digambarkan sebagai pribadi yang tegas, terorganisir, bertanggung jawab, dan berprestasi.

ADVERTISEMENT

"Banyak orang tua menghabiskan lebih banyak waktu untuk membaca dan menjelaskan berbagai hal kepada anak sulung. Hal itu tidak semudah ketika anak-anak lain hadir. Perhatian penuh tersebut mungkin berkaitan dengan mengapa anak sulung cenderung berprestasi lebih tinggi," ujar psikolog Temple University, Frank Farley, dikutip dari Parents.

Anak sulung juga sering memiliki kepribadian tipe A yang ambisius. Karena menjadi anak tertua, mereka kerap memikul tanggung jawab untuk merawat adik-adiknya. Hal ini membuat anak sulung bisa terlalu keras pada diri sendiri dan merasa harus selalu memberi contoh.

Anak Tengah

Anak Sulung, Tengah dan Bungsu

Foto: Getty Images/aldomurillo

Anak tengah sering diasosiasikan sebagai penengah dalam keluarga. Karena bukan yang pertama, pola asuh yang diterima biasanya lebih longgar, mengingat orang tua sudah memiliki pengalaman sebelumnya. Mereka juga dikenal memiliki karakter yang unik dan berbeda.

"Anak tengah adalah anak yang paling sulit dipahami karena mereka sering meniru kakak atau adiknya," ujar psikolog sekaligus penulis buku The Birth Order Book, Kevin Leman.

Secara umum, anak tengah bersifat mandiri, ramah, suka menengahi konflik, dan cenderung ingin menyenangkan orang lain. Namun, karena posisinya bukan yang pertama maupun terakhir, mereka terkadang merasa kurang mendapat perhatian sehingga identitasnya dalam keluarga kurang menonjol. Meski begitu, kondisi ini justru membuat anak tengah lebih mudah beradaptasi dan menonjol dalam pertemanan.

Anak Terakhir

Anak Sulung, Tengah dan Bungsu

Foto: Getty Images/aldomurillo

Anak bungsu sering dikaitkan dengan sifat manja karena menjadi yang paling muda dalam keluarga. Pada umumnya, orang tua lebih santai dalam mengasuh anak terakhir dan cenderung lebih memanjakan, baik dalam urusan pekerjaan rumah maupun aturan.

Kepribadian anak terakhir sering digambarkan sebagai pribadi yang santai, ramah, dan suka bersenang-senang. Mereka kerap menggunakan cara sendiri untuk menonjol dan lebih suka bereksplorasi, sehingga terkesan kurang teratur.

"Mereka adalah yang paling kecil kemungkinannya untuk didisiplinkan," ujar Kevin Leman. Namun, di sisi lain, anak terakhir juga bisa merasakan tekanan karena berada di bawah bayang-bayang kakak-kakaknya.

Benarkah Kepribadian Bisa Digolongkan dari Urutan Lahir?

adik kakak

Foto: Shutterstock/

Pengelompokan ini muncul karena posisi dalam keluarga dapat memengaruhi cara seseorang berhubungan dengan orang lain dan bagaimana perilakunya terbentuk. Secara umum, gambaran yang sering muncul adalah:


• Anak sulung: cenderung lugas sehingga kerap dinilai galak dan suka memerintah

• Anak tengah: fleksibel dan sering berperan sebagai penengah

• Anak terakhir: santai dan kerap dinilai kurang dewasa

Namun, hasil penelitian menunjukkan temuan yang beragam. Studi dari Universitas Leipzig, Jerman, tidak menemukan perbedaan kepribadian yang sistematis berdasarkan urutan lahir. "Sangat mungkin bahwa posisi dalam urutan saudara kandung membentuk kepribadian, tetapi tidak di setiap keluarga dengan cara yang sama," ungkap Frank Spinath, psikolog dari Universitas Saarland, Jerman, dikutip dari Scientific American.

Artinya, meskipun teori urutan kelahiran memberikan gambaran yang menarik, pengaruhnya terhadap kepribadian kemungkinan tidak terlalu besar. Faktor lain seperti genetik, status sosial, kesehatan, lingkungan, gaya pengasuhan, serta dinamika keluarga juga berperan penting dalam membentuk kepribadian seseorang.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads