ADVERTISEMENT

Curhat Remaja Di-bully karena Tas Charles & Keith, Mengaku Bukan Orang Kaya

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 12 Jan 2023 10:41 WIB
Zohtaco Foto: TikTok
Jakarta -

Seorang remaja yang dikenal sebagai 'Zohtaco' mengunggah video di TikTok tentang tas mewah pertamanya. Dalam postingan, gadis itu menunjukkan betapa senangnya ia mendapat hadiah tas 'luxury' pertama dari ayah yang datang dari brand Charles & Keith (C&K).

Postingan yang menghangatkan hati itu malah menjadi perdebatan karena banyak orang di media sosial berusaha 'mengedukasi' bahwa Charles & Keith tidak termasuk brand luxury'. "Siapa yang akan beri tahu dia? (kalau C&K bukan brand mewah)?" "Kalau begitu, sepertinya tas Uniqlo juga termasuk mewah," "Aku mengerti kamu datang dari keluarga sederhana tapi menyebut C&K sebagai brand mewah itu keterlaluan," tulis netizen.

@zohtaco

Mengetahui banyak netizen yang nyinyir kemudian gadis itu membuat video lain yang menjelaskan bahwa ia tidak datang dari latar belakang yang kaya. Karena itu, sebuah tas dari brand lokal termasuk barang mahal baginya. Membalas komentar yang nyinyir, ia pun berbagi mengenai kesulitan keluarga.

"Uang adalah topik yang membuatku paling tidak nyaman untuk bicarakan. Dan itu karena aku tumbuh dengan tidak punya banyak (uang), keluargaku tidak punya banyak. Kami tidak bisa beli barang sesederhana roti dari Breadtalk,"

"Ketika kami pertama kali pindah ke Singapura, setiap kami lewat sebuah toko, orang tuaku akan bilang lain kali, tapi lain kali tidak pernah datang,"

"Komentarmu sangat menjelaskan betapa tidak pedulinya kamu karena kekayaanmu. Bagimu, tas $80 (Rp 924 ribu) mungkin bukan mewah tapi untukku dan keluargaku, itu mahal. Aku sangat bersyukur ayahku mau membelikannya untukku. Dia bekerja sangat keras untuk mendapatkan uang itu," ujar wanita yang dipanggil Zoe itu.

@zohtaco

Setelah jadi viral, Zoe mendapat banyak dukungan dari banyak pihak, termasuk Charles & Keith. Dilansir Marketing Interactive, remaja tersebut dan ayahnya telah diundang ke perusahaan untuk makan siang bersama dengan para petinggi. Selain C&K, brand-brand lain juga telah menghubunginya untuk memberikan hadiah.

Meski kesal dengan komentar yang mem-bully, Zoe juga mengaku bersyukur dan mengetahui bahwa ia tidak sendirian. Sejumlah netizen mengaku punya pengalaman yang sama ketika membeli tas C&K pertama mereka. Tak sedikit pula yang mengaku bahkan belum mampu beli tas tersebut.

"Aku belajar banyak dari kolom komentar. Aku belajar bahwa kita mungkin punya pengalaman yang berbeda tapi selalu ada orang yang mengerti kamu. Kamu tidak sendiri. Dari orang-orang yang meninggalkan komentar menyemangati, aku diingatkan kekuatan dari kata-kata. Aku akan selalu berterima kasih kepada kalian," ungkapnya.

(ami/ami)