Yang Harus Diperhatikan Saat Mau Kasih 'Kado Cinta' Saham ke Pasangan

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 17 Feb 2020 05:30 WIB
kado wisuda saham Saham jadi kado kekinian milenial. Foto: Instagram @ngertisaham
Jakarta -

Memberikan hadiah saham pada pasangan kini jadi cara terbaru katakan cinta. Memberikan saham memang bisa menjadi investasi jangka panjang. Namun ada hal-hal yang harus diperhatikan jika ingin hadiah saham ini bermanfaat untuk orang tersayang.

Menurut pendiri akun Instagram @ngertisaham Fadly Fatah, sebaiknya berikanlah hadiah saham perusahaan yang berkinerja baik dengan prospek cemerlang. Hal itu agar hasilnya bisa dinikmati bersama di masa yang akan datang ketika anda dan pasangan menua bersama dalam ikatan cinta.

Memberikan hadiah saham juga harus memahami risikonya. Harga saham sewaktu-waktu bisa turun dan dapat membuat rugi jika terpaksa dijual.


"Ketika harga tanah turun, tapi karena satu dan lain hal lalu kita butuh uang dan terpaksa dijual murah maka kita akan menderita kerugian penurunan nilai uang dari modal awalnya," ujar Fadly.

Oleh karena itu agar tidak kado cinta berupa saham ini tidak membuat rugi, berikut hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memberikannya pada pasangan, seperti dijelaskan perencanaan keuangan, Bareyn Mochaddin:

1. Sebelum kamu memberikan hadiah saham kepada pasangan, hendaknya belajar terlebih dahulu dasar-dasar tentang saham.

"Jangan sampai hanya karena ikut-ikutan tren (menghadiahkan saham), atau memilih saham asal murah agar dapat banyak (lembar saham) tanpa tahu perusahaannya, tanpa tahu kondisi perusahaannya seperti apa, malah kasih hadiah saham yang jelek," ujar Senior Financial Advisor di Aidil Akbar Madjid and Associates itu.


2. Beri pengetahuan dasar kepada pasangan tentang saham. Bila tidak mampu memberi pemahaman sendiri, ajak pasangan untuk belajar tentang saham. Caranya cukup mudah, bisa via Youtube, Podcast, membaca buku, artikel atau belajar langsung di sekolah pasar modal IDX.

3. Setelah memberikan hadiah saham kepada pasangan, ajak si dia jadi investor saham untuk terus menambah jumlah saham yang dimilikinya agar semakin berkembang dan bisa menjadi bekal untuk masa depan.

" Jangan sampai memilih saham yang jelek. Tentu inginnya saham yang baik dan terus berkembang kan?. Seperti hubungan dan cinta yang terus berkembang," pungkas Bareyn.



Simak Video "Hampers Bisa Jadi Solusi Hidangan Resepsi New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)