Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

3 Sikap yang Tidak Disadari Bisa Hancurkan Hubungan Asmara

Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 28 Jul 2017 19:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Mungkin kamu bingung mengapa hubungan selalu berakhir buruk. Boleh saja menyalahkan kekasih, tapi hal utama yang sebaiknya perlu diperhatikan jika hubungan selalu mengalami banyak pertengkaran adalah introspeksi diri. Sudahkah kamu menjalani hubunganmu dengan baik dan sehat?

Menurut life coach Kali Rogers, hubungan asmara jadi tak sehat dan banyak cek-cok bisa jadi karena sikapmu. Inilah tiga hal yang tidak kamu sadari bisa menghancurkan hubungan asmara:

1. Banyak Asumsi Dibanding Komunikasi
Kamu yakin bahwa si dia akan menjemputmu di kantor karena hari itu hujan. Nyatanya dia tak menghubungimu sama sekali. Kamu pun merasa kecewa. Ini yang disebut asumsi. Menyatakannya secara langsung ingin dijemput lebih baik dibanding hanya berasumsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kamu berharap banyak dan ingin kekasihmu bisa membaca pikiranmu. Terlalu banyak ekspektasi maka akan lebih banyak kesalahpahaman," ungkap Rogers.

2. Diam Saat Kesal
Ada tipe orang yang memilih diam saat kesal. Jika kamu merasa bisa lebih tenang dengan diam, boleh kamu lakukan. Tapi bukan untuk berjam-jam bahkan berhari-hari. Ini hanya akan memperkeruh suasana saja.

"Diam bukan emas dalam hubungan asmara. Mengabaikan masalah hanya membuat masalah baru yang lebih banyak," kata Rogers. Menurutnya, diam dianggap sebagai pelecehan emosional. Pria bisa geram dengan sikap diam wanita yang tidak menjelaskan apa-apa soal masalah yang ada.

3. Tidak Mengungkapkan Kekesalan
Berbeda dengan poin yang kedua. Di poin ini menjelaskan tentang wanita yang tidak pernah mengungkapkan kekesalannya. Dia mungkin kesal pada pasangannya, namun mencoba menjalani hubungan seperti baik-baik saja. Mungkin mereka tidak ingin jadi bertengkar dengan pasangan. Namun, ini tidak bisa didiamkan. Suatu hari kemarahan bisa meledak karena kekesalan atau ketidaksetujuan dalam hubungan sudah menumpuk.

"Ini seperti gunung berapi yang tidak bisa ditahan untuk meletus. Dan biasanya, reaksi kemarahannya akan berlebihan pada momen tersebut," jelas Rogers. Untuk itu, setiap ada masalah sebaiknya dibicarakan. Agar satu demi satu masalah bisa ditangani dan dicari solusinya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads