Akhir Tahun Jadi Waktu Pilihan Untuk Bercerai?
Dari sebuah survei yang dilakukan oleh sebuah firma hukum di Amerika, banyak pasangan yang memilih bercerai pada Tahun Baru. 42 persen pasangan di Amerika tercatat mendaftarkan perceraiannya di penghujung tahun.
Lalu, adakah alasan mereka memilih bercerai di Tahun Baru?
Menghabiskan waktu bersama keluarga saat Tahun Baru akan membuat kualitas pasangan lebih baik ketika Anda berada di hubungan yang solid. Kebalikannya, jika fondasinya tak kuat, tekanan untuk pertengkaran dan perpisahan pun semakin besar.
Pasangan terkadang memiliki harapan yang berbeda saat tengah liburan akhir tahun. Bahkan hal kecil bisa memicu pertengkaran antara pasangan.
Alasan finansial juga bisa menjadi pemicu. Riset lain pernah mengujinya, dan mengungkapkan jika pasangan bisa bertengkar seminggu sekali karena masalah finansial, 30 persen pernikahan cenderung berakhir ke perceraian.
Studi yang sama juga menemukan bahwa dalam tiga tahun pertama pernikahan dan tidak memiliki aset (rumah, mobil atau investasi lainnya) maka 70% bisa berujung pada berakhirnya pernikahan.
Untuk mencegahnya, alangkah baiknya jika pasangan memiliki bujet finansial yang jelas sebelum akhirnya uang menimbulkan masalah. Selain itu, instropeksi pula cara komunikasi masing-masing. Karena apapun masalahnya, akan bisa diselesaikan dengan teknik komunikasi yang baik. (asf/asf)










































