Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Move On Dari Perselingkuhan

Yang Menjadi Penyebab Wanita Sulit Melupakan Selingkuhannya

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 21 Okt 2016 10:04 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: thinkstock
Jakarta - Tidak hanya pria, wanita pun berpotensi untuk berselingkuh dari pasangannya. Tetapi tak sedikit pula yang menyadari perbuatannya kemudian memutuskan untuk menyudahi perselingkuhan dan kembali ke jalan yang benar. Meski demikian, masih banyak pelaku perselingkuhan yang seakan sulit untuk melupakan selingkuhan. Apa yang menjadi penyebabnya?

Salah satu faktor penyebab wanita untuk melupakan selingkuhannya adalah faktor keterikatan. Dituturkan oleh psikolog Liza Marielly Djaprie M.Si,Psi,SC, wanita yang sulit melupakan selingkuhannya merasa lebih mempunyai keterikatan emosi yang mendalam terhadap pria selingkuhannya dibanding pasangannya sendiri.

"Biasanya karena wanita lebih punya ikatan yang dalam dengan selingkuhannya, sementara dia dan pasangannya merasa kosong dan ada jurang pemisah di dalam hubungan mereka," kata Liza saat dihubungi Wolipop, Rabu (19/10/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor kedua yang menjadi penghalang adalah kurangnya komitmen dengan pasangannya sehingga menimbulkan jarak yang akhirnya diisi oleh selingkuhan. Psikolog empat anak ini menekankan pentingnya memperkecil jarak tersebut jika ingin benar-benar melupakan selingkuhan. Caranya adalah dengan mengenali sifat-sifat pasangan dan sama-sama berusaha untuk memperbaiki hubungan.

"Kalau memang ingin benar-benar move on dari selingkuhan, perkecil gap di antara Anda dan pasangan. Itu yang harus diusahakan. Sama-sama berusaha saling mengerti satu sama lain dan ketahui dunia masing-masing. Itu memperkecil jurang pemisah di antara kalian berdua," lanjutnya

Ditambahkan oleh psikolog Pingkan Rumondor, yang menjadi penghalan wanita untuk sulit move on dari selingkuhannya adalah dia berusaha terlalu keras untuk melupakan selingkuhan. Bila terus-terusan berkata pada diri sendiri 'jangan pikirkan dia, lupakan saja dia', maka yang terjadi adalah dia semakin memikirkan.

Selain itu, biasanya pelaku selingkuh merasa insecure dengan dirinya. Dengan ada selingkuhan dia merasa lebih percaya diri, terlebih lagi jika ia mendapatkan penghargaan diri atau pujian dari si selingkuhannya.

"Faktor lainnya mungkin saja dia masih sering ketemu selingkuhan di tempat kerja atau kuliah, karena ini mempersulit move on. Atau dia juga masih ingin tahuh soal selingkuhan dan stalking di media sosial. Makanya sangat disarankan memutuskan semua kontak, termasuk media sosial," kata penulis buku 'Bukan Move On Biasa, Bikin Langkahmu Lebih Bermakna' saat diwawancarai Wolipop, Kamis, (20/10/2016). (int/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads