Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Wajah Rusak karena Kanker, Andrea Tak Percaya Ada Pria yang Cinta Padanya

Eny Kartikawati - wolipop
Senin, 06 Jun 2016 15:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Istimewa
Jakarta - Andrea sempat terpikir untuk mengakhiri hidupnya ketika merasakan hanya bisa terkurung di dalam rumah karena wajahnya yang rusak akibat kanker. Namun keberuntungan menghampirinya. Dia menemukan cinta yang membuatnya kembali bersemangat menjalani hidup.

Andrea McNicholas harus kehilangan wajah yang dimilikinya sejak lahir setelah dia didiagnosa menderita kanker mulut stadium empat. Akibat penyakitnya itu, Andrea kehilangan hidungnya, mengalami kerusakan mata sebelah kanan, dan tak punya gigi.

Dalam wawancara dengan Mirror, wanita asal Wigan, Lancashire, Inggris itu mengatakan wajarnya rusak akibat diagnosa yang terlambat pada penyakitnya. Awalnya pada 2010 dia memeriksakan diri ke dokter karena khawatir akan adanya lubang di dalam mulutnya yang tak kunjung hilang. Dia pun diminta melakukan pemeriksaan MRI dan direkomendasikan untuk biopsi. Namun dua minggu setelah pemeriksaan tersebut, dia tidak mendapatkan hasil dan tak diminta melakukan biopsi. Yang justru terjadi adalah dia diberikan antibiotik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Setahun setelah pemeriksaan itu, kondisinya semakin memburuk. Dia merasakan sakit di sekitar mulutnya hingga ke pipinya. Andrea pun kembali memeriksakan diri ke rumah sakit. Hingga 2011, biopsi tak kunjung diminta dokter untuk dilakukan padanya. Hingga akhirnya biopsi dilakukan dan berita buruk itu didapatnya, dia divonis menderita kanker mulut stadium empat.

Kanker tersebut sudah menyebar bukan hanya ke mulutnya, tapi juga menggerogoti tulang pipi dan hidungnya. Mata dan telinganya juga terkena dampak kanker tersebut. "Diagnosa dokter itu benar-benar membuatku sedih dan aku tidak dapat mempercayainya," ujarnya.

Andrea pun harus menjalani operasi demi bisa bertahan hidup. Sebelum operasi, dia harus melakukan kemoterapi untuk memperkecil tumor di wajahnya. Operasi yang akhirnya dilakukannya juga hampir membuatnya kehilangan nyawa karena dia terkena serangan jantung akibat komplikasi.

Setelah menjalani operasi yang disebutnya 'brutal' itu, Andrea harus kehilangan hidungnya. Dia memakai hidung palsu. Dia juga tidak mempunyai gigi sehingga tidak bisa makan dengan normal. Dia mengandalkan bantuan selang untuk mendapatkan makanan.

Dengan segala keterbatasan itulah Andrea merasa dia mendapatkan keberuntungan ketika ada seorang pria yang dengan tulus mencintainya. Pria itu adalah Corrie Hollingsworth. Keduanya kini sudah resmi menikah sejak sebulan lalu.

"Aku tidak percaya aku akhirnya bisa bahagia. Corrie sudah mengembalikan kepercayaan diriku. Aku sangat mencintainya," tuturnya.

Andrea bertemu Corrie setelah dia memberanikan diri untuk mendaftar pada sebuah situs kencan dua tahun lalu. Saat itu dia sudah berhasil memiliki hidung palsu yang cocok dengan wajahnya. Tidak lama setelah itu, Corrie menghubunginya.

Andrea kemudian menceritakan hidupnya secara jujur. Dia memperlihatkan foto dirinya sebelum terkena kanker dan foto penampilannya sekarang setelah kanker merusak wajahnya. Dan Corrie mengaku bisa menerima kondisinya.

Corrie bertemu Andrea pertamakalinya di rumahnya pada Maret 2014. Dia semakin jatuh cinta. Keduanya memesan cincin pertunangan pada Oktober 2015 kemarin dan menikah pada Mei 2016.

"Aku masih sering mencubit diriku setiap hari. Aku sangat bersyukur dan merasa sangat beruntung," pungkasnya.

(eny/eny)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads