Liputan Khusus Pacarku Pelit
Tak Tahan dengan Sikap Pacar yang Sangat Pelit, Putus Atau Lanjut?
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 11 Des 2015 14:02 WIB
Jakarta
-
Terkadang memiliki pasangan yang kelewat pelit memang cukup menjengkelkan. Sikapnya tersebut seringkali membuat para wanita jengah dan kesal karena tak ingin terbuka menyangkut masalah finansialnya.
Tak sedikit pula wanita yang mengalami kejadian seperti ini hingga tak jarang membuatnya ingin mengakhiri hubungan yang sudah dijalin. Namun haruskah hanya karena masalah finansial hubungan asmara tersebut berakhir? Ataukah masih ada cara untuk mempertahankannya?
Psikolog Liza Marielly Djaprie berpendapat, jika hubungan tersebut terhambat karena sikap pasangan yang sangat pelit terhadap Anda, memutuskan hubungan mungkin bisa menjadi jalan terbaik. Terlebih lagi sikap yang dimiliki pasangan memang tidak sesuai dengan harapan Anda.
Namun sebelum memantapkan diri untuk memutuskan hubungan, ada baiknya komunikasikan dulu permasalahan yang terjadi agar bisa dicari solusinya. Jika sudah mencoba segala cara tetap tidak berhasil, psikolog yang memulai kariernya sejak 2005 itu menyarankan untuk putus saja.
"Pelit itu subjektif ya. Ada orang yang tahan kalau pacarnya pelit. Tapi kalau tidak tahan, saran saya mending putus saja mumpung masih pacaran," tutur Liza saat dihubungi Wolipop, Kamis, 10/12/2015).
Baca Juga: 25 Selebriti Wanita yang Sukses Berbisnis
Lulusan S-2 psikologi klinis dewasa Universitas Indonesia melanjutkan, meski susah dilakukan, memutuskan hubungan asmara dengan pria yang cukup sensitif soal finansial menjadi hambatan tersendiri jika sudah berumah tangga. Dikhawatirkan karena sikap pelitnya itu ia tidak mau membiayai keperluan rumah tangga dan biaya-biaya lainnya.
"Kalau masih pacaran kan urusannya hanya dua orang individu, si pria dan wanita saja. Tapi kalau sudah nikah nanti akan menyangkutkan keluarga dua belah pihak. Ada anak-anak juga. Kalau sikapnya masih pelit terus-terusan dan tidak peduli kan repot," kata ibu empat anak ini.
Akan tetapi menurut Liza, jika sekiranya sikap pelit tersebut masih bisa diperbaiki dan dibicarakan baik-baik, ada baiknya tetap dipertahankan. Terlebih lagi jika hubungan tersebut nantinya akan menuju ke tahapan yang lebih serius lagi.
Wanita kelahiran 1977 menilai, di Indonesia masih kental dengan tradisi di mana sudah sewajarnya pria harus menanggung semua pengeluaran wanita saat berkencan atau menjaling hubungan. Hal ini menurutnya tidak terlalu tepat.
"Saya pribadi tidak terlalu setuju dengan hal itu karena tidak melatih kemandirian wanita. Tetapi mau tidak mau kita harus mengikuti itu karena hidup dalam budaya ketimuran, pria masih memegang puncak pimpinan jadi dia memang harus dilatih untuk bertanggung jawab terhadap wanita," tutupnya.
(itn/itn)
Tak sedikit pula wanita yang mengalami kejadian seperti ini hingga tak jarang membuatnya ingin mengakhiri hubungan yang sudah dijalin. Namun haruskah hanya karena masalah finansial hubungan asmara tersebut berakhir? Ataukah masih ada cara untuk mempertahankannya?
Psikolog Liza Marielly Djaprie berpendapat, jika hubungan tersebut terhambat karena sikap pasangan yang sangat pelit terhadap Anda, memutuskan hubungan mungkin bisa menjadi jalan terbaik. Terlebih lagi sikap yang dimiliki pasangan memang tidak sesuai dengan harapan Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelit itu subjektif ya. Ada orang yang tahan kalau pacarnya pelit. Tapi kalau tidak tahan, saran saya mending putus saja mumpung masih pacaran," tutur Liza saat dihubungi Wolipop, Kamis, 10/12/2015).
Baca Juga: 25 Selebriti Wanita yang Sukses Berbisnis
Lulusan S-2 psikologi klinis dewasa Universitas Indonesia melanjutkan, meski susah dilakukan, memutuskan hubungan asmara dengan pria yang cukup sensitif soal finansial menjadi hambatan tersendiri jika sudah berumah tangga. Dikhawatirkan karena sikap pelitnya itu ia tidak mau membiayai keperluan rumah tangga dan biaya-biaya lainnya.
"Kalau masih pacaran kan urusannya hanya dua orang individu, si pria dan wanita saja. Tapi kalau sudah nikah nanti akan menyangkutkan keluarga dua belah pihak. Ada anak-anak juga. Kalau sikapnya masih pelit terus-terusan dan tidak peduli kan repot," kata ibu empat anak ini.
Akan tetapi menurut Liza, jika sekiranya sikap pelit tersebut masih bisa diperbaiki dan dibicarakan baik-baik, ada baiknya tetap dipertahankan. Terlebih lagi jika hubungan tersebut nantinya akan menuju ke tahapan yang lebih serius lagi.
Wanita kelahiran 1977 menilai, di Indonesia masih kental dengan tradisi di mana sudah sewajarnya pria harus menanggung semua pengeluaran wanita saat berkencan atau menjaling hubungan. Hal ini menurutnya tidak terlalu tepat.
"Saya pribadi tidak terlalu setuju dengan hal itu karena tidak melatih kemandirian wanita. Tetapi mau tidak mau kita harus mengikuti itu karena hidup dalam budaya ketimuran, pria masih memegang puncak pimpinan jadi dia memang harus dilatih untuk bertanggung jawab terhadap wanita," tutupnya.
(itn/itn)
Pakaian Pria
Sholat Jumat Tetap Rapi Tanpa Effort, 2 Kemeja Ini Nyaman Dipakai dan Tetap Sopan
Pakaian Pria
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Upgrade Tampilan dengan Kemeja Batik yang Lebih Fresh
Hobi dan Mainan
Rekomendasi Kertas HVS A4 75gr 1 Rim untuk Printer Harian dan Fotocopy
Hobi dan Mainan
Kalau Foto di HP Terlalu Biasa, Kamera Instax Ini Punya Cara Lebih Seru Menyimpan Kenangan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 25 Maret: Capricorn Lebih Tenang, Aquarius Jangan Tersinggung
Tak Hanya Gen Z, Milenial Kini Adopsi Tren 'Soft Living' karena Burnout
Ramalan Zodiak Cinta 24 Maret: Capricorn Kurang Perhatian, Libra Jaga Ucapan
Ramalan Zodiak 24 Maret: Leo Jangan Menyerah, Virgo Mulai Ada Hasil
Ramalan Zodiak 24 Maret: Aries Lakukan Evaluasi, Taurus Manfaatkan Peluang
Most Popular
1
Tak Hanya Gen Z, Milenial Kini Adopsi Tren 'Soft Living' karena Burnout
2
Foto: Gemerlap Gaya Seleb Dunia di Acara Bvlgari, Dua Lipa Hingga Liu Yifei
3
Gaya 'Kembar' Alyssa Daguise, Tissa Biani & Mulan Jameela Rayakan Lebaran
4
Foto: Gaya Nostalgia Miley Cyrus yang Edgy di Perayaan 20 Tahun Hannah Montana
5
Aksi Dua Model Seksi Beda Generasi di Iklan Tas Terbaru Gucci Era Demna
MOST COMMENTED











































