Ketika Kisah Cinta Bertahun-tahun Putus Begitu Saja, Harus Bagaimana?
Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 10 Jul 2015 19:30 WIB
Jakarta
-
"Dampak pertama kali yang dirasakan pasti kaget, marah, tidak bisa terima. Bisa jadi stres dan depresi," ujar Rosalina Verauli, M.Psi, saat diwawancarai Wolipop.
Tak menutup kemungkinan para wanita bisa melakukan hal 'gila' sampai akhirnya stres dan depresi. Menurut piskolg yang akrab disapa Vera itu, putus cinta setelah hubungan menahun bahkan bisa membuat seseorang frustasi atau trauma, dan tak jarang pula jadi terobsesi dengan mantan kekasih. Apa Anda salah satunya?
Jika selama ini Anda masih terus mengharapkan hubungan kembali seperti semula dengan sang mantan, sebaiknya tinggalkan keinginan tersebut. Selain menyiksa diri, terobsesi mantan juga menghambat diri Anda untuk mendapatkan yang lebih baik.
“Ada laki-laki di luar sana yang mau mencintai dan menghargai kita jadi enggak bisa kita lihat karena kita obses sama mantan yang nggak peduli sama kita, dan sudah lupain kita, nggak cinta sama kita. Ada orang di luar sana yang mau ngasih kebahagian, tapi nggak bisa lihat sampai benar-benar bisa lupain mantan yang nggak jelas itu,” ujar psikolog lainnya, Zoya Amirin kepada Wolipop.
Oleh karena itu tak ada perlunya memanjakan sifat menyedihkan itu. Hanya Anda yang dapat mengontrol diri sendiri bukan waktu apalagi orang lain. Jangan ingat kembali kenangan bersamanya hingga sudah tidak memiliki perasaan apa pun dengan si dia.
Tanyakan pula kepada diri Anda, apa benar Anda mau cinta yang tidak memiliki timbal balik? “Sampai mampus juga dia enggak akan mau setia, ngurusin kita, enggak peduli. Ya udah nggak enak, bukan? Lebih baik cari orang yang memang cinta sama kita karena bagaimanapun juga, kita senang diperhatiin, disayang, kita mau ditegur, selamat pagi cantik, apa kabar. Kalau dia enggak cinta sama kita, kita enggak dapat itu semua loh, mau begitu?” tutup Zoya.
(asf/fer)
Menjalani hubungan bersama orang terkasih bertahun-tahun lamanya. Tentu sudah banyak harapan yang digantungkan, banyak pula momen tak terlupakan dengan segala susah dan senang dilalui bersama.
Namun waktu terus berjalan, dan terkadang sebuah hubungan tak berhasil seperti apa yang diimpikan. Solusi yang mungkin diambil adalah mengakhiri ikatan ketika kedua belah pihak tak lagi merasakan 'percikan' dalam hubungan yang dijalani.
Bagi sebagian orang, putus cinta adalah perkara besar yang membuat dunia seolah runtuh. Apalagi jika hubungan telah berlangsung lama, berakhirnya hubungan asmara sedikit banyak berdampak buruk bagi psikologis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak menutup kemungkinan para wanita bisa melakukan hal 'gila' sampai akhirnya stres dan depresi. Menurut piskolg yang akrab disapa Vera itu, putus cinta setelah hubungan menahun bahkan bisa membuat seseorang frustasi atau trauma, dan tak jarang pula jadi terobsesi dengan mantan kekasih. Apa Anda salah satunya?
Jika selama ini Anda masih terus mengharapkan hubungan kembali seperti semula dengan sang mantan, sebaiknya tinggalkan keinginan tersebut. Selain menyiksa diri, terobsesi mantan juga menghambat diri Anda untuk mendapatkan yang lebih baik.
“Ada laki-laki di luar sana yang mau mencintai dan menghargai kita jadi enggak bisa kita lihat karena kita obses sama mantan yang nggak peduli sama kita, dan sudah lupain kita, nggak cinta sama kita. Ada orang di luar sana yang mau ngasih kebahagian, tapi nggak bisa lihat sampai benar-benar bisa lupain mantan yang nggak jelas itu,” ujar psikolog lainnya, Zoya Amirin kepada Wolipop.
Oleh karena itu tak ada perlunya memanjakan sifat menyedihkan itu. Hanya Anda yang dapat mengontrol diri sendiri bukan waktu apalagi orang lain. Jangan ingat kembali kenangan bersamanya hingga sudah tidak memiliki perasaan apa pun dengan si dia.
Tanyakan pula kepada diri Anda, apa benar Anda mau cinta yang tidak memiliki timbal balik? “Sampai mampus juga dia enggak akan mau setia, ngurusin kita, enggak peduli. Ya udah nggak enak, bukan? Lebih baik cari orang yang memang cinta sama kita karena bagaimanapun juga, kita senang diperhatiin, disayang, kita mau ditegur, selamat pagi cantik, apa kabar. Kalau dia enggak cinta sama kita, kita enggak dapat itu semua loh, mau begitu?” tutup Zoya.
(asf/fer)
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Tetap Bersih Setelah Seharian Silaturahmi, Andalkan Cleansing Foam dari Korea yang Lembut di Kulit!
Elektronik & Gadget
Mudik Tanpa Drama Baterai Habis, Ini 2 Powerbank Mini Praktis yang Wajib Dibawa!
Elektronik & Gadget
3 Rekomendasi Produk di Blibli Ramadan Day, Diskon Sampai 25%
Elektronik & Gadget
Earphone Open-Ear Lagi Tren! Ini 2 Pilihan TWS Nyaman untuk Kerja, Olahraga, dan Aktivitas Sehari-hari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
18 Cara Bikin Hubungan Langgeng yang Sering Diabaikan Pasangan (Part 2)
Ramalan Zodiak Cinta 10 Maret: Cancer Perbaiki Hubungan, Taurus Lebih Bijak
18 Cara Bikin Hubungan Langgeng yang Jarang Disadari Pasangan (Part 1)
Ramalan Zodiak 10 Maret: Libra Makin Mesra, Scorpio Lebih Tenang
Ramalan Zodiak 10 Maret: Cancer Jangan Egois, Virgo Harus Jujur
Most Popular
1
Potret Kebersamaan Vidi Aldiano Bareng Adik-adiknya yang Kini Tinggal Kenangan
2
Foto: Gebrakan Jennie BLACKPINK Ekspos Bralette di Fashion Show Chanel
3
Mantan Staf Jang Nara Ditemukan Meninggal, Sang Aktris Bantah Terlibat
4
Kontroversi Iklan Underwear Wacoal x Nanno, Dituding Seksualisasi Seragam SMA
5
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
MOST COMMENTED











































