Mendeteksi Pria yang Tidak Layak Dijadikan Pasangan
Berkali-kali gagal dalam hubungan asmara, mungkin membuat Anda lelah mencari pasangan hidup. Mungkin juga Anda sudah bosan mendengar nasihat bahwa si dia bukan yang terbaik, suatu saat nanti juga akan bertemu dengan pasangan hidup yang tepat. Pertanyaannya, bagaimana cara mengetahui sejak awal bahwa si dia bukan orang yang tepat?
Agar lebih waspada dan tidak dibutakan dengan cinta, Wolipop merangkum beberapa cara mendeteksi pria yang sebaiknya tidak perlu dipacari. Ini poin-poin penting yang perlu diingat.
1. Ikuti Kata Hati
Terkadang kita tidak mengikuti intuisi karena merasa si pria yang dekat dengan Anda saat ini merupakan orang yang tepat. Kata hati tetap perlu 'didengarkan'. Tak usah terburu-buru menuju ke hubungan yang berlabel pacaran. Lihat saja dulu bagaimana sikap, sifat dan tutur katanya. Jika intuisi Anda semakin kuat mengatakan bahwa dia bukan orang yang tepat, sebaiknya jangan dipaksakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesekali sikapnya sangat romantis, namun terkadang bisa menjadi orang yang kasar. Waspadalah dengan pria yang tidak konsisten dengan perilakunya. Pria bisa dipercaya dari sikap dan kata-katanya, namun ketika kedua hal tersebut bertolak belakang, pertimbangkan kembali untuk menjalin hubungan dengannya.
3. Menghindari Pembicaraan
Jika si dia sering menghindari tentang pembahasan finansial, pekerjaan atau komitmen, Anda patut menaruh curiga. Jangan-jangan ada sesuatu yang sedang disembunyikan olehnya. Ikuti poin yang pertama, yakni mengikuti intuisi Anda.
4. Fokus Pada Diri Sendiri
Ini menjadi cara termudah untuk mengetahui bahwa dia bukan pria terbaik. Mengapa? Orang yang terlalu fokus pada dirinya sendiri merupakan tanda orang yang egois, playboy dan biasanya sulit untuk diajak komitmen. Ciri-cirinya adalah mereka kerap membicarakan kelebihan dirinya dan narsis.
5. Anak Mama
Tipe anak mama biasanya sulit dihindarkan karena di satu sisi, dia merupakan pria yang sangat manis dan lembut, namun di sisi lain dia orang yang sangat nurut dengan ibunya. Saking penurutnya, sang ibu 'bertugas' menjadi pengambil keputusan dalam hidupnya. Jika Anda bisa memahami situasi seperti ini tidak masalah, namun biasanya tipe anak mama tetap tidak bisa lepas sampai ia menikah nanti. Bisakah Anda menerima? Sebaiknya pikirkan lagi.
(kik/ami)
Perawatan dan Kecantikan
Solusi Rambut Rusak Akibat Styling? Andalkan Duo Haircare Jepang Ini!
Home & Living
Ibadah di Tengah Hari yang Sibuk? Mukena & Sajadah Nyaman Itu Penting
Pakaian Wanita
Datang Ke Kondangan Jadi Pusat Perhatian! Cukup Kebaya Mewah & Tas Kecil Ini
Elektronik & Gadget
Basesus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade 2025, Headphone Serba Bisa dengan Bass Nendang & Baterai Tahan Lama!
Ramalan Zodiak 22 Januari: Capricorn Banyak Peluang, Pisces Hadapi Tantangan
Ramalan Zodiak 22 Januari: Jangan Teledor, Sagitarius Tunjukkan Komitmen
Ramalan Shio 2026
Ramalan Shio Ular 2026: Rezeki Melimpah, Asmara Kurang Stabil
Ramalan Zodiak Cinta 21 Januari: Pisces Minim Cekcok, Leo Ekstra Sabar
Tren Kencan di 2026, Muncul Istilah Clear Coding hingga Friendfluence
Gaya Glamor Vie Shantie Khan, Sosialita Malaysia Viral karena Gubernur Aceh
TikTok Viral Verificator
Viral Pasangan Nikah Cuma di KUA, Bajunya Bikin Salfok, Karya Desainer Top RI
Ramalan Zodiak 22 Januari: Jangan Teledor, Sagitarius Tunjukkan Komitmen
Aroma Kulit hingga Wangi Destinasi, Ini 5 Tren Parfum yang Akan Hits di 2026











































