Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Cara Meluluhkan Hati Pria yang Tidak Kunjung Siap Menikah

wolipop
Kamis, 04 Des 2014 10:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Banyak pria di luar sana yang takut menjalin hubungan asmara ke arah yang lebih serius. Mungkin Anda sudah kelelahan menghadapi kekasih yang sudah pacaran cukup lama, namun si dia belum juga mengajak Anda menikah. Bisa jadi, si dia takut dengan komitmen. Apa alasannya?

"Orang yang takut komitmen memiliki emosi yang tidak sehat dan melihat gambaran tertentu yang tidak menyenangkan dari sebuah hubungan komitmen. Sama seperti fobia lainnya, ketika memikirkan komitmen atau diajak komitmen menjadi panik dan menginginkan kebebasan," ujar Yangki Christine Akiteng yang menyebut dirinya sebagai dokter cinta.

Pria takut komitmen bisa jadi karena memiliki trauma tertentu yang mengubah cara pandang mereka tentang perkawinan. Mereka juga takut kehilangan kebebasan dan berkurangnya waktu bersenang-senang bersama teman-teman prianya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini cara meluluhkan hati pria agar mau menikah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Bukan dengan Cara Memaksa atau Mengancam
Jangan memaksa atau mengancam kekasih untuk segera menikahi Anda. Jika Anda selalu mencecarnya untuk segera menikahi Anda, si dia malah risih dan bisa saja meninggalkan Anda. Biarkan dia menyadari bahwa ia akan menikahi Anda karena ia mencintai Anda, bukan karena tekanan dari Anda.

2. Bersikap Dewasa
Menikah merupakan babak baru di kehidupan. Pernikahan bukan hanya keinginan semata, tapi juga dilihat dari persiapan diri. Tanyakan pada diri Anda apakah Anda bisa menjadi seorang istri? Jika selama ini Anda masih sering insecure, tidak bisa menyelesaikan masalah dengan baik, masih kekanakan dan tidak mandiri, sepertinya itu tanda Anda belum siap menikah.

Meski tidak mengatakan secara langsung, mungkin kekasih melihat Anda kurang potensial sebagai istri. Untuk itu sebelum mengungkapkan ingin menikah, sebaiknya perbaiki diri terlebih dahulu dan tunjukkan kedewasaan Anda.

3. Memberikan Persepsi Positif Tentang Pernikahan
Buat dia melupakan pandangan buruknya terhadap pernikahan. Beberapa pria terlalu keras kepala sehingga sulit meyakinkan mereka. Apalagi jika dia telah melihat temannya sendiri mengalami kesulitan setelah berkeluarga sehingga membuatnya beranggapan bahwa pria akan menderita seusai menikah. Untuk itu, Anda harus memberikan contoh yang positif mengenai hubungan nantinya ketika membahas pernikahan. Hal ini akan membuat dia berpikir tentang tujuan hidup serta masa depan Anda berdua.

4. Tunjukkan Manfaat Pernikahan
Daripada berbicara tentang tanggungjawab, tunjukkan kepadanya manfaat bila Anda dan si dia menikah. Beritahukan pasangan kalau kalian bisa saling mencintai dan sukses membangun keluarga yang utuh. Tunjukkan Anda bisa membawanya ke arah yang lebih baik dan hidup bisa saling melengkapi dengan pernikahan.

5. Ajak Dia Konseling ke Psikolog
Tak ada salahnya mengajak kekasih untuk berkonsultasi dengan psikolog. Jika pandangannya tentang pernikahan sudah sangat buruk dan sangat takut untuk komitmen, itu tanda si dia butuh bantuan psikolog untuk melepaskan bebannya yang mungkin tidak bisa dia ceritakan kepada Anda.

(kik/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads