Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kapan Waktu yang Tepat Berbicara Soal Mantan dengan Kekasih Baru?

wolipop
Sabtu, 15 Nov 2014 16:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Beberapa orang tidak senang membicarakan tentang masa lalu ketika baru menjalani hubungan asmara. Padahal mengetahui tentang hubungan sebelumnya bisa menjadi bahan koreksi diri agar hal buruk yang terjadi di masa lalu tidak terulang kembali. Sayangnya beberapa pria merasa kesal hingga marah jika membahas soal mantan.

Menurut konsultan percintaan, Laura Yates, berbicara mengenai mantan harus menunggu waktu yang tepat ketika Anda baru memulai hubungan dengan pria baru. Membicarakan masa lalu saat kencan pertama tentu bukan tindakan yang tepat dan bisa membuat si dia merasa tak nyaman.

Pembicaraan mengenai mantan boleh dibahas ketika sudah tumbuh saling percaya satu sama lain. Akan tetapi, Laura mengatakan kalau Anda tidak perlu menceritakan masa lalu diri sendiri bila hubungan dirasa belum serius. Untuk apa memberitahukan masalah pribadi kepada orang yang hanya bermain-main dengan Anda?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika Anda merasa hubungan ini sudah berjalan serius barulah berbicara mengenai masa lalu tersebut. Berhati-hatilah ketika berbicara mengenai mantan kekasih yang pernah menjadi bagian hidup Anda. Kendalikan nada bicara hingga ekspresi diri ketika membicarakan mantan kekasih.

Jangan terpancing emosi dari cerita sendiri yang membuat Anda kelihatan masih cinta dengan mantan di hadapan kekasih baru. Jangan sampai sang kekasih menganggap kalau hubungan ini hanya pelarian saja. Bahkan jika benar demikian Anda tidak perlu menunjukkan kepada pasangan saat ini karena bisa melukai kekasih.

Laura menyarankan berbicara apa adanya alasan Anda putus dengan kekasih terdahulu. Jika alasannya buruk seperti Anda selingkuh, ungkapkan saja secara terbuka tanpa harus terlihat emosi atau menyalahkan pasangan yang dulu. Jika kekasih sekarang merupakan pria yang tepat maka ia akan menghargai kejujuran Anda.

Tunjukkan kepada pasangan kalau Anda mengingkan hubungan yang terbuka dan sehat. Beritahukan kepada si dia bahwa Anda tidak ingin mengulang kesalahan yang sama seperti dulu. Minta dia juga bercerita mengenai mantan kekasihnya dan alasannya putus.

Tak hanya itu, Anda bisa bertanya kepada pasangan apa yang tidak disukai si dia dari mantan kekasihnya. Misalnya saja mantannya dulu posesif dan ia merasa tak nyaman akan hal tersebut maka ini bisa menjadi pembelajaran untuk Anda kalau pasangan tidak senang dengan kekasih posesif.

Ini juga akan menjadi awalan yang bagus dalam hubungan untuk bersikap saling terbuka dan percaya. Percakapan tentang mantan sebenarnya tak hanya untuk mengetahui lebih dalam mengenai masa lalunya tapi juga mengeluarkan pendapat satu sama lain.

Akhir percakapan tentang mantan kekasih dengan obrolan mengenai harapan, keinginan, dan kebutuhan Anda dan pasangan ke depannya. Ketika keduanya sudah mengetahui harapan masing-masing maka akan mempermudah jalinan komunikasi antara Anda juga pasangan. Ingat, komunikasi merupakan salah satu kunci hubungan yang berhasil dan harmonis.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads