Bertengkar Diperlukan dalam Percintaan, Ini Alasannya

- wolipop Selasa, 22 Jul 2014 19:40 WIB
Dok. Thinkstock Dok. Thinkstock

Jakarta - Banyak pasangan yang sebisa mungkin menghindari pertengkaran demi menjaga kelanggengan hubungan asmara. Namun percintaan tanpa pertengkaran ternyata juga tidak bisa disebut sehat. Setiap orang dilahirkan dengan emosi, dan apabila emosi tersebut ditahan atau dipendam bisa menjadi bom waktu yang mungkin meledak kapan saja.

Faktanya, bertengkar dengan kekasih sebenarnya diperlukan selama 'porsinya' kecil. Cemburu, kesal, sedih ataupun marah merupakan bumbu-bumbu yang membuat percintaan lebih berkesan. Tidak hambar, monoton dan membosankan. Bertengkar dengan pasangan juga merupakan hal yang normal selama tidak diwarnai dengan pemukulan maupun kekerasan mental.

Lebih dari itu, bertengkar ternyata memiliki dampak positif bagi kehidupan asmara. Apa saja?

1. Mengurangi Stres
Pertengkaran membantu tingkat stres Anda dan pasangan menurun. Kenapa? Karena saat bertengkar, kalian berdua sudah membuat kemarahan yang terpendam di dalam hati keluar. Perlu diingat, bertengkar di sini bukan berarti Anda harus saling tarik urat dan menuruti ego masing-masing. Tapi lebih kepada diskusi serius dari hati ke hati.

2. Bisa Jadi Menyenangkan
Memang pertengkaran bukan hal yang menyenangkan, namun setelah berkonfrontasi Anda dan kekasih bisa tertawa bersama. Perkelahian kecil bisa terasa menyenangkan setelah keduanya kembali akur dan suasana mereda. Anda dan pasangan pun bisa bermesraan kembali, bahkan menjadi lebih dekat.

3. Melepas Amarah
Tidak hanya bisa melepas stres, bertengkar dengan kekasih membuat Anda melepas amarah. Perasaan menjadi lebih lega, setelah mengungkapkan kemarahan yang terpendam.

4. Hubungan Lebih Kuat
Pertengkaran bisa membuat hubungan semakin kuat, meskipun Anda tidak setuju dengan perkataan atau sikapnya, begitu sebaliknya. Ketika Anda berkonflik, uneg-uneg Anda dan pasangan akan keluar, sehingga saling mengerti apa yang diingkinkan oleh pasangan. Dengan begitu, hubungan bisa semakin kuat dan sehat.

5. Lebih Dewasa
Dengan mendengarkan keluh kesah pasangan, begitu juga sebaliknya, Anda berdua bisa lebih mengerti satu sama lain dan menjadi lebih dewasa. Maka saat menemui konflik yang lebih besar, keputusan yang diambil menjadi lebih matang sehingga mencegah Anda bertindak gegabah.

(hst/hst)