Liputan Khusus Perjodohan

Imelda Fransisca Merasa Bersyukur Dipertemukan dengan Suami Oleh Orangtua

- wolipop Jumat, 28 Feb 2014 09:20 WIB
dok. Wolipop dok. Wolipop

Jakarta - Imelda Fransisca merupakan salah satu selebriti Indonesia yang menikah karena dikenalkan oleh orangtua. Ketika Wolipop menghubunginya melalui telepon, Miss Indonesia 2005 itu berbagi kisah asmaranya dengan suami tercinta, Normand Edward Sebastian. Ia pun merasa bersyukur bisa dipertemukan dengan suami di awal 2006 silam.

"Ada bagusnya juga sih, aku bersyukur waktu itu dikenalin sampai sekarang sudah punya anak dua, kalau dulu langsung menolak aku bisa menyesal. Sekarang aku juga sebagai orangtua, kalau aku bisa ngenalin anakku sama orangtua yang kenal kan enak juga, kalau dikenalin orangtua kita juga lebih merasa aman," tutur Imelda kepada Wolipop, Kamis (27/2/2014).

Wanita yang kerap disapa Imel ini melanjutkan, orangtuanya dan orangtua Normand merupakan teman lama. Tanpa bermaksud menjodohkan, kedua orangtua mereka ingin mengenalkan anak masing-masing. Karena saat itu ia belum punya kekasih dan merasa tidak ada masalah dengan perkenalan tersebut, Imel pun menyetujuinya.

Menurut putri pasangan Au Bintoro dan Wellih Tan itu tidak ada salahnya hanya berkenalan, mereka juga tidak dipaksa menjalin hubungan atau menikah. Tanpa disangka keduanya menjadi dekat walaupun Normand masih harus menyelesaikan skripsinya di Amerika. Setelah pendekatan sekitar tiga bulan, keduanya kemudian menjalin hubungan serius di Agustus 2006. Normand pun memutuskan kembali dan tinggal di Jakarta setelah menyelesaikan kuliahnya di Amerika.

Ternyata tidak butuh waktu lama untuk mengenal satu sama lain. Normand langsung melamar Imel setelah tiga bulan berpacaran di akhir 2006 dan menikah Juli 2007. Imel mengaku sangat bahagia bisa memiliki pasangan hidup seperti Normand. Baginya, Normand merupakan pria yang berprinsip, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, dan hidupnya terencana.

Meskipun masa pacarannya singkat, Imel mengaku tidak mengalami masalah besar di awal pernikahannya. Pertengkaran kecil merupakan hal biasa yang masih bisa didiskusikan. Bahkan hingga tujuh tahun menikah, Imel mengatakan tidak pernah bertengkar hebat yang melibatkan orangtua atau kerabat dekat.

"Banyak orang bilang lima tahun pertama pernikahan itu masa-masa sulit tapi aku nggak merasakannya, nggak ada apa-apa, mungkin kita orangnya nggak terlalu macam-macam, ya paling lebih menyesuaikannya saja, kayak cara berkomunikasinya, kalau sudah menikah, sudah berdua nggak sendiri lagi," ujar wanita lulusan Ohio University, Amerika Serikat itu.

Bagi wanita yang merasa sedang dijodohkan oleh orangtua, Imel menyarankan agar sebaiknya jangan langsung menolak. Coba bersikap terbuka, bila tidak suka akui saja kepada orangtua beserta alasan yang jelas. Tidak ada salahnya membuka diri untuk memperluas hubungan pertemanan. Namun bukan berarti harus memaksakan diri menjalani perjodohan tersebut.

"Kalau nggak suka ya bilang saja jujur sama orangtua, bukan karena nggak enak terus dijalanin. Itu kan juga nggak baik buat diri sendiri, kalau aku orangnya frontal, ya akui saja kalau seandainya kita nggak suka, orangtua juga nggak akan maksa," tambahnya di akhir perbincangan.



(aln/kik)