Ajukan Pertanyaan Ini Sebelum Putus Cinta
Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 12 Agu 2013 18:00 WIB
Jakarta
-
Emosi yang membendung terkadang membuat seseorang gegabah dalam mengambil keputusan. Apalagi soal putus cinta.
Meminta putus pada pasangan jangan dijadikan sebagai permainan atau gertakan. Jika emosi sudah reda, kemudian Anda minta kembali balikan. Bagaimana jika si dia tidak mau lagi kembali dengan Anda?
Untuk itu, pikirkan baik-baik sebelum mengambil keputusan untuk berpisah. Dirangkum Eharomony, jawab dulu lima pertanyaan ini sebelum memutuskan kekasih.
1. Apakah ini hanya emosi?
Sebelum mengambil keputusan untuk berpisah, sebaiknya kenali masalah. Jangan-jangan hal yang diributkan hanyalah masalah kecil, tapi dibesar-besarkan. Terkadang masalah kecil dapat berdampak pada kemarahan dan menjadi emosional karena buruknya komunikasi.
2. Sudahkah dibicarakan baik-baik?
Setelah bertengkar terkadang Anda dan kekasih masih sulit berkomunikasi karena masih diliputi emosi yang meluap-luap. Sebaiknya kembali ke rumah masing-masing. Tenangkan diri selama satu atau dua hari tanpa saling berkomunikasi. Dengan begitu pikiran Anda maupun pasangan bisa kembali jernih dan dapat membicarakannya secara baik-baik.
3. Dapatkah hubungan dipertahankan?
Pertanyaan selanjutnya, apakah Anda ingin mempertahankan hubungan? Jika selama ini Anda sulit mengontrol emosi dan tidak bisa mengalah, mungkin yang salah bukan pada hubungan tersebut tapi pada diri Anda. Belajarlah untuk menyelesaikan masalah dengan baik, bertengkar secara sehat, tanpa perlu berteriak. Mungkin dengan begitu hubungan bisa diselamatkan.
4. Apakah aku akan kecewa bila putus?
Saat kesal, Anda mungkin lebih berani mengambil keputusan untuk berpisah. Seolah hidup tanpanya merupakan hal yang paling Anda inginkan. Tapi pikirkan lagi. Pikirkan baik buruknya. Jika dia sangat berarti bagi Anda, kalian saling mencintai dan bisa berkompromi sebaiknya redamlah ego dan emosi.
5. Apakah setelah putus Anda tahu bisa kembali lagi padanya?
Keputusan untuk berpisah seringkali dijadikan sebuah gertakan wanita untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Cinta bukanlah sebuah permainan. Bila Anda tahu nantinya akan kembali pada mantan, jangan mudah untuk mengucapkan kata putus. Bagaimana bila hal itu terjadi sebaliknya? Ketika si dia benar-benar tidak ingin kembali dengan Anda.
(kik/asf)
Meminta putus pada pasangan jangan dijadikan sebagai permainan atau gertakan. Jika emosi sudah reda, kemudian Anda minta kembali balikan. Bagaimana jika si dia tidak mau lagi kembali dengan Anda?
Untuk itu, pikirkan baik-baik sebelum mengambil keputusan untuk berpisah. Dirangkum Eharomony, jawab dulu lima pertanyaan ini sebelum memutuskan kekasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum mengambil keputusan untuk berpisah, sebaiknya kenali masalah. Jangan-jangan hal yang diributkan hanyalah masalah kecil, tapi dibesar-besarkan. Terkadang masalah kecil dapat berdampak pada kemarahan dan menjadi emosional karena buruknya komunikasi.
2. Sudahkah dibicarakan baik-baik?
Setelah bertengkar terkadang Anda dan kekasih masih sulit berkomunikasi karena masih diliputi emosi yang meluap-luap. Sebaiknya kembali ke rumah masing-masing. Tenangkan diri selama satu atau dua hari tanpa saling berkomunikasi. Dengan begitu pikiran Anda maupun pasangan bisa kembali jernih dan dapat membicarakannya secara baik-baik.
3. Dapatkah hubungan dipertahankan?
Pertanyaan selanjutnya, apakah Anda ingin mempertahankan hubungan? Jika selama ini Anda sulit mengontrol emosi dan tidak bisa mengalah, mungkin yang salah bukan pada hubungan tersebut tapi pada diri Anda. Belajarlah untuk menyelesaikan masalah dengan baik, bertengkar secara sehat, tanpa perlu berteriak. Mungkin dengan begitu hubungan bisa diselamatkan.
4. Apakah aku akan kecewa bila putus?
Saat kesal, Anda mungkin lebih berani mengambil keputusan untuk berpisah. Seolah hidup tanpanya merupakan hal yang paling Anda inginkan. Tapi pikirkan lagi. Pikirkan baik buruknya. Jika dia sangat berarti bagi Anda, kalian saling mencintai dan bisa berkompromi sebaiknya redamlah ego dan emosi.
5. Apakah setelah putus Anda tahu bisa kembali lagi padanya?
Keputusan untuk berpisah seringkali dijadikan sebuah gertakan wanita untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Cinta bukanlah sebuah permainan. Bila Anda tahu nantinya akan kembali pada mantan, jangan mudah untuk mengucapkan kata putus. Bagaimana bila hal itu terjadi sebaliknya? Ketika si dia benar-benar tidak ingin kembali dengan Anda.
(kik/asf)
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Body Scrub Lokal dengan Kualitas Premium Favorit Banyak Orang!
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Kering, Kusut, dan Bercabang? Saatnya Andalkan Perawatan Intensif dari MORA !
Hobi dan Mainan
Retouch Intercom X5 Pro, Partner Andalan untuk Touring Jarak Jauh
Olahraga
LM510 Raket Padel Profesional, Kontrol Stabil dan Nyaman untuk Permainan Lebih Konsisten
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 16 Januari: Aquarius Harus Sabar, Pisces Jangan Dengki
Ramalan Zodiak 16 Januari: Libra Banyak Peluang, Scorpio Jangan Cepat Puas
Fenomena Wanita Suka Film 'Boys' Love' yang Kontroversial, Ini Kata Pakar Seks
Prediksi Nasib Zodiak di 2026 Menurut Tarot: Aries, Taurus dan Gemini
Ramalan Shio Kerbau 2026: Karier Melejit dan Keuangan Meningkat
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 16 Januari: Aquarius Harus Sabar, Pisces Jangan Dengki
2
Citra Keluarga Harmonis Atlet Football Runtuh, Selingkuh dengan Teman Istri
3
Namanya Naik Daun, Bintang 'Heated Rivalry' Bakal Jalan di Milan Fashion Week
4
Kulit Kemerahan karena Jerawat? Ini Cara Menenangkannya Tanpa Iritasi
5
TikTok Viral Verificator
Viral Menikah Sederhana di KUA, Suami Beri Hadiah Mobil Vellfire Untuk Istri
MOST COMMENTED











































