4 Cara Menghadapi Perselisihan Antara Pacar dan Sahabat
Alissa Safiera - wolipop
Senin, 17 Jun 2013 19:07 WIB
Jakarta
-
Kekasih dan sahabat adalah dua orang penting yang memiliki tempat khusus di hati Anda. Namun bagaimana jika keduanya tidak bisa akur? Bersama dengan mereka dalam satu ruangan pastinya membuat suasana jadi kaku dan tidak mengenakkan. Jika hal ini sedang Anda alami, beberapa tips dari Female First berikut, mungkin bisa membantu Anda.
1. Jangan Memaksa
Memaksa keduanya untuk berbaikan adalah keputusan buruk untuk mendamaikan sahabat dan kekasih. Kekasih akan melihat Anda sebagai pribadi yang suka memaksa. Sahabat pun akan merasa di bawah tekanan jika Anda melakukan hal ini. Bukan hal yang tak mungkin jika nantinya Anda kehilangan mereka jika terus memaksa keduanya untuk berbaikan.
2. Bicara
Berbicara adalah kunci komunikasi yang efektif, begitu juga saat ingin mendamaikan seseorang. Coba telusuri apa yang jadi pemicu pertengkaran diantara mereka. Dengan begitu, Anda akan mengetahui apa-apa saja yang perlu dibicarakan kepada dua belah pihak. Mungkin pasangan dan sahabat Anda tidak akan langsung berbaikan. Namun setidaknya Anda bisa menjelaskan dengan baik dan merubah imej buruk mereka satu sama lain.
3. Bagi Waktu
Jika pasangan dan sahabat tidak mau disatukan dalam tempat yang sama, yang perlu Anda lakukan adalah membagi waktu. Pastikan Anda bisa bagi waktu berkualitas yang sama antara pacar dan sahabat. Dengan begitu, sahabat tidak akan merasa Anda meninggalkannya meski sudah memiliki pasangan.
4. Siapa yang Lebih Baik?
Jika Anda sudah berusaha mendamaikan namun tetap mengalami waktu yang buruk selama perselisihan terjadi, Anda harus bisa memilih diantara keduanya. Tak perlu membuat hidup semakin rumit dengan menceburkan diri ke perselisihan yang tanpa akhir. Kekasih mungkin orang baru bagi Anda. Tapi jika hubungan ingin dibawa ke tahapan yang lebih serius, makan Anda jangan menyerah padanya karena mungkin ialah masa depan Anda.
Sedangkan untuk sahabat, seharusnya ia bisa menerima keputusan yang kiranya terbaik bagi Anda. Namun ketika sahabat tidak ingin Anda bahagia dan malah memberi kesulitan, sebaiknya Anda pikir ulang apakah ia benar teman yang baik? Keputusan itu ada di tangan Anda, oleh karena itu tetap dengarkan berbagai masukan dari mereka sebagai pertimbangan dan saran yang membangun.
(asf/ays)
1. Jangan Memaksa
Memaksa keduanya untuk berbaikan adalah keputusan buruk untuk mendamaikan sahabat dan kekasih. Kekasih akan melihat Anda sebagai pribadi yang suka memaksa. Sahabat pun akan merasa di bawah tekanan jika Anda melakukan hal ini. Bukan hal yang tak mungkin jika nantinya Anda kehilangan mereka jika terus memaksa keduanya untuk berbaikan.
2. Bicara
Berbicara adalah kunci komunikasi yang efektif, begitu juga saat ingin mendamaikan seseorang. Coba telusuri apa yang jadi pemicu pertengkaran diantara mereka. Dengan begitu, Anda akan mengetahui apa-apa saja yang perlu dibicarakan kepada dua belah pihak. Mungkin pasangan dan sahabat Anda tidak akan langsung berbaikan. Namun setidaknya Anda bisa menjelaskan dengan baik dan merubah imej buruk mereka satu sama lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika pasangan dan sahabat tidak mau disatukan dalam tempat yang sama, yang perlu Anda lakukan adalah membagi waktu. Pastikan Anda bisa bagi waktu berkualitas yang sama antara pacar dan sahabat. Dengan begitu, sahabat tidak akan merasa Anda meninggalkannya meski sudah memiliki pasangan.
4. Siapa yang Lebih Baik?
Jika Anda sudah berusaha mendamaikan namun tetap mengalami waktu yang buruk selama perselisihan terjadi, Anda harus bisa memilih diantara keduanya. Tak perlu membuat hidup semakin rumit dengan menceburkan diri ke perselisihan yang tanpa akhir. Kekasih mungkin orang baru bagi Anda. Tapi jika hubungan ingin dibawa ke tahapan yang lebih serius, makan Anda jangan menyerah padanya karena mungkin ialah masa depan Anda.
Sedangkan untuk sahabat, seharusnya ia bisa menerima keputusan yang kiranya terbaik bagi Anda. Namun ketika sahabat tidak ingin Anda bahagia dan malah memberi kesulitan, sebaiknya Anda pikir ulang apakah ia benar teman yang baik? Keputusan itu ada di tangan Anda, oleh karena itu tetap dengarkan berbagai masukan dari mereka sebagai pertimbangan dan saran yang membangun.
(asf/ays)
Olahraga
Tecnifibre WALL MASTER 365, Raket Padel Stabil untuk Rally Cepat
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut Berkilau Saat Mudik Lebaran dengan MO.RA Keratin Intensive Hair Repair Mask!
Elektronik & Gadget
Ide Hadiah Lebaran untuk yang Aktif, Xiaomi Smart Band 10, Stylish, dan Siap Temani Olahraga!
Olahraga
Golfer Wajib Coba! 2 Sepatu Golf yang Nyaman Dipakai dan Bikin Swing Lebih Mantap
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 16 Maret: Cancer Manfaatkan Kesempatan, Leo Jangan Ceroboh
Ramalan Zodiak 16 Maret: Aries Percaya Suara Hati, Taurus Jaga Sikap
Ramalan Zodiak 16 Maret: Capricorn Jangan Terburu Emosi, Pisces Lebih Sabar
Ramalan Zodiak Cinta 15 Maret: Pisces Redam Konflik, Aries Perbaiki Hubungan
Ramalan Zodiak 15 Maret: Libra Pemasukan Tinggi, Sagitarius Ada Rezeki Datang
Most Popular
1
Pertama Kali, Leonardo DiCaprio Ajak Vittoria Ceretti ke Oscars
2
5 Pasangan Drama China Paling Populer, Chemistry-nya Bikin Baper
3
Kisah Viral Pria Nikahi Wanita 23 Tahun Lebih Tua, Istri Sering Dikira Ibunya
4
Ramalan Zodiak 16 Maret: Aries Percaya Suara Hati, Taurus Jaga Sikap
5
Ramalan Zodiak 16 Maret: Cancer Manfaatkan Kesempatan, Leo Jangan Ceroboh
MOST COMMENTED











































