Liputan Khusus
Masih Mengejar-ngejar Mantan? Berarti Anda Tidak Normal!
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 14 Sep 2012 12:06 WIB
Jakarta
-
Semua wanita pasti sedih setelah putus dengan kekasih tercinta, baik ditinggalkan ataupun sebagai pihak yang memutuskan hubungan asmara. Namun, beberapa wanita masih terobsesi dengan mantan kekasih karena berbagai alasan. Tahukah Anda kalau terobsesi dengan mantan merupakan tindakan yang tidak normal?
Menurut psikolog terkenal, Zoya Amirin, perilaku obsesif terjadi karena Anda tidak dapat mengatasi perasaan sakit hati atau negatif sehingga bukan merupakan tindakan yang wajar. “Terobsesi sama mantan itu enggak normal karena kita enggak mampu nguasain perasaan negatif kita, rugi.”
Sikap obsesif pun dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, seperti meneror mantan melalui media sosial, menyebarkan gosip buruk tentang dia, menyerang mantan atau selingkuhannya ketika bertemu, hingga mau bunuh diri. Perilaku tidak normal tersebut membuat Anda rugi secara fisik maupun batin. Hal tersebut hanya akan menyiksa diri sendiri.
Kebanyakan wanita suka bertindak di luar batas ketika ditinggalkan kekasih mereka karena otak emosinya lebih cepat daripada pria. Bahkan, tindakan obsesif itu akan berlangsung terus hingga Anda dapat mengontrol perasaan sendiri. “Tergantung dia mau manjain perasaannya saja, tindakan obsesi dilakukan oleh orang-orang yang enggak punya kemampuan untuk mengelola emosinya. Jadi, ini masalah kecerdasan emosi,” papar Zoya kepada Wolipop, Selasa (11/09/2012) di bilangan Warung Jati Barat Raya, Jakarta.
Sebelum melakukan tindakan yang berbahaya, lebih baik tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda mau diabaikan oleh orang yang dicintai setelah mendapatkannya kembali? Jangan sia-siakan waktu untuk orang yang tidak mencintai Anda.
“Kalau dia enggak cinta, biarin saja dia pergi. Dapat yang lebih baik yang cintanya sama timbal balik karena enggak ada orang yang sempurna,” tutup Zoya di akhir pembicaraan.
(eny/eny)
Menurut psikolog terkenal, Zoya Amirin, perilaku obsesif terjadi karena Anda tidak dapat mengatasi perasaan sakit hati atau negatif sehingga bukan merupakan tindakan yang wajar. “Terobsesi sama mantan itu enggak normal karena kita enggak mampu nguasain perasaan negatif kita, rugi.”
Sikap obsesif pun dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, seperti meneror mantan melalui media sosial, menyebarkan gosip buruk tentang dia, menyerang mantan atau selingkuhannya ketika bertemu, hingga mau bunuh diri. Perilaku tidak normal tersebut membuat Anda rugi secara fisik maupun batin. Hal tersebut hanya akan menyiksa diri sendiri.
Kebanyakan wanita suka bertindak di luar batas ketika ditinggalkan kekasih mereka karena otak emosinya lebih cepat daripada pria. Bahkan, tindakan obsesif itu akan berlangsung terus hingga Anda dapat mengontrol perasaan sendiri. “Tergantung dia mau manjain perasaannya saja, tindakan obsesi dilakukan oleh orang-orang yang enggak punya kemampuan untuk mengelola emosinya. Jadi, ini masalah kecerdasan emosi,” papar Zoya kepada Wolipop, Selasa (11/09/2012) di bilangan Warung Jati Barat Raya, Jakarta.
Sebelum melakukan tindakan yang berbahaya, lebih baik tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda mau diabaikan oleh orang yang dicintai setelah mendapatkannya kembali? Jangan sia-siakan waktu untuk orang yang tidak mencintai Anda.
“Kalau dia enggak cinta, biarin saja dia pergi. Dapat yang lebih baik yang cintanya sama timbal balik karena enggak ada orang yang sempurna,” tutup Zoya di akhir pembicaraan.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Kusam & Belang? 2 Body Scrub Ini Bisa Bikin Kulit Auto Cerah, Halus, dan Wangi Seharian!
Hobi dan Mainan
Biar Nggak Salah Nada Lagi! 3 Capo Gitar Ini Jadi Solusi Gitaris Pemula
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 4 April: Cancer Atur Pengeluaran, Virgo Jangan Boros
Beda Kepribadian Aries Maret dan Aries April, Ternyata Karakternya Tak Sama
Ramalan Zodiak Cinta 3 April: Aries Kurang Komunikasi, Leo Dilanda Rindu
Ramalan Zodiak 3 April: Aries Semangat Membara, Taurus Awas Boros
Ramalan Zodiak 3 April: Aquarius Beda Prinsip, Pisces Lebih Sabar
Most Popular
1
Gaya Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Dilarang untuk Ditiru
2
Ramalan Zodiak 4 April: Cancer Atur Pengeluaran, Virgo Jangan Boros
3
Pesona Tian Xiwei di Drama China Where the Mask Ends, Visualnya Memukau
4
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
5
Potret Olla Ramlan Olahraga Aerial Hoop, Pakai Busana Backless Serba Hitam
MOST COMMENTED











































