Jangan Berteman dengan Mantan Kekasih karena 6 Alasan Ini
wolipop
Jumat, 06 Jul 2012 19:05 WIB
Jakarta
-
Setelah putus, tak ada salahnya jika masih ingin menjalin pertemanan dengan mantan kekasih. Bagaimanapun juga, sang mantan adalah orang yang pernah sangat dekat dan berbagi kasih sayang, suka maupun duka dengan Anda. Tapi seringkali kedekatan antar mantan kekasih tidak murni karena hanya ingin berteman. Seperti dikutip dari Madame Noire, jika alasan berikut ini yang membuat Anda masih ingin dekat dengan mantan, sebaiknya lupakan saja karena hanya akan lebih menyakiti perasaan dan membuat Anda sulit move on.
1. Takut Merasa Kehilangan
Jika Anda masih terus berkomunikasi satu sama lain walaupun sudah putus berarti Anda tidak bisa jauh dengan si dia. Agar mantan tidak pergi menjauh, Anda menjalin persahabatan baik dengannya. Anda ingin dia tetap di sini dalam beberapa waktu karena takut kehilangannya. Namun, hal ini bisa membuat Anda tidak dapat move on dan kembali tersakiti suatu saat nanti.
2. Untuk Pembuktian
Terkadang, ego yang tinggi membuat Anda membiarkan mantan yang pernah menyakiti kembali hadir, bahkan menjalin persahabatan dengan si dia. Hal tersebut Anda lakukan karena ingin menunjukkan sesuatu, misalnya ingin memberitahukan mantan bahwa sekarang Anda adalah wanita yang kuat dan bisa hidup tanpa dia. Namun, dengan membiarkan mantan datang kembali ke dalam hidup Anda, berarti sama saja membolehkannya menyakiti hati Anda lagi. Jika Anda sudah benar-benar tidak peduli, Anda tidak akan pernah mengizinkan dia masuk kembali.
3. Mantan Masih Menginginkan Anda
Mungkin Anda sulit move on dari mantan tersayang. Seiring berjalannya waktu, Anda dapat melupakan perasaan itu karena sudah menemukan kekasih yang baru. Namun, suatu saat mantan datang kembali berusaha mendekati Anda. Anda pun malah menjalin persahabatan dengan si dia. Hal ini tidak adil bagi pasangan yang sekarang mendampingi walaupun perasaan Anda terhadap mantan sudah hilang. Sebaiknya, jaga jarak dengan mantan supaya tidak menyakiti hati pasangan.
4. Dia adalah Tipe Anda
Salah satu alasan wanita menjadikan mantan sebagai sahabat karena si dia merupakan tipe yang didambakannya. Mungkin faktor putusnya hubungan kalian karena dia ternyata pacar yang buruk dan tidak segan-segan menyakiti Anda. Setelah putus, ada beberapa pria yang pernah Anda kencani, tapi Anda merasa tidak ada yang lebih baik dari dia. Itu menyebabkan Anda menerimanya lagi ketika dia datang untuk meminta maaf serta ingin memperbaiki hubungan kalian. Kalau Anda mengizinkan dia kembali, cukup besar kemungkinan Anda akan terluka seperti dulu.
5. Saling Merasa 'Terikat'
Karena merasa 'terikat', Anda menjadikan dia teman terbaik setelah putus. Pada dasarnya, seorang sahabat akan merasa bahagia bila melihat sahabatnya bahagia, yang artinya Anda akan bahagia kalau dia bahagia dengan wanita lain. Namun, jika persahabatan yang kalian bangun karena faktor 'terikat' atau agar selalu bersama-sama, hal ini bisa menyakiti kalian ketika sudah mempunyai kekasih pengganti.
6. Berharap Bisa Pacaran Lagi
Mungkin hubungan berakhir karena kesalahan pasangan dan Anda ingin melihat dia berubah supaya bisa bersama kembali. Namun, Anda tidak benar-benar tahu perubahannya kalau tidak menjalin hubungan seperti dulu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda pikirkan ulang saat mau mengakhiri hubungan, bila sudah yakin, lebih baik jaga jarak dan berusaha untuk move on setelah putus.
(hst/hst)
1. Takut Merasa Kehilangan
Jika Anda masih terus berkomunikasi satu sama lain walaupun sudah putus berarti Anda tidak bisa jauh dengan si dia. Agar mantan tidak pergi menjauh, Anda menjalin persahabatan baik dengannya. Anda ingin dia tetap di sini dalam beberapa waktu karena takut kehilangannya. Namun, hal ini bisa membuat Anda tidak dapat move on dan kembali tersakiti suatu saat nanti.
2. Untuk Pembuktian
Terkadang, ego yang tinggi membuat Anda membiarkan mantan yang pernah menyakiti kembali hadir, bahkan menjalin persahabatan dengan si dia. Hal tersebut Anda lakukan karena ingin menunjukkan sesuatu, misalnya ingin memberitahukan mantan bahwa sekarang Anda adalah wanita yang kuat dan bisa hidup tanpa dia. Namun, dengan membiarkan mantan datang kembali ke dalam hidup Anda, berarti sama saja membolehkannya menyakiti hati Anda lagi. Jika Anda sudah benar-benar tidak peduli, Anda tidak akan pernah mengizinkan dia masuk kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mungkin Anda sulit move on dari mantan tersayang. Seiring berjalannya waktu, Anda dapat melupakan perasaan itu karena sudah menemukan kekasih yang baru. Namun, suatu saat mantan datang kembali berusaha mendekati Anda. Anda pun malah menjalin persahabatan dengan si dia. Hal ini tidak adil bagi pasangan yang sekarang mendampingi walaupun perasaan Anda terhadap mantan sudah hilang. Sebaiknya, jaga jarak dengan mantan supaya tidak menyakiti hati pasangan.
4. Dia adalah Tipe Anda
Salah satu alasan wanita menjadikan mantan sebagai sahabat karena si dia merupakan tipe yang didambakannya. Mungkin faktor putusnya hubungan kalian karena dia ternyata pacar yang buruk dan tidak segan-segan menyakiti Anda. Setelah putus, ada beberapa pria yang pernah Anda kencani, tapi Anda merasa tidak ada yang lebih baik dari dia. Itu menyebabkan Anda menerimanya lagi ketika dia datang untuk meminta maaf serta ingin memperbaiki hubungan kalian. Kalau Anda mengizinkan dia kembali, cukup besar kemungkinan Anda akan terluka seperti dulu.
5. Saling Merasa 'Terikat'
Karena merasa 'terikat', Anda menjadikan dia teman terbaik setelah putus. Pada dasarnya, seorang sahabat akan merasa bahagia bila melihat sahabatnya bahagia, yang artinya Anda akan bahagia kalau dia bahagia dengan wanita lain. Namun, jika persahabatan yang kalian bangun karena faktor 'terikat' atau agar selalu bersama-sama, hal ini bisa menyakiti kalian ketika sudah mempunyai kekasih pengganti.
6. Berharap Bisa Pacaran Lagi
Mungkin hubungan berakhir karena kesalahan pasangan dan Anda ingin melihat dia berubah supaya bisa bersama kembali. Namun, Anda tidak benar-benar tahu perubahannya kalau tidak menjalin hubungan seperti dulu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda pikirkan ulang saat mau mengakhiri hubungan, bila sudah yakin, lebih baik jaga jarak dan berusaha untuk move on setelah putus.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Tren Gamis Bini Orang Viral! 3 Rekomendasi Cantik yang Banyak Dilirik untuk Lebaran 2026
Home & Living
Rekomendasi Pisau Dapur Multifungsi! Tajam dan Praktis untuk Masak Menu Sehari-hari
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Lembab dan Terlindungi dengan 3 Lip Balm SPF yang Wajib Ada di Tas Kamu!
Elektronik & Gadget
Lebaran Makin Seru dengan KiiP Wireless Y8 Bluetooth Portable Karaoke yang Bikin Suasana Bareng Keluarga Jadi Hidup!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 12 Maret: Taurus Jangan Putus Asa, Gemini Pertahankan Kinerja
Ramalan Zodiak 12 Maret: Aquarius Hindari Perdebatan, Pisces Jangan Ceroboh
Ramalan Zodiak 12 Maret: Libra Jangan Ragu, Sagitarius Keuangan Membaik
Ramalan Zodiak Cinta 11 Maret: Aquarius Banyak Godaan, Pisces Jaga Perasaan
Contoh Kata-kata Undangan Buka Puasa Bersama, Simpel tapi Berkesan
Most Popular
1
Potret Cantik Ayu Kynbraten, Semifinalis Miss Norwegia Keturunan Indonesia
2
Kisah Mualaf Samanta Elsener, Adik Darius Sinathrya Temukan Damai Lewat Islam
3
Ramalan Zodiak 12 Maret: Taurus Jangan Putus Asa, Gemini Pertahankan Kinerja
4
Parfum Speaks To Me 'Sunshine', Aroma Buah Tropis yang Cocok Dipakai Harian
5
Ramalan Zodiak 12 Maret: Aquarius Hindari Perdebatan, Pisces Jangan Ceroboh
MOST COMMENTED











































