Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengubah Kebiasaan Buruk Pasangan (Bagian 2)

wolipop
Rabu, 07 Jul 2010 16:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Sebelumnya kami telah memberikan dua tips untuk mengubah kebiasaan buruk pasangan. Mengatakan bahwa kebiasaan buruknya adalah sebuah halangan dan mencari inti masalah bisa menjadi solusi untuk Anda.

Masih ada tiga tips lagi yang bisa Anda lakukan untuk mengubah kebiasaan buruk pasangan tanpa menimbulkan masalah baru. Berikut ini tipsnya:

Langkah Demi Langkah
Kebiasaan adalah sesuatu hal yang melekat pada diri seseorang sehingga cukup sulit untuk dihilangkan. Memaksanya meninggalkan kebiasaannya secara instan akan berujung pada pertengkaran. Meskipun pasangan Anda menurut, risiko ia melakukannya dibelakang Anda cukup besar sehingga usaha Anda terasa sia-sia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengubah kebiasaan buruk perlu dilakukan dengan perlahan. Jika pasangan Anda sering meletakkan gelas sembarangan, maka Anda bisa memulai mengubah kebiasaan buruknya tersebut dengan mengajaknya mencuci piring bersama di dapur. Katakan bahwa kegiatan ini baik untuk mempererat hubungan suami-istri. Perlahan tapi pasti, maka ia akan meletakkan gelas kotor di tempat yang benar.

Dampingi

Mengubah kebiasaan buruk tidak hanya sulit bagi Anda yang menginginkan perubahan saja, tetapi bagi pasangan Anda yang berusaha menjadi pasangan yang lebih baik untuk Anda. Oleh karena itu jangan biarkan ia mengubah kebiasaan buruknya sendirian.

Mendampingi pasangan dalam meninggalkan kebiasaan buruknya akan membuat dirinya lebih bersemangat, karena motivasinya didapat dari orang yang ia cintai. Selain itu, kemungkinan keberhasilan meninggalkan kebiasaan buruk pun semakin besar. Ketika pasangan Anda menghadapi masalah saat berusaha meninggalkan kebiasaan buruknya ini, maka tunjukkanlah empati daripada rasa frustasi.

Menjaga Perspektif

Perlu diingat bahwa ide mengubah kebiasaan buruk ini adalah ide Anda. Maka Anda bertanggung jawab untuk memberikan ia semangat dan menghiburnya. Berikan sedikit perayaan saat ia berhasil meninggalkan kebiasaan buruk, namun jika gagal jangan menghujatnya karena ia tetaplah pasangan Anda.

(af1/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads