Liputan Khusus Persiapan Lebaran
Tips Menghias Rumah untuk Lebaran Sesuai Tren Interior 2016
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 01 Jul 2016 14:27 WIB
Jakarta
-
Menyambut perayaan Lebaran yang kurang dari satu minggu lagi, sejumlah persiapan tentu sudah dilakukan. Mulai dari membeli baju baru hingga tersedianya makanan berupa ketupat dan kue-kue kering.
Sebagian orang pun ingin rumahnya tampak baru dan lebih segar untuk menyambut para tamu yang datang. Mendekorasi ulang rumah tentunya perlu perencanaan dan perhitungan yang lebih matang. Sebab, hasil penataan ulang seharusnya bisa tetap dipertahankan untuk waktu yang lama.
Tapi dengan waktu yang tinggal beberapa hari lagi, apakah memungkinkan untuk mengubah tampilan rumah sehingga terlihat baru? Desainer interior Rina Renville memberikan beberapa tipsnya.
1. Netral dan Pastel
Warna netral dan pastel yang jadi tren di 2016 bisa diaplikasikan untuk dekorasi Lebaran. Begitu juga dengan pemakaian material bergaya unfinished, rustic serta white-on-white.
"Warna pastel membuat ruangan lebih terang dan lebih lebar. Bisa juga memakai motif-motif ala Timur Tengah pada kap lampu, sarung bantal hias, sofa dan karpet," saran Rina, saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
2. Warna Terang Sebagai Aksen
Jika sudah memutuskan untuk mengecat rumah dengan warna pastel atau putih, Anda bisa menggunakan warna-warna terang sebagai aksen untuk mempercantik ruangan. Misalnya warna biru elektrik atau toska pada list jendela, atau dikreasikan sebagai motif di salah satu bagian dinding.
"Bisa juga misalnya rumah didominasi white and black tapi ada aksen kursi warna fuchsia di ujung ruangan. Juga bisa yang memakai lilin, lampu, vas bunga atau pigura sebagai aksesori," tutur pendiri Destijl Cipta Kreasi ini.
3. Putih untuk Refleksi Kesucian
Secara pribadi, Rina menyukai dominasi warna putih dalam dekorasi ruangan yang berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, putih merepresentasikan kesucian, sesuatu yang bersih, kembali lagi ke fitri. Namun menata ruangan dengan warna putih bisa membuat rumah terlihat monoton jika tidak diimbangi dengan dekorasi yang tepat.
Warna putih tidak harus diaplikasikan pada dinding. Tapi bisa juga dengan mengganti karpet nuansa putih, tirai berwarna off-white atau mengganti pigura foto dengan warna netral tersebut.
"Kalau mau semuanya putih bisa dengan gaya white-on-white tapi tone-nya yang dibuat berbeda dan main tekstur. Masukkan juga hitam dan gold untuk 'memadamkan' warna putih," Rina menganjurkan. (hst/hst)
Sebagian orang pun ingin rumahnya tampak baru dan lebih segar untuk menyambut para tamu yang datang. Mendekorasi ulang rumah tentunya perlu perencanaan dan perhitungan yang lebih matang. Sebab, hasil penataan ulang seharusnya bisa tetap dipertahankan untuk waktu yang lama.
Tapi dengan waktu yang tinggal beberapa hari lagi, apakah memungkinkan untuk mengubah tampilan rumah sehingga terlihat baru? Desainer interior Rina Renville memberikan beberapa tipsnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Warna netral dan pastel yang jadi tren di 2016 bisa diaplikasikan untuk dekorasi Lebaran. Begitu juga dengan pemakaian material bergaya unfinished, rustic serta white-on-white.
"Warna pastel membuat ruangan lebih terang dan lebih lebar. Bisa juga memakai motif-motif ala Timur Tengah pada kap lampu, sarung bantal hias, sofa dan karpet," saran Rina, saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
2. Warna Terang Sebagai Aksen
![]() |
Jika sudah memutuskan untuk mengecat rumah dengan warna pastel atau putih, Anda bisa menggunakan warna-warna terang sebagai aksen untuk mempercantik ruangan. Misalnya warna biru elektrik atau toska pada list jendela, atau dikreasikan sebagai motif di salah satu bagian dinding.
"Bisa juga misalnya rumah didominasi white and black tapi ada aksen kursi warna fuchsia di ujung ruangan. Juga bisa yang memakai lilin, lampu, vas bunga atau pigura sebagai aksesori," tutur pendiri Destijl Cipta Kreasi ini.
3. Putih untuk Refleksi Kesucian
![]() |
Secara pribadi, Rina menyukai dominasi warna putih dalam dekorasi ruangan yang berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, putih merepresentasikan kesucian, sesuatu yang bersih, kembali lagi ke fitri. Namun menata ruangan dengan warna putih bisa membuat rumah terlihat monoton jika tidak diimbangi dengan dekorasi yang tepat.
Warna putih tidak harus diaplikasikan pada dinding. Tapi bisa juga dengan mengganti karpet nuansa putih, tirai berwarna off-white atau mengganti pigura foto dengan warna netral tersebut.
"Kalau mau semuanya putih bisa dengan gaya white-on-white tapi tone-nya yang dibuat berbeda dan main tekstur. Masukkan juga hitam dan gold untuk 'memadamkan' warna putih," Rina menganjurkan. (hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Tertutup Hijab Seharian? Ini Cara Biar Tetap Fresh & Nggak Lepek
Makanan & Minuman
Hampers Lebaran Makin Berkelas dengan Monde Butter Cookies Blue Shell 454gr
Elektronik & Gadget
Ini Alasan ASUS Vivobook 14 A1404VA Cocok Buat Kamu yang Super Sibuk
Elektronik & Gadget
Ini Rekomendasi SSD yang Cepat, Aman, dan Berkualitas
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Belajar Crochet dari Nol di Jakarta! Seru Membuat Chunky Bag di Workshop Ini
Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang Saat Mengeringkan Baju
Workshop Crochet Sambil Healing di Jakarta Lewat Workshop One Stitch at the Time
4 Tips Pilih Alat Elektronik Supaya Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak
Tips Mencuci Bedcover dan Gorden Besar di Mesin Cuci Jelang Lebaran
Most Popular
1
Foto: Timothee Chalamet Cium Kylie Jenner di After Party Oscar 2026
2
Tipe Orang Saat Mudik Berdasarkan Zodiak, Kamu Santai atau Panikan? (Bag. 2)
3
Sinopsis Boss Level, Film Naomi Watts di Bioskop Trans TV Hari Ini
4
Makeup Douyin Pakai C-Beauty di Seluruh Wajah, Bagaimana Hasilnya?
5
40 Caption Lucu untuk Mudik yang Receh dan Bikin Ngakak
MOST COMMENTED














































