Doa Mandi Wajib Jelang Bulan Ramadan, Setelah Haid, Nifas & Berhubungan

Arina Yulistara - wolipop Kamis, 24 Mar 2022 05:30 WIB
shower with flowing water and steam, closeup view Ilustrasi mandi wajib. Foto: Getty Images/iStockphoto/nikkytok
Jakarta -

Jelang Ramadan, umat Muslim siap-siap untuk menjalankan ibadah puasa. Namun wanita tidak boleh berpuasa saat sedang haid. Begitu pula bila berhubungan intim pada malam hari maka perlu melakukan dan membaca doa mandi wajib sebelum berpuasa.

Apakah berbeda doa mandi wajib yang dilakukan pada bulan Ramadan? Untuk doa mandi wajib tidak ada perbedaan, hanya saja waktu melakukan dan membaca doa mandi wajib yang perlu diperhatikan.

Dalam Al Quran, Allah SWT telah memerintahkan untuk menjalankan dan membaca doa mandi wajib setelah haid, nifas, atau berhubungan seks. Meski bukan bulan Ramadan, umat Islam diperintahkan untuk melakukan dan membaca doa mandi wajib, seperti tertuang dalam surat Al Maidah ayat 6 yang berbunyi;

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ - ٦

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku. Dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan maka jika kamu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci). Usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur."

Terkait waktu melakukan dan membaca mandi wajib pada bulan Ramadhan, kamu dianjurkan agar menjalaninya sebelum Subuh. Namun jika ada kondisi yang membuatmu tak bisa menjalani dan membaca doa mandi wajib sebelum Subuh pada bulan Ramadhan maka tak membatalkan puasa.

Dalam sebuah hadist, istri Nabi Muhammad, Aisyah RA, pernah bercerita, "Rasulullah saat Subuh dalam keadaan junub setelah bersetubuh bukan karena mimpi. Beliau tidak membatalkan puasanya dan tidak mengqadhanya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Meski demikian, Rasulullah SAW segera melakukan dan membaca doa mandi wajib agar bisa menjalani ibadah salat Subuh. Kamu pun dianjurkan menjalani dan membaca doa mandi wajib untuk menyempurnakan ibadahmu selama bulan Ramadan.

Kamu juga perlu memperhatikan kalau bacaan doa mandi wajib setelah haid, nifas, dan berhubungan seks ada sedikit perbedaan. Berikut doa mandi wajib:

1. Doa Mandi Wajib Setelah Haid

Berikut bacaan niat dan doa mandi wajib setelah haid;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi Ta'aala.

Artinya:

"Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala."

2. Doa Mandi Wajib Setelah Nifas

Sedikit perbedaan untuk doa mandi wajib setelah nifas. Berikut doa mandi wajib setelah nifas;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi lillahi Ta'aala.

Artinya:

"Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala."

3. Doa Mandi Wajib Setelah Berhubungan Seks

Kemudian ini dia doa mandi wajib setelah berhubungan seks. Doa mandi wajib yang satu ini bersifat umum sehingga bisa dibaca oleh laki-laki dan perempuan yang akan menyucikan diri setelah berhubungan badan atau keluar air mani.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala.

Artinya:

"Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar fardhu kerena Allah Ta'ala."

Itulah bacaan doa mandi wajib jelang Ramadan untuk kamu yang baru saja selesai haid, nifas atau berhubungan intim.



Simak Video "Melihat Konsep Jawa Klasik untuk Pernikahan Ketua MK-Adik Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)