Doa Mandi Junub Setelah Haid dan Berhubungan Seks, Beserta Tata Caranya

Arina Yulistara - wolipop Kamis, 30 Sep 2021 09:30 WIB
Muslim Woman pray and Beautiful background. Doa mandi junub. Foto: Getty Images/iStockphoto/Arthit_Longwilai
Jakarta -

Setelah haid atau berhubungan seks, wanita muslim disarankan segera melakukan mandi junub untuk menyucikan diri. Bagaimana doa mandi junub setelah haid dan apakah boleh menunda-nunda?

Berdasarkan surat Al-Maidah ayat 6 yang berbunyi;

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur,"

Melihat tafsiran ayat dari Surat Al-Maidah di atas, wanita maupun pria tak disarankan untuk menunda mandi junub. Kalau alasan menunda mandi junub karena sakit, dalam perjalanan, atau cuaca dingin sehingga khawatir jatuh sakit maka bertayamum saja.

Jika sudah bertayamum karena kondisi yang tak memungkinkan mandi junub dengan air maka tidak perlu membersihkan diri lagi nantinya. Ada pula hadist yang mengisahkan Rasulullah SAW masih dalam keadaan junub hingga memasuki waktu fajar dan segera menjalankan mandi junub agar bisa berpuasa.

قالت عائشة رضي الله عنها : كان النبي صلى الله عليه و سلم يدركه الفجر في رمضان من غير حلم فيغتسل ويصوم
(رواه البخاري)

'Aisyah RA. berkata: " Bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW pernah memasuki waktu fajar, padahal ia dalam keadaan junub karena bergaul dengan isterinya, kemudian ia mandi (mandi junub) dan melanjutkan puasa. (HR. Bukhari dari 'Aisyah RA.)

Lalu bagaimana dengan doa mandi junub setelah haid dan berhubungan seks serta tata cara melakukannya? Simak uraian di bawah ini.

Doa Mandi Junub

Mandi junub terlihat seperti mandi pada umumnya. Namun perlu disertai doa mandi junub dan mengikuti langkah-langkah tertentu untuk memastikan tubuh benar-benar bersih sehingga kembali dalam keadaan suci.

Wanita yang telah selesai haid, usai nifas, atau berhubungan seks, wajib melakukan dan membaca doa mandi junub. Baca doa mandi junub sebelum mulai melakukannya.

Untuk doa mandi junub bisa disesuaikan dengan tujuan melakukannya. Ada sedikit perbedaan doa mandi junub secara umum yang bisa dibaca dengan tujuan menyucikan diri setelah berhubungan seks, mandi junub usai haid, dan selesai nifas.

Doa mandi junub secara umum yang bisa dibaca jika ingin menyucikan diri setelah berhubungan seks;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala.

Artinya:

"Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar fardhu kerena Allah Ta'ala."

Doa mandi junub setelah haid;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi Ta'aala.

Artinya:

"Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala."

Doa mandi junub usai nifas;

Kondisi ini hanya dialami oleh wanita setelah melahirkan yang umumnya mengalami masa nifas selama kurang lebih 40 hari. Setelah usai menyelesaikan masa nifas yang ditandai tidak mengeluarkan darah melalui vagina maka bisa melakukan mandi junub untuk menyucikan diri.

Adapun doa mandi junub usai masa nifas;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi lillahi Ta'aala.

Artinya:

"Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala."

Setelah doa dan niat mandi junub maka segera melakukan tata caranya. Berikut tata cara menyucikan diri setelah membaca doa mandi junub.

Tata Cara Mandi Junub

1. Mencuci kedua tangan

Setelah membaca niat dan doa mandi junub dalam hati, mulailah dengan mencuci kedua tangan tiga kali seperti berwudhu. Tujuannya tentu membersihkan diri dari najis.

2. Membersihkan bagian intim

Bersihkan bagian intim yang dianggap 'kotor', baik setelah haid, nifas, maupun usai berhubungan seks.

3. Cuci tangan kembali

Usai membersihkan bagian intim maka basuh tangan kembali menggunakan sabun agar memastikannya sudah benar-benar bersih.

4. Lakukan gerakan wudhu

Bersihkan tubuh seperti hendak berwudhu, mulai dari membasuh tangan, kepala, sampai kaki. Lakukan masing-masing sebanyak tiga kali.

5. Basahi kepala

Siram kepala dengan air sebanyak tiga kali hingga ke pangkal rambut. Pastikan semuanya tersiram air dan gunakan sampo agar semakin bersih.

Untuk wanita sunah hukumnya memisah-misahkan rambut dengan jari-jari tangan. Menyela-nyela rambut dengan jari tangan wajib dilakukan pria.

6. Basahi seluruh tubuh


Basahi seluruh tubuh dengan air mulai dari sisi kanan terlebih dahulu. Kemudian lanjut sisi yang kiri setelah kanan selesai.

Setelah mengetahui doa mandi junub setelah haid dan berhubungan seks serta tata cara melakukannya, yuk jangan menunda-nunda usai haid, nifas, atau berhubungan seks.



Simak Video "Selesaikan Misi Permen Dalgona 'Squid Game' Dapat Buku Gratis"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)