Viral Hijabers Curhat Ditolak Masuk Klub Malam, Diminta Lepas Jilbab
Gresnia Arela Febriani - wolipop
Kamis, 31 Okt 2019 15:38 WIB
Jakarta
-
Kisah hijabers yang mengaku mendapatkan diskriminasi saat akan masuk ke sebuah tempat hiburan malam populer di Sydney, Australia, ini viral. Dia mengaku dilarang masuk ke dalam klub malam kecuali harus melepaskan hijabnya.
Wanita itu bernama Soaliha Iqbal berbagi kisahnya di Facebook yang kini sudah viral. Dalam ceritanya, dia mengaku datang bersama teman-temannya ke restoran dan klub hiburan yang ada di Hotel Paragon, Circular Quay, Sydney, untuk makan malam dan bersantai setelah menghadiri protes perubahan iklim.
Pada saat itu, dia dan teman-temannya yang semuanya wanita berbaris di pintu masuk. Satu per satu temannya dibiarkan untuk masuk ke dalam setelah penjaga memeriksa identitas masing-masing. Namun, ketika sudah tiba giliran Soaliha untuk masuk, perlakuan berbeda diterimanya dari penjaga pintu masuk.
Soaliha mengklaim salah satu penjaga pintu memintanya untuk melepaskan hijabnya. Tanpa melihat kartu identitasnya, sang penjaga pintu tidak memperbolehkan masuk ke dalam klub tersebut kecuali melepaskan jilbabnya itu. Sontak, mahasiswi 21 tahun itu merasa dipermalukan dan sangat marah karena mendapat perlakuan diskriminatif.
"Apa itu? Lepas," demikian kata penjaga pintu klub malam padanya.
"Sikap mengancam para penjaga bar itu membuat aku merasa dihina dan aku sangat marah," tulis Soaliha. "Aku merasa sangat emosi, dan menahan air mata, aku hanya bisa merespon dengan gemetar' Apakah Anda serius? Ini adalah hijabku," tulisnya lagi mengingat kejadian diskriminatif yang dialaminya.
Ketika Soaliha menolak untuk melepaskan hijabnya, penjaga bar mengatakan kepadanya untuk tetap berdiri di samping, yang menandakan bahwa ia tidak akan diizinkan masuk. Penjaga klub malam itu juga menyebutnya bertindak berlebihan saat mengatakan si pria bersikap rasis.
Seorang polisi yang berada di dekat lokasi kejadian kemudian mendatangi Soaliha dan penjaga pintu klub malam. Setelah mendengar penjelasan penjaga, polisi malah memintanya meninggalkan area tersebut karena mereka dilarang untuk masuk.
Soaliha pun merasa mendapatkan intimidasi lagi. Dan saat situasi semakin panas, semakin banyak polisi datang ke area pintu masuk klub malam tersebut hanya untuk menghadapi protesnya yang merasa mendapat perlakuan diskriminatif.
"Aku belum pernah dalam hidupku diperlakukan seperti ini," katanya. "Aku tidak mengerti mengapa tidak ada yang menjelaskan apa yang terjadi dan meminta maaf kepadaku. Aku masih merasa didiskriminasikan, aku masih merasa tidak selamat di kotaku sendiri. Aku masih merasa aku sedang diperlakukan tidak adil karena aku memakai hijab," tulis Soaliha.
Seorang pegawai hotel kemudian berbicara dengan petugas polisi dan menjelaskan bahwa ada miskomunikasi antara penjaga pintu klub dengan Soaliha. Namun lagi-lagi Soaliha dianggap bersikap berlebihan karena marah-marah dan mengaku mendapat perlakuan diskriminatif.
Setelah tulisannya ini viral, seorang staff klub malam menghubunginya lewat email dan meminta maaf. Menurut sang staff, penjaga pintu klub malam itu hanya mengikuti prosedur yang ada di mana seluruh tamu harus dicek apakah fotonya di kartu identitasnya sama dengan penampilannya. Oleh karena itulah Soaliha diminta melepas hijabnya.
Tapi klaim sang staff itu dibantah Soaliha lagi. Karena menurutnya sang penjaga pintu klub malam sama sekali tidak pernah meminta kartu identitasnya. Saat bertemu dengannya, sang penjaga pintu masuk hanya langsung menyuruhnya melepas jilbabnya.
(gaf/eny)
Wanita itu bernama Soaliha Iqbal berbagi kisahnya di Facebook yang kini sudah viral. Dalam ceritanya, dia mengaku datang bersama teman-temannya ke restoran dan klub hiburan yang ada di Hotel Paragon, Circular Quay, Sydney, untuk makan malam dan bersantai setelah menghadiri protes perubahan iklim.
Pada saat itu, dia dan teman-temannya yang semuanya wanita berbaris di pintu masuk. Satu per satu temannya dibiarkan untuk masuk ke dalam setelah penjaga memeriksa identitas masing-masing. Namun, ketika sudah tiba giliran Soaliha untuk masuk, perlakuan berbeda diterimanya dari penjaga pintu masuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soaliha Iqbal. Foto: dok. facebook Soaliha Iqbal |
Soaliha mengklaim salah satu penjaga pintu memintanya untuk melepaskan hijabnya. Tanpa melihat kartu identitasnya, sang penjaga pintu tidak memperbolehkan masuk ke dalam klub tersebut kecuali melepaskan jilbabnya itu. Sontak, mahasiswi 21 tahun itu merasa dipermalukan dan sangat marah karena mendapat perlakuan diskriminatif.
"Apa itu? Lepas," demikian kata penjaga pintu klub malam padanya.
"Sikap mengancam para penjaga bar itu membuat aku merasa dihina dan aku sangat marah," tulis Soaliha. "Aku merasa sangat emosi, dan menahan air mata, aku hanya bisa merespon dengan gemetar' Apakah Anda serius? Ini adalah hijabku," tulisnya lagi mengingat kejadian diskriminatif yang dialaminya.
Ketika Soaliha menolak untuk melepaskan hijabnya, penjaga bar mengatakan kepadanya untuk tetap berdiri di samping, yang menandakan bahwa ia tidak akan diizinkan masuk. Penjaga klub malam itu juga menyebutnya bertindak berlebihan saat mengatakan si pria bersikap rasis.
Lokasi Hotel Paragon. Foto: dok. facebook Soaliha Iqbal |
Seorang polisi yang berada di dekat lokasi kejadian kemudian mendatangi Soaliha dan penjaga pintu klub malam. Setelah mendengar penjelasan penjaga, polisi malah memintanya meninggalkan area tersebut karena mereka dilarang untuk masuk.
Soaliha pun merasa mendapatkan intimidasi lagi. Dan saat situasi semakin panas, semakin banyak polisi datang ke area pintu masuk klub malam tersebut hanya untuk menghadapi protesnya yang merasa mendapat perlakuan diskriminatif.
"Aku belum pernah dalam hidupku diperlakukan seperti ini," katanya. "Aku tidak mengerti mengapa tidak ada yang menjelaskan apa yang terjadi dan meminta maaf kepadaku. Aku masih merasa didiskriminasikan, aku masih merasa tidak selamat di kotaku sendiri. Aku masih merasa aku sedang diperlakukan tidak adil karena aku memakai hijab," tulis Soaliha.
Seorang pegawai hotel kemudian berbicara dengan petugas polisi dan menjelaskan bahwa ada miskomunikasi antara penjaga pintu klub dengan Soaliha. Namun lagi-lagi Soaliha dianggap bersikap berlebihan karena marah-marah dan mengaku mendapat perlakuan diskriminatif.
Setelah tulisannya ini viral, seorang staff klub malam menghubunginya lewat email dan meminta maaf. Menurut sang staff, penjaga pintu klub malam itu hanya mengikuti prosedur yang ada di mana seluruh tamu harus dicek apakah fotonya di kartu identitasnya sama dengan penampilannya. Oleh karena itulah Soaliha diminta melepas hijabnya.
Tapi klaim sang staff itu dibantah Soaliha lagi. Karena menurutnya sang penjaga pintu klub malam sama sekali tidak pernah meminta kartu identitasnya. Saat bertemu dengannya, sang penjaga pintu masuk hanya langsung menyuruhnya melepas jilbabnya.
Percakapan Soaliha Iqbal. Foto: dok. facebook Soaliha Iqbal |
Perawatan dan Kecantikan
Capek Double Cleansing? Produk Ini Bisa Bersihkan Makeup dengan Cepat
Fashion
On Cloud 6 Coast Men, Sneakers Ringan dan Empuk untuk Harian-Traveling
Home & Living
Philips Handheld Steamer STH3010/70, Solusi Setrika Cepat & Tanpa Ribet
Perawatan dan Kecantikan
Atasi Luka Pakai Betadine Clear Antiseptic Spray, Cocok buat Semua Usia
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
60 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 Islami yang Penuh Doa
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
Buttonscarves Rilis Koleksi Lebaran 2026, Eksplorasi Budaya Mesir dan Maroko
Most Popular
1
Finalis Miss Grand Thailand Viral, Veneer Giginya Tiba-Tiba Lepas di Panggung
2
8 Gaya Lucu Anak Selebriti, Nagita Slavina hingga Margin Wieheerm Pakai Hijab
3
Gaya Davina Karamoy saat Pulkam Lebaran Viral, Duduk Lesehan Sambil Bagi THR
4
Heboh Ibu Mertua Jun Ji Hyun Komentari Bahasa Inggris BTS, Ini Klarifikasinya
5
Viral Verificator
Viral Baju Lebaran dari Taplak Meja, Hasil Akhirnya Tak Disangka
MOST COMMENTED












































Soaliha Iqbal. Foto: dok. facebook Soaliha Iqbal
Lokasi Hotel Paragon. Foto: dok. facebook Soaliha Iqbal
Percakapan Soaliha Iqbal. Foto: dok. facebook Soaliha Iqbal