Misi Mulia Peserta Sunsilk Hijab Hunt, Ingin Ajar Anak Difabel Menari

Kiki Oktaviani - wolipop Sabtu, 20 Apr 2019 16:37 WIB
Foto: Kiki Oktaviani/Wolipop Foto: Kiki Oktaviani/Wolipop

Medan - Cut Dara Yuninda menampilkan bakat tari melayu modifikasi di Sunsilk Hijab Hunt 2019 di Medan, Sumatera Utara. Dalam dunia tari, hijabers 21 tahun itu memang berbakat hingga kerap meraih juara di festival budaya mancanegara.

Wanita yang pernah memenangkan juara tari di Delhi Art Festival di New Delhi pada 2015 silam itu mengaku ingin membagi kemapuan tarinya untuk orang lain, terutama bagi mereka yang difabel.

"Aku inginnya suatu hari bisa buka sanggar untuk anak-anak difabel. Temenku jadi guru di SLB dan aku diminta untuk ajarin anak-anak difabel menari, di situ aku terenyuh," ujar Cut di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 Medan, Sabtu (20/4/2019).

Gadis yang sudah menekuni dunia tari selama 10 tahun itu mengaku bahwa pencapaian bukan semata-mata dari menerima piala atau juara. Baginya, pencapaian juga bisa dirasakan ketika bisa bermanfaat untuk orang lain.

"Aku dan teman-teman pernah membantu untuk mencari dana untuk sebuah sekolah kecil di kota Binjai agar tidak ditutup. Di situ aku ajarkan nari anak-anak SD di sana untuk penampilan di acara penggalangan dana. Alhamdulillah sekolahnya nggak jadi ditutup. Saat itu aku bahagia banget. Itu salah satu pencapaian yang besar untukku karena bisa sedikit membantu adik-adik di sana," ceritanya.

Wanita yang juga bergelar Duta Pariwisata Medan itu mengaku bahwa ajang kompetisi Sunsilk Hijab Hunt ini membuka peluang-peluang baru. Meski seandainya tidak jadi juara, namun Cut tetap merasakan manfaatnya.

"Yang penting menjalin relasi dengan ketemu dan bisa kenal dengan orang-orang baru," ucap wanita dari Binjai, Sumatera Utara itu. (dtg/dtg)