10 Years Challenge di Turki Dijadikan Aksi Lepas Hijab, Tuai Kontroversi

Silmia Putri - wolipop Kamis, 24 Jan 2019 13:00 WIB
10 Years Challenge di Turki. Foto: Dok. Unsplash/AldyRkhanov 10 Years Challenge di Turki. Foto: Dok. Unsplash/AldyRkhanov

Jakarta - Hashtag 10 Years Challenge viral di media sosial beberapa waktu terakhir. Isi hashtag ini menampilkan foto-foto perbedaan penampilan seseorang di tahun 2009 dan 2019. Tantangan ini dijadikan momen bernostalgia hingga mewakili aksi tertentu seperti isu kemanusiaan.

Namun, sejumlah muslimah di Turki justru menunjukkan aksi yang berbeda. Mereka menunjukkan perubahan dari berhijab menjadi tidak berhijab. Hal ini seiring dengan perubahan kebijakan setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan menjabat tahun 2014.


Dulu, warga perempuan Turki diwajibkan memakai hijab ke sekolah hingga perguruan tinggi. Peraturan itu dihapus oleh Presiden Recep Tayyip dan hijab menjadi tanggung jawab personal.



Melalui #10YearsChallenge, para muslimah Turki dengan bangga memperlihatkan kebebasan yang ia miliki sekarang setelah tidak memakai hijab. Hal ini tentu menuai banyak pro-kontra.

"Sulit dijelaskan betapa indahnya hidup sesuai dengan keyakinan dan kemauanmu sendiri," cuit seorang perempuan Turki bernama Nazan sambil mengunggah foto terbarunya tanpa hijab.



Tak sedikit netizen yang kesal dengan viralnya foto 10 Years Challenge versi lepas hijab itu. Banyak yang berpendapat hal tersebut tak perlu diumumkan ke media sosial dan merupakan perilaku yang tidak menghargai hijabers.

"Aku lihat banyak postingan tentang lepas hijab beberapa hari ini. Aku pikir ini omong kosong! Kamu harusnya menghormati orang-orang yang memakai hijab, sama dengan mereka yang melepas hijab. Hentikan berkomentar menghina," ungkap seorang pria Turki di Twitter.

Menjawab aksi tersebut, banyak pula wanita Turki yang menunggah foto berhijab dan mengutarakan kebahagiaan untuk tetap bisa memakai hijab. Mereka tidak mau aksi lepas hijab itu dirayakan. (sil/sil)