Hijabers Jerman Turun ke Jalan Tunjukkan Solidaritas untuk Kaum Yahudi
Silmia Putri - wolipop
Rabu, 02 Mei 2018 17:13 WIB
Jakarta
-
Ribuan orang di Jerman melakukan gerakan turun ke jalan dalam rangka melawan anti-semitism yang merupakan sikap permusuhan atau prasangka buruk terhadap kaum Yahudi di Jerman. Dilansir dari CNN, demonstrasi terbesar dilakukan di Berlin, diikuti kota lain seperti Erfurt, Potsdam dan Cologne pada Rabu (25/04/2018).
Gerakan tersebut menjadi perhatian karena terlihat sosok hijabers di antara kerumunan pendemo. Beberapa wanita berhijab turun ke jalan menunjukkan aksi solidaritas kepada tetangga Yahudinya.
Beberapa hijabers terpotret media mengenakan kippah sebagai bentuk solidaritas. Kippah merupakan topi yang biasanya dikenakan oleh pria Yahudi ortodoks, dan menjadi simbol umat yahudi.
Foto-foto tersebut menjadi viral di media sosial. Banyak yang merasa salut dengan aksi yang dilakukan umat muslim ini. Aksi mereka disebut-sebut sebagai bentuk toleransi yang indah.
Baca juga: Cerita Hijabers Tentang Indahnya Toleransi Beragama di Maluku
"Amazing! Muslim di Jerman mengenakan kippa untuk mendukung anti-semitism terhadap warga Yahudi. Masalahnya bukan pada muslim, tapi pada radikalisme," tulis akun Twitter bernama Hananya Naftali.
Baca juga: 7 Brand Ini Dikecam Karena Jual Barang Berlogo Nazi Sampai Lambang Yahudi
Bukan hanya umat muslim yang pernah menunjukkan solidaritasnya kepada umat Yahudi. Dilansir dari Stepfeed, umat Yahudi di Amerika pun pernah membela umat muslim saat Donald Trump memberikan larangan traveling ke negaranya untuk warga negara mayoritas muslim.
Kelompok yang menamakan dirinya Jewish Voice for Peace menegaskan perlawanan terhadap rasisme. Mereka siap menjadi garda terdepan untuk melawan kebencian dan rasisme.
Sebuah foto yang berasal dari Chicago Tribune menjadi viral saat aksi Jewish Voice for Peace tersebut. Terlihat dua orang anak, satu perempuan berhijab dan satu laki-laki memakai kippah yang berkomunikasi dengan damai. (sil/sil)
Gerakan tersebut menjadi perhatian karena terlihat sosok hijabers di antara kerumunan pendemo. Beberapa wanita berhijab turun ke jalan menunjukkan aksi solidaritas kepada tetangga Yahudinya.
Beberapa hijabers terpotret media mengenakan kippah sebagai bentuk solidaritas. Kippah merupakan topi yang biasanya dikenakan oleh pria Yahudi ortodoks, dan menjadi simbol umat yahudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hijabers Jerman Turun ke Jalan Tunjukkan Solidaritas untuk Kaum Yahudi. Foto: Istimewa |
Baca juga: Cerita Hijabers Tentang Indahnya Toleransi Beragama di Maluku
Hijabers Jerman Turun ke Jalan Tunjukkan Solidaritas untuk Kaum Yahudi. Foto: Istimewa |
"Amazing! Muslim di Jerman mengenakan kippa untuk mendukung anti-semitism terhadap warga Yahudi. Masalahnya bukan pada muslim, tapi pada radikalisme," tulis akun Twitter bernama Hananya Naftali.
Baca juga: 7 Brand Ini Dikecam Karena Jual Barang Berlogo Nazi Sampai Lambang Yahudi
Bukan hanya umat muslim yang pernah menunjukkan solidaritasnya kepada umat Yahudi. Dilansir dari Stepfeed, umat Yahudi di Amerika pun pernah membela umat muslim saat Donald Trump memberikan larangan traveling ke negaranya untuk warga negara mayoritas muslim.
Kelompok yang menamakan dirinya Jewish Voice for Peace menegaskan perlawanan terhadap rasisme. Mereka siap menjadi garda terdepan untuk melawan kebencian dan rasisme.
Hijabers Jerman Turun ke Jalan Tunjukkan Solidaritas untuk Kaum Yahudi. Foto: Chicago Tribune |
Sebuah foto yang berasal dari Chicago Tribune menjadi viral saat aksi Jewish Voice for Peace tersebut. Terlihat dua orang anak, satu perempuan berhijab dan satu laki-laki memakai kippah yang berkomunikasi dengan damai. (sil/sil)












































Hijabers Jerman Turun ke Jalan Tunjukkan Solidaritas untuk Kaum Yahudi. Foto: Istimewa
Hijabers Jerman Turun ke Jalan Tunjukkan Solidaritas untuk Kaum Yahudi. Foto: Istimewa
Hijabers Jerman Turun ke Jalan Tunjukkan Solidaritas untuk Kaum Yahudi. Foto: Chicago Tribune