Jual Hijab, Departement Store Amerika 'Macy's' Jadi Kontroversi
Silmia Putri - wolipop
Rabu, 14 Feb 2018 12:31 WIB
Jakarta
-
Belum lama ini salah satu departement store terbesar di Amerika, Macy's mengumumkan bahwa tokonya akan menjual produk hijab. Ia berkolaborasi dengan merek hijab Verona Collection meluncurkan produk fesyen seperti scarf, cardigan, dan abaya.
Verona Collection merupakan besutan seorang wanita muallaf bernama Lisa Vogl. Wanita berhijab ini membesarkan produk hijab tak hanya di Amerika tapi juga Inggris dan Prancis.
Namun, tak lama setelah pengumuman itu Macy's dihujani hujatan di media sosial. Netizen AS beranggapan keputusannya ini ironis karena banyak wanita di Timur Tengah yang sedang berjuang ingin melepaskan hijabnya.
Hal ini berkaitan dengan tagar #NoHijabDay yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Gerakan yang berasal dari Iran ini menuntut pemerintah untuk membebaskan para wanita di sana untuk tidak berhijab.
Gerakan ini diungkit-ungkit oleh masyarakat AS. Seorang netizen dengan akun Twitter @GinaMarie497 menulis, "Macy's mempromosikan 'keberagaman'. Ketika wanita di Timur Tengah mempertaruhkan nyawa agar bisa melepaskan hijab, Macy's ingin wanita Amerika untuk mengenakannya (hijab)."
Hal ini tentu saja jadi perdebatan hangat. Banyak pula netizen yang merasa terusik dengan hujatan tersebut.
"Apakah Macy's menyuruhmu untuk mengenakan hijab? Apa bedanya dengan brand yang menjual produk plus size? Apakah Macy's menyuruh wanita Amerika untuk memiliki tubuh plus size? Atau penjualan bikini, apakah Macy's menyuruh semua wanita Amerika untuk mengenakan bikini? Kamu hanya tidak menyukainya (hijab)," ungkap akun bernama @izzie_alh.
Meski banyak yang menghujat, beberapa warga AS yang tidak berhijab tetap mendukung keputusan Macy's. "Wow Macy's, meskipun saya tidak berhijab tapi keputusan ini sangat baik," ungkap akun Twitter bernama @fagrousha.
Dilansir dari Fox Business Network, Dr. Zuhdi Jasser yang mewakili American Islamic Forum for Democracy ikut memberikan dukungan kepada Macy's. Ia berpendapat bahwa gerakan di Iran sebenarnya adalah untuk menuntut pemerintah memberikan kebebasan pada warganya untuk berhijab ataupun tidak. Keputusan Macy's untuk menjual hijab justru membuktikan bahwa Amerika adalah negara yang memberikan kebebasan dan toleransi.
"Ibtihaj Muhammad jadi fenomenal karena ia memakai hijab. Tapi Laila Muhammad atlit yang memenangkan medali emas tidak seterkenal itu karena ia tidak memakai hijab. Seharusnya Amerika memandang keberagaman secara menyeluruh tidak hanya pada hijabnya saja," ungkap Dr. Zuhdi Jasseer.
Hingga saat ini pihak Macy's belum memberikan tanggapan. Rencananya produk hijab baru akan diluncurkan Macy's tanggal 15 Februari 2018. Sejauh ini, rencana tersebut masih akan tetap dilaksanakan. (sil/sil)
Verona Collection merupakan besutan seorang wanita muallaf bernama Lisa Vogl. Wanita berhijab ini membesarkan produk hijab tak hanya di Amerika tapi juga Inggris dan Prancis.
Foto: Website Verona Collection |
Namun, tak lama setelah pengumuman itu Macy's dihujani hujatan di media sosial. Netizen AS beranggapan keputusannya ini ironis karena banyak wanita di Timur Tengah yang sedang berjuang ingin melepaskan hijabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerakan ini diungkit-ungkit oleh masyarakat AS. Seorang netizen dengan akun Twitter @GinaMarie497 menulis, "Macy's mempromosikan 'keberagaman'. Ketika wanita di Timur Tengah mempertaruhkan nyawa agar bisa melepaskan hijab, Macy's ingin wanita Amerika untuk mengenakannya (hijab)."
Foto: Website Verona Collection |
Hal ini tentu saja jadi perdebatan hangat. Banyak pula netizen yang merasa terusik dengan hujatan tersebut.
"Apakah Macy's menyuruhmu untuk mengenakan hijab? Apa bedanya dengan brand yang menjual produk plus size? Apakah Macy's menyuruh wanita Amerika untuk memiliki tubuh plus size? Atau penjualan bikini, apakah Macy's menyuruh semua wanita Amerika untuk mengenakan bikini? Kamu hanya tidak menyukainya (hijab)," ungkap akun bernama @izzie_alh.
Meski banyak yang menghujat, beberapa warga AS yang tidak berhijab tetap mendukung keputusan Macy's. "Wow Macy's, meskipun saya tidak berhijab tapi keputusan ini sangat baik," ungkap akun Twitter bernama @fagrousha.
Dilansir dari Fox Business Network, Dr. Zuhdi Jasser yang mewakili American Islamic Forum for Democracy ikut memberikan dukungan kepada Macy's. Ia berpendapat bahwa gerakan di Iran sebenarnya adalah untuk menuntut pemerintah memberikan kebebasan pada warganya untuk berhijab ataupun tidak. Keputusan Macy's untuk menjual hijab justru membuktikan bahwa Amerika adalah negara yang memberikan kebebasan dan toleransi.
#Macy's to launch Muslim-inspired clothing line
— 🚫 STOP TERROR (@S_T_O_P_TERROR) February 8, 2018
American Islamic Forum for Democracy Dr. Zuhdi Jasser questions the motives behind Macy's decision to launch a Muslim-inspired clothing line. #Hijab #ShariahLaw pic.twitter.com/R1KgyFznSF
"Ibtihaj Muhammad jadi fenomenal karena ia memakai hijab. Tapi Laila Muhammad atlit yang memenangkan medali emas tidak seterkenal itu karena ia tidak memakai hijab. Seharusnya Amerika memandang keberagaman secara menyeluruh tidak hanya pada hijabnya saja," ungkap Dr. Zuhdi Jasseer.
Hingga saat ini pihak Macy's belum memberikan tanggapan. Rencananya produk hijab baru akan diluncurkan Macy's tanggal 15 Februari 2018. Sejauh ini, rencana tersebut masih akan tetap dilaksanakan. (sil/sil)
Elektronik & Gadget
Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Ini Rekomendasi Air Cooler Terbaik
Kesehatan
Jaga Kesehatan Mulut Lewat Betadine Obat Kumur Mouthwash
Makanan & Minuman
Ngemil Tiap Hari Tanpa Takut Gemuk? Coba Cookies Gluten-Free Tinggi Protein Ini!
Makanan & Minuman
Bukan Sekadar Bumbu! Kunyit Putih Bubuk Ini Jadi Rahasia Sehat yang Lagi Dicari Banyak Orang
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
60 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 Islami yang Penuh Doa
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
Buttonscarves Rilis Koleksi Lebaran 2026, Eksplorasi Budaya Mesir dan Maroko
Most Popular
1
Gemas, Potret Keluarga Kecil Pangeran Mateen Ucapkan Selamat Lebaran
2
Gaya Luna Maya dan Cinta Laura Pakai Mukena Pink-Putih, Salat Ied di Kapal
3
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
4
Sustainable Style ala Zendaya, Pakai Ulang Gaun Oscars dari 10 Tahun Lalu
5
Kenapa Keluarga Indonesia Suka Baju Lebaran Seragam? Ini Sejarahnya
MOST COMMENTED












































Foto: Website Verona Collection
Foto: Website Verona Collection