Kisah Pilu Wanita Berhijab yang Diceraikan Suami karena Kanker Payudara
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 12 Jan 2018 11:08 WIB
-
Wanita yang terkena kanker payudara butuh dukungan penuh terutama dari orang terdekat. Namun wanita berhijab asal Aljazair ini justru diceraikan suami karena kanker payudara.
Wanita yang diidentifikasi sebagai Linda itu terkena kanker payudara dan harus menjalani mastektomi atau pengangkatan salah satu maupun kedua payudara. Prosedur tersebut dilakukan demi menyelematkan nyawa penderita kanker.
Awalnya suami Linda yang tak disebutkan namanya menemani dan mendukung sang istri untuk pengobatan kanker payudara termasuk menjalani mastektomi. Akan tetapi, setelah terapi radiasi untuk mengobati kanker payudara, Linda malah diceraikan.
Suami yang berusia 50 tahun itu mengatakan kalau Linda bukan lagi wanita seutuhnya. "Kamu hanya setengah wanita sekarang," ujar sang suami kepada Linda seperti dilansir dari Step Feed.
Ibu tiga anak itu merasa sangat sedih diceraikan suami ketika ia sangat butuh dukungan dari orang tercinta. "Ada hal-hal yang lebih buruk daripada kanker itu sendiri, seperti meninggalkan istri yang sedang sakit," katanya.
Kisah Linda menjadi viral di media sosial. Videonya sudah ditonton lebih dari 366 ribu kali di Twitter. Banyak yang merasa simpati kepadanya. Mereka mengatakan kalau tindakan suaminya adalah hal memalukan.
Penyakit kanker payudara di Aljazair masih dianggap memalukan. Stigma tersebut masih beredar di masyarakat sehingga banyak wanita yang menyembunyikan penyakit mereka dari keluarga dan teman-teman karena takut ditertawakan atau dianggap tidak lagi menjadi wanita.
"Beberapa wanita penderita kanker mengatakan kalau mereka tidak akan berbagi cerita tentang penyakitnya karena takut orang lain bersukacita di atas nasib buruknya," ujar Kepala Badan Amal untuk Kanker Nour Doha, Samia Gasmi, kepada AFP.
Gasmi juga menuturkan kalau wanita yang terkena kanker payudara bahkan sampai menggunakan jilbab demi menutupi penyakitnya. Keluarga hingga suaminya juga bisa tidak tahu dengan penyakit yang dialami istri atau kerabat perempuan mereka.
Para wanita yang terkena kanker payudara di Aljazair bisa tenggelam dalam depresi atau berakhir di tempat penampungan karena tak punya tempat lain untuk berbagi. Meski demikian, Linda tidak ingin berakhir seperti itu.
Linda mengatakan kini kesehatannya telah pulih dan memiliki anak-anak di sisinya. Ia juga merasa lega bisa bebas dari suami yang suka bersikap kasar dan banyak menghabiskan uang dari penghasilannya sendiri. (ays/ays)
Wanita yang diidentifikasi sebagai Linda itu terkena kanker payudara dan harus menjalani mastektomi atau pengangkatan salah satu maupun kedua payudara. Prosedur tersebut dilakukan demi menyelematkan nyawa penderita kanker.
Awalnya suami Linda yang tak disebutkan namanya menemani dan mendukung sang istri untuk pengobatan kanker payudara termasuk menjalani mastektomi. Akan tetapi, setelah terapi radiasi untuk mengobati kanker payudara, Linda malah diceraikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
This breast cancer survivor's husband called her a "half-woman" after her mastectomy. And he divorced her. pic.twitter.com/BtTz6d8Slk
— AJ+ (@ajplus) January 5, 2018
Ibu tiga anak itu merasa sangat sedih diceraikan suami ketika ia sangat butuh dukungan dari orang tercinta. "Ada hal-hal yang lebih buruk daripada kanker itu sendiri, seperti meninggalkan istri yang sedang sakit," katanya.
Kisah Linda menjadi viral di media sosial. Videonya sudah ditonton lebih dari 366 ribu kali di Twitter. Banyak yang merasa simpati kepadanya. Mereka mengatakan kalau tindakan suaminya adalah hal memalukan.
Penyakit kanker payudara di Aljazair masih dianggap memalukan. Stigma tersebut masih beredar di masyarakat sehingga banyak wanita yang menyembunyikan penyakit mereka dari keluarga dan teman-teman karena takut ditertawakan atau dianggap tidak lagi menjadi wanita.
"Beberapa wanita penderita kanker mengatakan kalau mereka tidak akan berbagi cerita tentang penyakitnya karena takut orang lain bersukacita di atas nasib buruknya," ujar Kepala Badan Amal untuk Kanker Nour Doha, Samia Gasmi, kepada AFP.
Gasmi juga menuturkan kalau wanita yang terkena kanker payudara bahkan sampai menggunakan jilbab demi menutupi penyakitnya. Keluarga hingga suaminya juga bisa tidak tahu dengan penyakit yang dialami istri atau kerabat perempuan mereka.
Para wanita yang terkena kanker payudara di Aljazair bisa tenggelam dalam depresi atau berakhir di tempat penampungan karena tak punya tempat lain untuk berbagi. Meski demikian, Linda tidak ingin berakhir seperti itu.
Linda mengatakan kini kesehatannya telah pulih dan memiliki anak-anak di sisinya. Ia juga merasa lega bisa bebas dari suami yang suka bersikap kasar dan banyak menghabiskan uang dari penghasilannya sendiri. (ays/ays)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
2
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
3
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
4
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
5
TikTok Viral Verificator
Nyesek! Viral Curhat Wanita Setia 7 Tahun, Temani dari Nol Gagal ke Pelaminan
MOST COMMENTED











































