Sunsilk Hijab Hunt 2017
Ini Lia Karina, Atlet Nasional Taekwondo Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017
Anggi Mayasari - wolipop
Jumat, 02 Jun 2017 16:45 WIB
Jakarta
-
Tak hanya menyanyi dan menari, bakat yang dimiliki finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 cukup beragam, salah satunya adalah taekwondo. Lia Karina Mansur, finalis asal Yogyakarta ini adalah seorang atlet nasional taekwondo. Karena prestasinya inilah, Lia berhasil masuk sebagai sepuluh besar finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017.
Hijabers 25 tahun ini telah meraih segudang prestasi taekwondo baik di skala nasional maupun internasional. Lia pernah meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Selain itu di skala internasional Lia juga pernah meraih medali perak di kejuaraan internasional Korea, medali emas di Australia Open 2011, medali perak di Seagames 2011, serta medali perunggu pada Kejuaraan Asia 2011 di Kazakstan.
Lia memang telah menekuni Taekwondo sejak dirinya berusia delapan tahun. Dan dirinya baru memutuskan memakai jilbab sejak 2006. Ketika memutuskan untuk berhijab, saat itu Lia tengah duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama.
Ketika berbincang dengan Wolipop, Lia mengaku mantap menggunakan hijab atas dasar kemauan sendiri. Hijabers berparas ayu ini juga mengungkapkan sejak pertama masuk ke kejuaraan tim nasional 2006 dirinya sudah menggunakan hijab.
"Dari pertama timnas aku sudah pakai jilbab. Waktu itu aku mau persiapan untuk kejurnas junior di Surabaya. Pertama kalinya aku pakai jilbab itu malah dapet emas plus pemain terbaik, dari situ aku dipanggil gabung ke timnas sampai ke tahun 2013," ungkap Lia, di Hotel Diradja, Jakarta Selatan.
Mahasiswi pasca sarjana Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta ini mengaku di awal menggunakan hijab sempat merasa risih. Aktivitasnya sebagai atlet taekwondo dituntut untuk melakukan banyak gerakan tubuh sehingga di awal-awal mengenakan hijab ia merasa terganggu dan risih.
"Taekwondo itu kan gerakan-gerakannya itu kompleks dan banyak banget, kalo di timnas kan bisa sehari itu dua kali sampai tiga kali terus mana hawanyaa panas kalau aku latihan out door dan indoor juga panas, risihnya iya terutama untuk tendangan yang puter-puter dan loncat-loncat emang awalnya itu risih dan ngeganggu," cerita Lia.
Namun karena dirinya telah berkomitmen untuk mengenakan hijab, Lia yakin meski butuh penyesuaian, lama-kelamaan dirinya juga akan terbiasa dan tetap akan mempertahankan hijabnya. Lia mengaku dirinya adalah tipikal seseorang yang berkomitmen, tidak hanya masalah jilbab, apabila dirinya telah memutuskan sesuatu maka ia akan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya itu.
"Aku udah terjun taekwondo, berkali-kali aku itu rasanya ingin berhenti aja, aku nggak kuat, beberapa kali aku sempat down tapi balik lagi itu aku punya komitmen, aku punya goalnya sendiri aku memutuskan untuk terjun di dunia olahraga apalagi udah sampai ke timnas kan itu udah nggak gampang jadi total aku tahu konsekuensi apa," tutur Lia.
Lia juga tak menyangka bisa menjadi salah satu dari sepuluh finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang berhasil mengalahkan 8.000 finalis lainnya. Padahal, peraih medali emas taekwondo PON 2012 ini sempat bingung menunjukkan talenta terbaiknya di ajang pemilihan ikon muslimah berbakat tingkat nasional ini. Namun atlet taekwondo ini, sudah siap berkompetisi menampilkan bakat terbaiknya di ajang pemilihan muslimah berbakat Sunsilk Hijab Hunt 2017.
"Semakin lolos malah semakin bingung karena aku kan nggak bisa perform sendiri, nggak mungkin aku cuma nendang-nendang sendiri doang. Aku mikirin juga harus bawa teman. Tapi sekarang persiapannya sudah 80 persen, sebelumnya aku udah bikin koreo, dari seminggu yang lalu jadi nanti ada dua sesi, ada yang sama teman-teman aku. Sesi pertama itu ada stunt mannya kayak berantem gitu," ujar Lia
Penasaran bagaimana penampilan Lia? saksikan malam final Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang akan diselenggarakan pada 4 Juni mendatang di Ecovention Ancol dan disiarkan langsung di Trans7 pada pukul 20:15 WIB. (agm/eny)
Hijabers 25 tahun ini telah meraih segudang prestasi taekwondo baik di skala nasional maupun internasional. Lia pernah meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Selain itu di skala internasional Lia juga pernah meraih medali perak di kejuaraan internasional Korea, medali emas di Australia Open 2011, medali perak di Seagames 2011, serta medali perunggu pada Kejuaraan Asia 2011 di Kazakstan.
Lia memang telah menekuni Taekwondo sejak dirinya berusia delapan tahun. Dan dirinya baru memutuskan memakai jilbab sejak 2006. Ketika memutuskan untuk berhijab, saat itu Lia tengah duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pertama timnas aku sudah pakai jilbab. Waktu itu aku mau persiapan untuk kejurnas junior di Surabaya. Pertama kalinya aku pakai jilbab itu malah dapet emas plus pemain terbaik, dari situ aku dipanggil gabung ke timnas sampai ke tahun 2013," ungkap Lia, di Hotel Diradja, Jakarta Selatan.
Foto: Ist. |
Mahasiswi pasca sarjana Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta ini mengaku di awal menggunakan hijab sempat merasa risih. Aktivitasnya sebagai atlet taekwondo dituntut untuk melakukan banyak gerakan tubuh sehingga di awal-awal mengenakan hijab ia merasa terganggu dan risih.
"Taekwondo itu kan gerakan-gerakannya itu kompleks dan banyak banget, kalo di timnas kan bisa sehari itu dua kali sampai tiga kali terus mana hawanyaa panas kalau aku latihan out door dan indoor juga panas, risihnya iya terutama untuk tendangan yang puter-puter dan loncat-loncat emang awalnya itu risih dan ngeganggu," cerita Lia.
Namun karena dirinya telah berkomitmen untuk mengenakan hijab, Lia yakin meski butuh penyesuaian, lama-kelamaan dirinya juga akan terbiasa dan tetap akan mempertahankan hijabnya. Lia mengaku dirinya adalah tipikal seseorang yang berkomitmen, tidak hanya masalah jilbab, apabila dirinya telah memutuskan sesuatu maka ia akan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya itu.
"Aku udah terjun taekwondo, berkali-kali aku itu rasanya ingin berhenti aja, aku nggak kuat, beberapa kali aku sempat down tapi balik lagi itu aku punya komitmen, aku punya goalnya sendiri aku memutuskan untuk terjun di dunia olahraga apalagi udah sampai ke timnas kan itu udah nggak gampang jadi total aku tahu konsekuensi apa," tutur Lia.
Foto: Rachman Haryanto |
Lia juga tak menyangka bisa menjadi salah satu dari sepuluh finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang berhasil mengalahkan 8.000 finalis lainnya. Padahal, peraih medali emas taekwondo PON 2012 ini sempat bingung menunjukkan talenta terbaiknya di ajang pemilihan ikon muslimah berbakat tingkat nasional ini. Namun atlet taekwondo ini, sudah siap berkompetisi menampilkan bakat terbaiknya di ajang pemilihan muslimah berbakat Sunsilk Hijab Hunt 2017.
"Semakin lolos malah semakin bingung karena aku kan nggak bisa perform sendiri, nggak mungkin aku cuma nendang-nendang sendiri doang. Aku mikirin juga harus bawa teman. Tapi sekarang persiapannya sudah 80 persen, sebelumnya aku udah bikin koreo, dari seminggu yang lalu jadi nanti ada dua sesi, ada yang sama teman-teman aku. Sesi pertama itu ada stunt mannya kayak berantem gitu," ujar Lia
Penasaran bagaimana penampilan Lia? saksikan malam final Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang akan diselenggarakan pada 4 Juni mendatang di Ecovention Ancol dan disiarkan langsung di Trans7 pada pukul 20:15 WIB. (agm/eny)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Viral Verificator
Viral! Pria Australia Nikahi Wanita Sumsel, Mahar Fantastis Rp 10 Miliar
2
5 Gaya Melania Trump di Pesta Tahun Baru, Gaun Bling-bling Jadi Sorotan
3
Ramalan Zodiak 4 Januari: Aries Banyak Peluang, Taurus Jangan Putus Asa
4
Potret Celine Evangelista Umrah Bareng Anak, Cantik Natural Tanpa Makeup
5
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
MOST COMMENTED












































Foto: Ist.
Foto: Rachman Haryanto