Cerita Haru Dewi Sandra Tentang Kehidupan Muslim di Spanyol
Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 27 Apr 2017 11:54 WIB
Jakarta
-
Penyanyi cantik Dewi Sandra beberapa waktu lalu melakukan perjalanan spiritual ke Spanyol. Selama kurang lebih sembilan hari, Dewi berkeliling dan bertemu dengan masyarakat muslim di negara tersebut. Istri Agus Rahman itu juga sempat keliling bersama beberapa pemimpin dari komunitas muslim di Spanyol, khususnya Kota Granada dan Seville.
Dewi mengatakan tujuannya datang ke Spanyol ingin melihat sendiri bagaimana keadaan muslim di sana. Kepergiannya itu diawali dari ajakan rekan selebritinya Oki Setiana Dewi untuk membantu pembangunan masjid di Seville, Spanyol. Ia pun mengaku bingung ketika pertamakali diajak membangun masjid karena belum ada ada perbincangan sebelumnya mengenai hal tersebut.
"Aku ketemu Oki di lift Trans TV, dia langsung bilang kita jadi kan? Kita berangkatkan? Aku bingung ini apa ya? Oki kirim banyak link ke whatsapp, aku masih bingung kenapa harus nonton ini? Tapi dari video itu aku jadi bertanya-tanya kok di Spanyol begini, kok ada ya masjid yang begini? Dari situ hati aku tergerak bismillah berangkat. Aku dan Oki ini rombongan kedua yang berangkat ke sana, rombongan pertama itu ada dari Malaysia yang sudah melakukan campaign sejak setahun lalu untuk membangun masjid di Seville," jelas Dewi saat diwawancara Wolipop saat acara Inspiring Journey Dewi Sandra X Wardah di Restoran La Madame Resto, Hang Tuah, Kebayoran Baru, Rabu (26/4/2017).
Selama berada di Spanyol, penyanyi 37 tahun ini menuturkan kalau ia tergugah hatinya melihat betapa erat persaudaraan muslim khususnya di Seville dan Granada. Ia juga merasa sangat beruntung tinggal di Indonesia karena kehidupan muslim di Spanyol tidaklah mudah. Mereka harus berjuang untuk tetap menjadi muslim di negaranya sendiri.
Pasalnya semua muslim terpinggirkan. Hampir tidak ada ruang ibadah untuk salat. Mushalla atau masjid pun jaraknya berjauhan. Padahal terdapat sekitar 2 juta penduduk muslim di Spanyol namun mereka kesulitan mendapat rumah ibadah yang mumpuni.
Dikatakan Dewi, ia sempat berkunjung ke satu masjid yang lebih cukup luas di Granada. Wanita berdarah Inggris-Indonesia itu kemudian berkenalan dengan salah satu perwakilan dari komunitas muslim di Spanyol yakni Ibrahim Hernandez. Ibrahim menemani Dewi dan tim selama berkeliling di Spanyol.
Ibrahim bercerita kalau masjid yang dikunjungi Dewi menjadi masjid pertama di Granada yang dibangun selama 23 tahun oleh generasi pertama orangtuanya. Masjid tersebut terbuka tidak hanya untuk muslim tapi juga non-muslim. Oleh karena itu, beberapa masyarakat non-muslim tertarik untuk masuk ke masjid dan mempelajari budaya Islam.
Sejak masjid tersebut berdiri, Dewi mengatakan banyak orang menjadi mualaf. Bahkan ia sempat menyaksikan beberapakali momen mengharukan ketika orang Spanyol memutuskan menjadi mualaf.
"Waktu aku lihat pengucapan dua kalimat syahadat itu, semua orang yang tua dan muda mereka berkumpul sama seperti di sini tapi bedanya di sana semua orang peluk yang mualaf. Mereka benar-benar mensyukuri hal itu dan merangkulnya. Mereka mengatakan kalau mereka adalah keluarga satu sama lain, itu pemandangan yang luar biasa," cerita Dewi.
Kesuksesan masjid yang dibangun di Granada memicu komunitas muslim di sana untuk membangun rumah ibadah umat muslim di Seville yang belum memiliki masjid di pusat kotanya. Namun mahalnya harga tanah dan bangunan membuat masyarakat muslim di Seville tak mampu membuat masjid. Kini para warga muslim di Seville hanya punya mushalla yang terletak di basement dengan kapasitas sekitar 100 orang bernama Mezquita de Sevilla.
Mushalla tersebut tetap bertahan hingga saat ini juga karena bantuan dari salah satu pemain sepakbola muslim Frédéric Kanouté. Pemain sepakbola dari tim nasional itu membeli basement di bawah rumah warga untuk diwakafkan menjadi tempat ibadah umat Islam.
"Jadi mereka hanya punya tempat ibadah di bawah ruko yang atasnya rumah warga. Awalnya mereka kontrak tapi pemiliknya menjualnya. Tak disangka ada pemain sepakbola itu yang membeli dan mewakafkan tempat itu untuk menjadi ruang salat. Kapasitasnya pun nggak banyak. Sulit memang menemukan tempat ibadah di sana, kalau mereka mau salat di masjid Granada butuh waktu tiga jam perjalanan jadi nggak mungkin kan bolak-balik. Di kantor atau kampus mereka juga nggak tersedia tempat ibadah, mereka lebih sering jamak salatnya. Mereka nggak bisa buat masjid karena memang harga tanah di sana mahal sekali. Butuh uang 9 juta euro hanya buat beli tanahnya," tambah pelantun 'Buktikan' itu.
Untuk itu, komunitas muslim di Spanyol melakukan pencarian dana agar bisa membangun masjid di pusat kota Seville. Dikatakan Ibrahim saat bertemu Wolipop, mereka juga bekerjasama dengan para public figure di Malaysia untuk bisa mewujudkan mimpi tersebut. Setelah satu tahun kampanye di Malaysia, mereka mendapat dana dari pemerintah Malaysia sebesar 1 juta euro.
Kini perjalanan untuk pembangunan masjid di Seville berlanjut ke Indonesia. Ibrahim berharap usaha mereka bisa membuahkan hasil. Bekerjasama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), ia pun mengatakan tidak memiliki target waktu untuk membangun masjid tersebut. Semua ia pasrahkan kepada Allah SWT.
"Tergantung Allah kalau Allah mau besok besok juga jadi. Kenapa saya bisa sampai ke Indonesia ini juga maunya Allah. Saya harap cuma bisa membangun Mezquita de Sevilla untuk muslim di Seville," ujar Ibrahim kepada Wolipop.
Di akhir kata Dewi berharap akan ada banyak orang yang tergerak hatinya untuk membantu pembangunan masjid ini. "Harapan saya adalah siapa pun yang tergerak hatinya, bukan berapa uangnya tapi gimana ikhlasnya kamu. Untuk siapa pun yang tergerak sebagai saudara muslim," tutup Dewi.
Bagi yang ingin membantu bisa intip Instagram Dewi Sandra untuk informasi lengkapnya. (ays/ays)
Dewi mengatakan tujuannya datang ke Spanyol ingin melihat sendiri bagaimana keadaan muslim di sana. Kepergiannya itu diawali dari ajakan rekan selebritinya Oki Setiana Dewi untuk membantu pembangunan masjid di Seville, Spanyol. Ia pun mengaku bingung ketika pertamakali diajak membangun masjid karena belum ada ada perbincangan sebelumnya mengenai hal tersebut.
"Aku ketemu Oki di lift Trans TV, dia langsung bilang kita jadi kan? Kita berangkatkan? Aku bingung ini apa ya? Oki kirim banyak link ke whatsapp, aku masih bingung kenapa harus nonton ini? Tapi dari video itu aku jadi bertanya-tanya kok di Spanyol begini, kok ada ya masjid yang begini? Dari situ hati aku tergerak bismillah berangkat. Aku dan Oki ini rombongan kedua yang berangkat ke sana, rombongan pertama itu ada dari Malaysia yang sudah melakukan campaign sejak setahun lalu untuk membangun masjid di Seville," jelas Dewi saat diwawancara Wolipop saat acara Inspiring Journey Dewi Sandra X Wardah di Restoran La Madame Resto, Hang Tuah, Kebayoran Baru, Rabu (26/4/2017).
Foto: Dewi Sandra Management |
Selama berada di Spanyol, penyanyi 37 tahun ini menuturkan kalau ia tergugah hatinya melihat betapa erat persaudaraan muslim khususnya di Seville dan Granada. Ia juga merasa sangat beruntung tinggal di Indonesia karena kehidupan muslim di Spanyol tidaklah mudah. Mereka harus berjuang untuk tetap menjadi muslim di negaranya sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dewi Sandra Management |
Dikatakan Dewi, ia sempat berkunjung ke satu masjid yang lebih cukup luas di Granada. Wanita berdarah Inggris-Indonesia itu kemudian berkenalan dengan salah satu perwakilan dari komunitas muslim di Spanyol yakni Ibrahim Hernandez. Ibrahim menemani Dewi dan tim selama berkeliling di Spanyol.
Ibrahim bercerita kalau masjid yang dikunjungi Dewi menjadi masjid pertama di Granada yang dibangun selama 23 tahun oleh generasi pertama orangtuanya. Masjid tersebut terbuka tidak hanya untuk muslim tapi juga non-muslim. Oleh karena itu, beberapa masyarakat non-muslim tertarik untuk masuk ke masjid dan mempelajari budaya Islam.
Foto: Dewi Sandra Management |
Sejak masjid tersebut berdiri, Dewi mengatakan banyak orang menjadi mualaf. Bahkan ia sempat menyaksikan beberapakali momen mengharukan ketika orang Spanyol memutuskan menjadi mualaf.
"Waktu aku lihat pengucapan dua kalimat syahadat itu, semua orang yang tua dan muda mereka berkumpul sama seperti di sini tapi bedanya di sana semua orang peluk yang mualaf. Mereka benar-benar mensyukuri hal itu dan merangkulnya. Mereka mengatakan kalau mereka adalah keluarga satu sama lain, itu pemandangan yang luar biasa," cerita Dewi.
Foto: Dewi Sandra Management |
Kesuksesan masjid yang dibangun di Granada memicu komunitas muslim di sana untuk membangun rumah ibadah umat muslim di Seville yang belum memiliki masjid di pusat kotanya. Namun mahalnya harga tanah dan bangunan membuat masyarakat muslim di Seville tak mampu membuat masjid. Kini para warga muslim di Seville hanya punya mushalla yang terletak di basement dengan kapasitas sekitar 100 orang bernama Mezquita de Sevilla.
Mushalla tersebut tetap bertahan hingga saat ini juga karena bantuan dari salah satu pemain sepakbola muslim Frédéric Kanouté. Pemain sepakbola dari tim nasional itu membeli basement di bawah rumah warga untuk diwakafkan menjadi tempat ibadah umat Islam.
"Jadi mereka hanya punya tempat ibadah di bawah ruko yang atasnya rumah warga. Awalnya mereka kontrak tapi pemiliknya menjualnya. Tak disangka ada pemain sepakbola itu yang membeli dan mewakafkan tempat itu untuk menjadi ruang salat. Kapasitasnya pun nggak banyak. Sulit memang menemukan tempat ibadah di sana, kalau mereka mau salat di masjid Granada butuh waktu tiga jam perjalanan jadi nggak mungkin kan bolak-balik. Di kantor atau kampus mereka juga nggak tersedia tempat ibadah, mereka lebih sering jamak salatnya. Mereka nggak bisa buat masjid karena memang harga tanah di sana mahal sekali. Butuh uang 9 juta euro hanya buat beli tanahnya," tambah pelantun 'Buktikan' itu.
Foto: Dewi Sandra Management |
Untuk itu, komunitas muslim di Spanyol melakukan pencarian dana agar bisa membangun masjid di pusat kota Seville. Dikatakan Ibrahim saat bertemu Wolipop, mereka juga bekerjasama dengan para public figure di Malaysia untuk bisa mewujudkan mimpi tersebut. Setelah satu tahun kampanye di Malaysia, mereka mendapat dana dari pemerintah Malaysia sebesar 1 juta euro.
Kini perjalanan untuk pembangunan masjid di Seville berlanjut ke Indonesia. Ibrahim berharap usaha mereka bisa membuahkan hasil. Bekerjasama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), ia pun mengatakan tidak memiliki target waktu untuk membangun masjid tersebut. Semua ia pasrahkan kepada Allah SWT.
"Tergantung Allah kalau Allah mau besok besok juga jadi. Kenapa saya bisa sampai ke Indonesia ini juga maunya Allah. Saya harap cuma bisa membangun Mezquita de Sevilla untuk muslim di Seville," ujar Ibrahim kepada Wolipop.
Di akhir kata Dewi berharap akan ada banyak orang yang tergerak hatinya untuk membantu pembangunan masjid ini. "Harapan saya adalah siapa pun yang tergerak hatinya, bukan berapa uangnya tapi gimana ikhlasnya kamu. Untuk siapa pun yang tergerak sebagai saudara muslim," tutup Dewi.
Bagi yang ingin membantu bisa intip Instagram Dewi Sandra untuk informasi lengkapnya. (ays/ays)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
2
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
3
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
4
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab
5
Sosok Alix Earle, Influencer Viral yang Disebut Pacar Baru Tom Brady
MOST COMMENTED












































Foto: Dewi Sandra Management
Foto: Dewi Sandra Management
Foto: Dewi Sandra Management
Foto: Dewi Sandra Management
Foto: Dewi Sandra Management