Sunsilk Hijab Hunt 2017
Bermayoret, Peserta Audisi Sunsilk Hijab Hunt Palembang Ini Masih 17 Tahun
Kiki Oktaviani - wolipop
Sabtu, 01 Apr 2017 19:08 WIB
Palembang
-
Hijabers muda Indonesia kini tak ragu lagi menunjukkan bakat mereka. Meski masih muda, namun banyak dari mereka yang sudah memiliki tekad untuk bisa sukses. Seperti peserta audisi Sunsilk Hijab Hunt di Palembang, Sumatera Selatan bernama Intan Permata Erinda.
Di hadapan juri, Intan menampilkan gerakan-gerakan khas mayoret. Penampilannya semakin terlihat profesional karena hijabers 17 tahun itu mengenakan kostum marching band.
"Suka dengan mayoret karena atraksi dan kostumnya," ujar ketua Marching Band di SMA Negeri 1 Palembang itu sebelum audisi Sunsilk Hijab Hunt di Palembang di hotel Arista, Sungai Pangeran, Ilir, Sabtu (1/4/2017).
Harapannya mengikuti ajang ini selain bisa menang, ia juga ingin menginspirasi sesama muslimah terutama mereka yang berhijab. Menurutnya yang terpenting adalah niat dan usaha.
"Aku ingin jadi panutan bagi hijabers, terutama untuk mereka yang ingin menjadi mayoret. Untuk kostum, bisa disesuaikan," kata Intan yang mengatakan tidak perlu mengkhawatirkan tentang pakaian.
Dengan mengikuti ajang seperti ini sebagai tempat untuk mengetes mentalnya dan menggali potensi diri. Intan termasuk hijabers muda yang multitalenta. Ia adalah seorang model, penyani dan bisa membawakan acara dalam bahasa Inggris. (kik/ays)
Di hadapan juri, Intan menampilkan gerakan-gerakan khas mayoret. Penampilannya semakin terlihat profesional karena hijabers 17 tahun itu mengenakan kostum marching band.
"Suka dengan mayoret karena atraksi dan kostumnya," ujar ketua Marching Band di SMA Negeri 1 Palembang itu sebelum audisi Sunsilk Hijab Hunt di Palembang di hotel Arista, Sungai Pangeran, Ilir, Sabtu (1/4/2017).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapannya mengikuti ajang ini selain bisa menang, ia juga ingin menginspirasi sesama muslimah terutama mereka yang berhijab. Menurutnya yang terpenting adalah niat dan usaha.
"Aku ingin jadi panutan bagi hijabers, terutama untuk mereka yang ingin menjadi mayoret. Untuk kostum, bisa disesuaikan," kata Intan yang mengatakan tidak perlu mengkhawatirkan tentang pakaian.
Dengan mengikuti ajang seperti ini sebagai tempat untuk mengetes mentalnya dan menggali potensi diri. Intan termasuk hijabers muda yang multitalenta. Ia adalah seorang model, penyani dan bisa membawakan acara dalam bahasa Inggris. (kik/ays)











































