Mannequin Berjilbab Turban Eksis di Butik Chanel Beverly Hills
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 25 Nov 2016 12:05 WIB
Los Angeles
-
Perkembangan tren busana muslim sangat mempengaruhi industri fashion secara global. Bahkan beberapa desainer ternama dunia pun sudah mulai merambah pasar muslim dengan menampilkan koleksi modest wear dalam koleksi mereka.
Seperti Karen Walker yang pernah menampilkan koleksi modest wear lengkap dengan jilbabnya saat fashion show di New York Fashion Week 2015. Desainer sekelas Dolce & Gabbana pun tak ingin ketinggalan untuk menggaet pasar muslim. Tak tanggung-tanggung, duo desainer Domenico Dolce dan Stefano Gabbana itu merilis koleksi abaya serta kerudung yang ditujukan untuk pasar Timur Tengah.
Kini brand kenamaan Chanel seolah juga ingin menarik pasar muslim di negara barat. Pada akhir Oktober lalu, Chanel mencoba memberikan tampilan yang sedikit berbeda pada butiknya di Beverly Hills.
Chanel memajang mannequin yang mengenakan rambut palsu warna pink dan mannequin berjilbab turban instan di jendela butik area Rodeo Drive, Beverly Hills, Amerika Serikat. Turban juga ditutup lagi dengan penutup kepala seperti hoodie yang jatuh hingga leher. Busana yang dipajang juga berpotongan lengan panjang ditambah luaran longgar sehingga terlihat lebih modest.
Baca juga: Chanel Kirim Robot sebagai Model di Fashion Show Paris Fashion Week
Meski demikian, Chanel lantas tidak memamerkan abaya atau busana panjang menutup kaki. Potongan busana hanya sampai lutut tapi tetap terlihat sopan. Dilansir dari Hollywood Reporter, Chanel menyasar pembeli kaya dari Arab Saudi yang bertandang ke Los Angeles.
"Ini hanya tentang waktu, merek ini akhirnya memperhatikan pelanggan mereka. Sekarang uang berbicara dan mereka lebih cerdas dalam memperhatikan pelanggannya," ujar salah satu pelanggan Nicole Pollard Bayme, yang merupakan istri dari pengusaha sukses asal Timur Tengah ketika diminta pendapatnya.
Menurut laporan dari Reuters, pembeli muslim menghabiskan hingga US$ 266 miliar untuk membeli pakaian dan alas kaki pada 2013. Diprediksi meningkat hingga US$ 484 miliar pada 2019.
Ada pula data terbaru yang diperoleh dari Los Angeles Tourism & Convention Board's, turis dari Arab Saudi memiliki pengeluaran tertinggi dalam setiap perjalanan. Rata-rata pengeluaran perjalanan dari setiap turis Arab Saudi sekitar US$ 4,550 atau Rp 62 juta per orang dan menghabiskan uang hingga US$ 259 juta saat berada di Los Angeles.
Berdasarkan data tersebut, tak heran bila kini semakin banyak brand-brand besar yang melirik pasar muslim. Meski tidak sampai beralih kemudi tapi mereka setidaknya melihat peluang untuk memperluas pasar.
Baca juga: Mengintip Koleksi Hijab Perdana yang Baru Dirilis Dolce & Gabbana (ays/ays)
Seperti Karen Walker yang pernah menampilkan koleksi modest wear lengkap dengan jilbabnya saat fashion show di New York Fashion Week 2015. Desainer sekelas Dolce & Gabbana pun tak ingin ketinggalan untuk menggaet pasar muslim. Tak tanggung-tanggung, duo desainer Domenico Dolce dan Stefano Gabbana itu merilis koleksi abaya serta kerudung yang ditujukan untuk pasar Timur Tengah.
Kini brand kenamaan Chanel seolah juga ingin menarik pasar muslim di negara barat. Pada akhir Oktober lalu, Chanel mencoba memberikan tampilan yang sedikit berbeda pada butiknya di Beverly Hills.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Chanel Kirim Robot sebagai Model di Fashion Show Paris Fashion Week
Meski demikian, Chanel lantas tidak memamerkan abaya atau busana panjang menutup kaki. Potongan busana hanya sampai lutut tapi tetap terlihat sopan. Dilansir dari Hollywood Reporter, Chanel menyasar pembeli kaya dari Arab Saudi yang bertandang ke Los Angeles.
"Ini hanya tentang waktu, merek ini akhirnya memperhatikan pelanggan mereka. Sekarang uang berbicara dan mereka lebih cerdas dalam memperhatikan pelanggannya," ujar salah satu pelanggan Nicole Pollard Bayme, yang merupakan istri dari pengusaha sukses asal Timur Tengah ketika diminta pendapatnya.
Menurut laporan dari Reuters, pembeli muslim menghabiskan hingga US$ 266 miliar untuk membeli pakaian dan alas kaki pada 2013. Diprediksi meningkat hingga US$ 484 miliar pada 2019.
Ada pula data terbaru yang diperoleh dari Los Angeles Tourism & Convention Board's, turis dari Arab Saudi memiliki pengeluaran tertinggi dalam setiap perjalanan. Rata-rata pengeluaran perjalanan dari setiap turis Arab Saudi sekitar US$ 4,550 atau Rp 62 juta per orang dan menghabiskan uang hingga US$ 259 juta saat berada di Los Angeles.
Berdasarkan data tersebut, tak heran bila kini semakin banyak brand-brand besar yang melirik pasar muslim. Meski tidak sampai beralih kemudi tapi mereka setidaknya melihat peluang untuk memperluas pasar.
Baca juga: Mengintip Koleksi Hijab Perdana yang Baru Dirilis Dolce & Gabbana (ays/ays)
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Elektronik & Gadget
SONY WF-1000XM5 Noise Cancelling True Wireless Earbuds, True Wireless Premium dengan Noise Cancelling Paling Serius di Kelasnya!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sunscreen Lokal Favorit yang Wajib Dicoba di Bulan Ramadan Supaya Kulit Tetap Terjaga dari Sinar Matahari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
7 Ide Outfit Hijab untuk Bukber yang Stylish, Kasual hingga Formal
Cara Memakai Hijab Segi Empat Simple dan Modis
Baju Lebaran 2026
Tren Baju Lebaran 2026: Baju Kurung Melayu Jadi Buruan di Tanah Abang
Baju Lebaran 2026
Warna Butter Yellow Jadi Tren Baju Lebaran, Gaya Maia Diserbu di Tanah Abang
Most Popular
1
Usia 63, Penampilan Bintang Siluman Ular Putih Cecilia Yip Bikin Kagum
2
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aquarius Jangan Boros, Pisces Keuangan Terkuras
3
Bosan Scroll Medsos? 18 Hobi Ini Cocok untuk Digital Detox dan Melepas Penat
4
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun
5
Foto: Kate Moss Kembali ke Catwalk Gucci, Seksi Pakai Gaun G-String
MOST COMMENTED











































