Galeri Dian Pelangi Kini Hadir di Lippo Mall Kemang
Hestianingsih - wolipop
Minggu, 29 Mei 2016 11:00 WIB
Jakarta
-
Dian Pelangi kembali menambah cabang butiknya di Jakarta. Setelah sukses dengan tokonya di Kemang Utara, Kemang, Jakarta Selatan, kali ini mal menjadi pilihan tempat yang dinilai cukup strategis bagi para hijabers untuk mendapatkan koleksi busana rancangannya.
Bertepatan dengan Sisterhood 2016, ajang silaturahmi para hijabers dan bazar, Dian bersama kedua orangtuanya meresmikan pembukaan Galeri Dian Pelangi di Lippo Mall Kemang, Jl. Pangeran Antasari, Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5/2016). Galeri yang berada di ground floor Lippo Mall Kemang itu cukup luas, menawarkan koleksi busana muslim wanita juga pria.
Menyertai pembukaan butiknya, desainer berusia 25 tahun tersebut juga memamerkan koleksi busana terbarunya yang didominasi sentuhan songket Palembang. Sedikit mengurangi palet yang terlalu berwarna-warni, rancangannya kali ini lebih banyak bernuansa gelap seperti biru tua dan hitam.
"Ada beberapa warna hitam karena sekarang di luar juga sekarang trennya seperti itu. Banyak item yang sangat wearable dan casual. Koleksinya mengedepankan kenyamanan," ujar Dian usai fashion show.
Untuk koleksi Dian Pelangi, kain songket yang diproduksi pabriknya sendiri dibuat dengan bahan yang lebih tipis sehingga lebih berdaya pakai untuk diolah sebagai busana. Namun tidak menghilangkan esensi tradisionalnya karena setiap helai kain dibuat dengan cara ditenun. Bukan secara massal yang dilakukan total menggunakan mesin.
"Dulu songket terkenal hanya sebagai kain. Kami melakukan inovasi baru songket dibuat jadi meteran. Jadi nggak sayang untuk dipotong-potong. Baju rancangan kali ini dibikin modern karena ingin ikut selera pasar luar agar nantinya songket bisa dibawa ke luar juga," tutur Hernani, ibunda Dian yang merintis bisnis tekstil sejak sekitar 20 tahun lalu.
Dian menyuguhkan deretan busana muslim untuk pesta dengan gaun-gaun panjang yang dipadukan bersama coat dan jaket. Nuansa mewah datang dari jalinan detail bebatuan serta payet dan manik-manik dengan komposisi yang harmonis, tak terlalu berlebihan.
Busana tampil dengan palet warna gelap seperti hitam, hingga cerah mulai dari fuschia, lime green hingga biru cobalt. Sementara penutup kepala dikreasikan dengan gaya turban modifikasi. (hst/ami)
Bertepatan dengan Sisterhood 2016, ajang silaturahmi para hijabers dan bazar, Dian bersama kedua orangtuanya meresmikan pembukaan Galeri Dian Pelangi di Lippo Mall Kemang, Jl. Pangeran Antasari, Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5/2016). Galeri yang berada di ground floor Lippo Mall Kemang itu cukup luas, menawarkan koleksi busana muslim wanita juga pria.
![]() |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Menyertai pembukaan butiknya, desainer berusia 25 tahun tersebut juga memamerkan koleksi busana terbarunya yang didominasi sentuhan songket Palembang. Sedikit mengurangi palet yang terlalu berwarna-warni, rancangannya kali ini lebih banyak bernuansa gelap seperti biru tua dan hitam.
"Ada beberapa warna hitam karena sekarang di luar juga sekarang trennya seperti itu. Banyak item yang sangat wearable dan casual. Koleksinya mengedepankan kenyamanan," ujar Dian usai fashion show.
![]() |
Untuk koleksi Dian Pelangi, kain songket yang diproduksi pabriknya sendiri dibuat dengan bahan yang lebih tipis sehingga lebih berdaya pakai untuk diolah sebagai busana. Namun tidak menghilangkan esensi tradisionalnya karena setiap helai kain dibuat dengan cara ditenun. Bukan secara massal yang dilakukan total menggunakan mesin.
![]() |
"Dulu songket terkenal hanya sebagai kain. Kami melakukan inovasi baru songket dibuat jadi meteran. Jadi nggak sayang untuk dipotong-potong. Baju rancangan kali ini dibikin modern karena ingin ikut selera pasar luar agar nantinya songket bisa dibawa ke luar juga," tutur Hernani, ibunda Dian yang merintis bisnis tekstil sejak sekitar 20 tahun lalu.
Dian menyuguhkan deretan busana muslim untuk pesta dengan gaun-gaun panjang yang dipadukan bersama coat dan jaket. Nuansa mewah datang dari jalinan detail bebatuan serta payet dan manik-manik dengan komposisi yang harmonis, tak terlalu berlebihan.
![]() |
Busana tampil dengan palet warna gelap seperti hitam, hingga cerah mulai dari fuschia, lime green hingga biru cobalt. Sementara penutup kepala dikreasikan dengan gaya turban modifikasi. (hst/ami)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
2
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
3
Potret Cantik Putri Denmark yang Viral Dijodohkan dengan Putra Donald Trump
4
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
5
Curhat Wendy Red Velvet Makan karena Terpaksa, Bikin Fans Khawatir
MOST COMMENTED
















































