Ini Hijabers Cantik yang Pernah Pecahkan Rekor Dunia Sebagai Dokter Termuda

Arina Yulistara - wolipop Selasa, 05 Jan 2016 12:02 WIB
Foto: Ist. Foto: Ist.

Jakarta - Wanita muda berhijab saat ini tidak takut lagi untuk mengeksplor diri mereka. Bahkan beberapa di antaranya berhasil menuai prestasi di bidangnya. Seperti Iqbal Mahmoud Al Assad yang pernah memecahkan rekor dunia karena berhasil menjadi dokter termuda.

Wanita asal Palestina itu menempuh perguruan tinggi di usia yang sangat muda yakni 13 tahun. Ia pun menjadi mahasiswi paling muda kala itu dan menyandang gelar dokter dari universitas bergengsi di Qatar, di Weill Cornell Medical College di usia 20 tahun pada 2013 lalu. Oleh karena itu, Iqbal dicatat oleh Guinness World Records sebagai dokter termuda di dunia.


Dilansir dari The National, Iqbal lulus sebagai mahasiswi terbaik dan mendapatkan beasiswa penuh karena kecerdasannya. Iqbal tidak lahir dari keluarga kaya. Wanita cantik kelahiran 2 Februari 1993 itu dibesarkan orangtuanya di tempat pengungsian warga Palestina di Lebanon.

Meski demikian, hal tersebut tidak membuat Iqbal putus asa dan kini ia bisa membuktikan bahwa dirinya mampu mewujudkan mimpinya walau keterbatasan ekonomi. Namun setelah satu mimpinya terwujud, wanita yang saat ini berumur 22 tahun itu memiliki sederetan impian lainnya.

Wanita yang saat ini mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan dengan mengambil spesialisasi kedokteran anak di Ohio, Amerika Serikat ini juga berencana untuk mendedikasikan dirinya di Qatar setelah lulus. Menurutnya Qatar telah membuka peluang untuknya agar bisa mencapai kesuksesan.

Tidak hanya itu, ia juga memiliki mimpi menjadi dokter di Lebanon agar bisa membantu pengobatan di tempat pengungsian. "Impian saya bisa kembali ke Lebanon dan memberikan pengobatan gratis kepada mereka," ungkap Iqbal dikutip dari The National.

Untuk menggapai semua mimpinya, Iqbal ingin terus berjuang terutama demi kedua orangtuanya. Iqbal mengatakan perjuangan orangtua yang tidak pernah lelah dengan terus berusaha mengedepankan pendidikan anak-anaknya walaupun kondisi ekonomi sedang terpuruk menjadi pemicu utama untuk sukses. Oleh sebab itu, ia tidak ingin mengecewakan orangtuanya dengan berusaha memberikan hasil maksimal untuk mereka.

Iqbal memang sudah terkenal jenius sejak kecil. Ia mampu menguasai pelajaran dengan cepat sehingga sering mendapatkan perlakuan spesial dari sekolah. Tak heran bila ia berhasil lulus SMA di usia 13 tahun.

Melihat prestasi Iqbal di sekolah, mantan Menteri Pendirikan Lebanon, Khaled Abany, memberikannya gelar siswa termuda yang tamat SMA. Khaled menyayangkan bila Iqbal tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hanya karena terpentok biaya.

Bekerjasama dengan Yayasan Qatar untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Pembangunan Masyarakat, Iqbal mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Weill Cornell Medical College, Qatar. Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan berhasil lulus sebagai mahasiswi terbaik.

"Sejak masuk hari pertama, Iqbal sudah terlihat sebagai mahasiswa yang matang dan profesional di usia yang sangat muda dan minim pengalaman," puji salah satu profesornya di Cornell, Dr Imad Makki.
(ays/ays)