Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Duh, 2 Hijabers Di-bully Saat Naik Kereta di Kanada

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 20 Nov 2015 17:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Di Indonesia, hijabers bebas mengenakan jilbab di mana saja tanpa harus khawatir diserang penganut Islamophobia. Berbeda dengan hijabers di negara lain, beberapa dari mereka merasa khawatir dan takut mengalami penyerangan tak terduga ketika berhijab di tempat umum.

Penyerangan terhadap wanita berhijab kembali terjadi. Kali ini insiden berlangsung di dalam kereta bawah tanah Toronto, Kanada. Menurut laporan dari Toronto Transit Commission (TTC), dua hijabers baru saja 'diserang' ketika naik subway pada Rabu (18/11/2015) lalu.

Juru bicara dari TTC, Brad Ross, mengatakan bahwa ada dua pria dan satu wanita yang melakukan aksi bullying terhadap hijabers tersebut. Mereka mengatakan kedua hijabers adalah teroris serta mengumpat dengan kata-kata kasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak puas hanya mengumpat hijabers di depan mereka, seorang wanita mendorong salah satu muslimah hingga jatuh tersungkur. Tak tahan melihat aksi ketiganya, seorang penumpang kemudian menyalakan alarm darurat di kereta untuk menghentikan aksi mereka.

Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik

Setelah alarm menyala, ketiga penyerang langsung kabur melarikan diri karena takut. Kini TTC sedang bekerjasama dengan polisi Toronto untuk mengidentifikasi ketiga pelaku.

"TTC mengecam keras terhadap perilaku ini yang bertindak rasis. Ini harusnya aman untuk semua orang yang menggunakan jasa TTC," tutur Ross seperti dilansir dari Huffington Post Canada.

Kini mereka masih terus mencari tiga penyerang yang bersikap rasis kepada sesama penumpang. Mereka tidak ingin insiden ini membuat penumpang lain merasa resah. Ross juga mengklaim bahwa ini adalah insiden pertama karena sebelumnya tidak pernah ada aksi bullying di kereta bawah tanah, Toronto, Kanada.



(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads