Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2015

Saran Dian Pelangi Agar Finalis Sunsilk Hijab Hunt Tetap Fit Saat Karantina

Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 24 Jun 2015 07:59 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Jakarta -

Karantina 15 besar Sunsilk Hijab Hunt 2015 telah dimulai sejak Selasa, (23/6/2015). Karantina hari pertama dimulai dengan acara ramah-tamah dan perkenalan antar finalis. Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan pengarahan dari tim detikcom dan Trans7.

Karantina hari pertama ditutup dengan makan malam bersama alumni Hijab Hunt dan HiPop Star. Beberapa finalis serta pemenang Hijab Hunt hadir dan berkenalan dengan 15 besar hijabers di ajang pencarian muslimah berbakat itu. Tidak hanya para alumni, salah satu juri utama Sunsilk Hijab Hunt, Dian Pelangi, juga datang untuk menyapa langsung ke-15 finalis.

Desainer yang baru saja pamer karya di New York itu berkenalan dan berbincang langsung dengan 15 finalis Sunsilk Hijab Hunt saat makan malam di Javalot Restaurant, Cowell Tower, Senen, Jakarta Pusat. Dian mengatakan bahwa ia turut senang bisa hadir di tengah mereka. Wanita 24 tahun ini juga merasa senang ketika melihat banyak finalis yang memang sudah menjadi favoritnya sejak audisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara makan malam yang diusung oleh tim Sunsilk Hijab Hunt, Dian turut memberikan peringatan kepada seluruh finalis. Dian mengingatkan agar seluruh hijabers yang ikut karantina banyak minum vitamin serta bisa menjaga kondisi tubuh masing-masing.

"Dibutuhkan stamina yang sangat kuat untuk tampil di malam final nanti karena pasti selama karantina secara koreografi juga akan dituntut sekali," jelas Dian saat berbincang dengan Wolipop, Selasa (23/6/2015).

Desainer berdarah Palembang itu menyarankan agar setiap finalis bisa menyempatkan diri berolahraga sebentar. Meskipun puasa namun bukan berarti tidak berolahraga. Siasati dengan tetap latihan fisik misalnya berlari-lari kecil sebelum tidur.

Selain berolahraga, tidak lupa mengonsumsi makanan manis secukupnya agar tubuh tidak mudah lemas selama berpuasa. Berdasarkan pengalamannya, Dian pernah merasakan pusing dan tak bertenaga karena tubuhnya kurang gula. Oleh sebab itu, ia menyarankan untuk banyak mengonsumsi gula alami seperti madu atau kurma yang bagus buat tubuh saat berbuka puasa.

"Banyakin juga makan manis-manis karena bisa membangkitkan energi kayak kurma, madu, itu penting, jadi supaya nggak kelihatan lemas," sarannya.

(aln/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads